MERANGIN,JS– Bupati Merangin M. Syukur menegaskan komitmennya untuk terus membangun infrastruktur daerah meskipun pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi dan pengurangan anggaran.
Komitmen tersebut ia sampaikan saat menghadiri Safari Ramadan 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Merangin di Masjid Arafah, Desa Sungai Sahut, Kecamatan Tabir Selatan, Kamis (26/2). Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Tabir Selatan Tetap Jadi Prioritas Pengaspalan
Dalam sambutannya, M. Syukur menegaskan bahwa Kecamatan Tabir Selatan tidak pernah keluar dari agenda prioritas pembangunan. Ia memastikan peningkatan kualitas jalan terus berjalan setiap tahun selama masa kepemimpinannya.
“Setiap tahun Tabir Selatan pasti dapat pengaspalan. Pada 2026 nanti, kita lanjutkan dengan betonisasi dari arah Sinar Gading. Meski belum sepenuhnya rampung, masyarakat tetap melihat progres nyata,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan bertahap menjadi strategi realistis di tengah keterbatasan anggaran. Namun demikian, pemerintah daerah tetap menjaga konsistensi agar pembangunan tidak terhenti.
Efisiensi Anggaran Berbuah Peningkatan Panjang Jalan
Selanjutnya, Bupati memaparkan capaian pembangunan jalan yang menunjukkan lonjakan signifikan. Pada 2025, Pemkab Merangin berhasil membangun hampir 18 kilometer jalan. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan 2024 yang hanya mencapai sekitar 8 kilometer.
Ia menilai capaian tersebut lahir dari kebijakan efisiensi anggaran yang dibarengi penentuan skala prioritas secara tepat.
“Kita menata ulang anggaran, bukan sekadar memotong. Hasilnya jelas, pembangunan jalan meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,” tegas M. Syukur.
Klarifikasi Bank Daerah untuk Jaga Kepercayaan Publik
Selain membahas pembangunan fisik, Bupati juga meluruskan informasi terkait kondisi Bank 9 Jambi. Ia menegaskan bahwa dana nasabah tetap aman meskipun bank daerah tersebut berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
Ia meminta masyarakat tidak panik menyikapi gangguan sementara pada layanan ATM dan e-banking. Menurutnya, gangguan tersebut muncul karena rekomendasi audit forensik guna memperkuat sistem perbankan.
“Tidak ada uang nasabah yang hilang. Bank ini aset daerah kita. Karena itu, saya minta masyarakat tetap tenang dan tidak bertindak karena kekhawatiran yang berlebihan,” jelasnya.
Ia juga memastikan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Merangin tetap menerima gaji tepat waktu. Selama sistem diperbaiki, pemerintah menerapkan mekanisme pembayaran manual.
Bantuan Sosial Tutup Rangkaian Safari Ramadan
Menutup rangkaian Safari Ramadan, Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di Desa Sungai Sahut. Bantuan tersebut berasal dari CSR Bank 9 Jambi sebesar Rp5 juta dan Baznas Kabupaten Merangin sebesar Rp1,5 juta.
Bupati berharap bantuan itu memberi manfaat langsung bagi masjid dan masyarakat sekitar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena jadwal Safari Ramadan sempat tertunda akibat penyesuaian agenda dengan Pemerintah Provinsi Jambi.(*)









