Hari Kedua Pencarian, Pemancing Hilang di Sungai Batang Hari Belum Ditemukan

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya tim Basarnas terus mencari pemancing yang dikabarkan hilang di sungai batang hari

Upaya tim Basarnas terus mencari pemancing yang dikabarkan hilang di sungai batang hari

JAMBI,JS- Pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Batang Hari masih terus berlangsung. Memasuki hari kedua operasi pencarian pada Sabtu (6/6/2026), tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, serta unsur relawan kembali menyisir area sungai untuk menemukan korban.

Hingga siang hari, petugas belum menemukan petunjuk baru mengenai keberadaan korban bernama Indra. Kondisi tersebut membuat keluarga dan warga sekitar semakin khawatir karena korban sudah menghilang lebih dari satu hari sejak terakhir terlihat berada di lokasi pemancingan.

Tim gabungan fokus melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Hari dengan memperluas radius pencarian dari titik awal korban diduga hilang.

Kronologi Hilangnya Indra Saat Memancing di Pinggir Sungai

Informasi awal mengenai hilangnya korban pertama kali muncul setelah warga sekitar menyadari keberadaan sepeda motor dan perlengkapan memancing yang masih tertinggal di lokasi.

Ketua RT 02 Kelurahan Buluran Kenali, Raden Abdurrahman Sayuti, menjelaskan bahwa warga melaporkan kejadian tersebut pada Jumat siang setelah melihat kondisi mencurigakan di sekitar bantaran sungai.

Menurut keterangan warga, Indra datang ke lokasi memancing sejak malam hari. Namun hingga menjelang siang, korban tidak menunjukkan tanda-tanda pulang ke rumah.

Warga sekitar mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres karena motor korban tetap terparkir di lokasi, sementara alat pancing juga masih berada di tempat semula.

“Warga yang tinggal di sekitar lokasi mulai curiga karena hanya melihat sepeda motor dan alat pancing korban. Setelah itu warga langsung melapor,” ujarnya.

Temuan barang-barang milik korban kemudian memicu pencarian awal oleh warga sebelum petugas gabungan turun langsung ke lokasi.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Ubah Jam Kerja ASN, Kini Aktivitas Bersama Anak dan Keluarga Masuk Penilaian E-Kinerja

Misteri Panggilan Dini Hari Sebelum Korban Menghilang

Salah satu fakta yang menarik perhatian warga muncul dari komunikasi terakhir korban sebelum dilaporkan hilang.

Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, Indra sempat menghubungi kekasihnya yang berada di Singapura pada malam sebelum kejadian.

Dalam percakapan tersebut, korban memberi kabar bahwa dirinya hendak pergi memancing seperti biasa.

Namun situasi berubah ketika sekitar pukul 03.30 WIB, korban kembali melakukan panggilan kepada sang kekasih. Panggilan itu tidak sempat terangkat.

Tak lama kemudian, korban kembali melakukan panggilan. Kali ini sambungan tersambung, tetapi tidak terdengar suara apa pun dari seberang telepon.

Fakta tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari warga sekitar karena komunikasi tersebut menjadi kontak terakhir sebelum korban menghilang.

Meski demikian, pihak keluarga dan petugas masih fokus pada proses pencarian dan belum ingin berspekulasi mengenai penyebab pasti hilangnya korban.

Tim Gabungan Perluas Area Penyisiran di Sungai Batang Hari

Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim gabungan meningkatkan intensitas penyisiran dengan menyasar area yang lebih luas di sepanjang aliran sungai.

Petugas menggunakan metode penyisiran permukaan sungai, pemantauan tepian, serta koordinasi dengan warga yang tinggal di sekitar bantaran.

Arus Sungai Batang Hari yang cukup kuat menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pencarian.

Selain itu, kondisi cuaca dan visibilitas di beberapa titik sungai juga memengaruhi kecepatan operasi lapangan.

Meski menghadapi kendala, tim gabungan tetap melanjutkan pencarian dengan harapan menemukan titik terang mengenai keberadaan korban.

Warga Ikut Membantu Proses Pencarian

Peristiwa hilangnya Indra memicu perhatian warga sekitar. Banyak masyarakat yang ikut membantu memberikan informasi maupun melakukan pemantauan di area sekitar sungai.

Sebagian warga juga berharap korban segera ditemukan agar keluarga mendapatkan kepastian.

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat mengenai tingginya risiko aktivitas di sekitar sungai, terutama saat malam hingga dini hari.

Aktivitas memancing sendirian di area sungai besar sering kali meningkatkan risiko karena minimnya pengawasan dan keterbatasan akses bantuan saat kondisi darurat terjadi.

Baca Juga :  Bupati Batang Hari Lantik Puluhan Pejabat Strategis, Ini Pesan Penting Fadhil Arief

Sungai Batang Hari Kembali Jadi Sorotan

Kasus hilangnya pemancing ini membuat Sungai Batang Hari kembali menjadi perhatian masyarakat.

Sebagai salah satu sungai terbesar di Sumatera, Sungai Batang Hari memiliki karakter arus yang berubah-ubah tergantung kondisi cuaca dan debit air.

Warga sekitar berharap pencarian segera membuahkan hasil agar keluarga korban mendapat kepastian setelah dua hari penuh menunggu kabar.

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kemungkinan ditemukannya petunjuk baru.

Pencarian terhadap Indra masih berlangsung.(*)

Berita Terkait

Pilkades Sarolangun 29 Oktober 2026: Bupati Hurmin Peringatkan Panitia, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi
Harga Cabai Merah Keriting dan Cabe Rawit di Kerinci dan Sungai Penuh Semakin Pedas
BKPSDM Sungai Penuh Buka Pengusulan Pencantuman Gelar PNS dan PPPK, Ini Syarat Lengkapnya
BKPSDM Sungai Penuh Raih Penghargaan Muzakki Teladan, Alfin Apresiasi ASN yang Bayar Zakat
Tol Jambi–Bayung Lencir Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, Al Haris Bidik Investasi dan Lapangan Kerja di Muaro Jambi
Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tegaskan ASN Sungai Penuh Jangan Jadikan Efisiensi Alasan untuk Malas
Prabowo Kucurkan Rp125 Miliar untuk Karhutla Jambi, Ini Rincian Daerah Penerima
Jelang MTQH ke-55 Provinsi Jambi, Kerinci Matangkan Persiapan 38 Peserta
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Pilkades Sarolangun 29 Oktober 2026: Bupati Hurmin Peringatkan Panitia, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Harga Cabai Merah Keriting dan Cabe Rawit di Kerinci dan Sungai Penuh Semakin Pedas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:40 WIB

BKPSDM Sungai Penuh Buka Pengusulan Pencantuman Gelar PNS dan PPPK, Ini Syarat Lengkapnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:01 WIB

BKPSDM Sungai Penuh Raih Penghargaan Muzakki Teladan, Alfin Apresiasi ASN yang Bayar Zakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Tol Jambi–Bayung Lencir Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, Al Haris Bidik Investasi dan Lapangan Kerja di Muaro Jambi

Berita Terbaru