BGN Pecat 261 Pegawai Program Makan Bergizi Gratis, Judi Online hingga Dugaan Penyalahgunaan Uang Jadi Pemicu

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Sudaryonoi. (Sumber/Google)

Kepala BGN Sudaryonoi. (Sumber/Google)

JAKARTA,JS- Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan tersebut ditandai dengan pemberhentian ratusan pegawai yang dinilai melanggar disiplin kerja, etika, hingga aturan kepegawaian.

Keputusan ini menjadi salah satu evaluasi internal terbesar sejak Program Makan Bergizi Gratis mulai dijalankan secara nasional. Pemerintah ingin memastikan seluruh anggaran negara yang dialokasikan untuk peningkatan gizi masyarakat benar-benar dikelola secara profesional, transparan, dan bebas dari penyimpangan.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kepercayaan publik terhadap salah satu program prioritas nasional yang menyerap anggaran besar.

BGN Bersih-Bersih Internal

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan bahwa lembaganya terus memperkuat pengawasan internal. Salah satu caranya ialah memberikan sanksi kepada pegawai yang terbukti melanggar aturan.

Menurutnya, tindakan disiplin tidak hanya menyasar pegawai kontrak, tetapi juga aparatur sipil negara yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami ingin memastikan seluruh pegawai bekerja secara profesional dan menjaga integritas dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis,” tegas Sudaryono dalam konferensi pers, Senin (27/7/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi agar pelaksanaan program pemerintah berjalan sesuai target.

Dalam keterangannya, Sudaryono mengungkapkan bahwa hingga 27 Juli 2026 terdapat 261 kasus pelanggaran yang berujung pada pemberhentian pegawai.

Rinciannya meliputi:

  • 224 pegawai non-ASN
  • 37 tenaga ahli
Baca Juga :  PPPK dan PPPK Paruh Waktu Dapat Angin Segar, Presiden Prabowo Disebut Siapkan Kebijakan Penting

ASN dan PPPK Ikut Diproses

Tidak hanya pegawai non-ASN, Badan Gizi Nasional juga memproses pegawai berstatus ASN maupun PPPK.

Sebanyak 9 ASN dan PPPK menjalani proses pemeriksaan karena diduga melakukan pelanggaran disiplin berat.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa BGN menerapkan aturan yang sama kepada seluruh pegawai tanpa memandang status kepegawaiannya.

Selain kasus berat, terdapat pula ASN dan PPPK yang menerima hukuman disiplin ringan.

Jumlahnya mencapai 39 orang.

Mereka memperoleh sanksi berupa:

  • Mutasi jabatan
  • Demosi
  • Teguran administratif
  • Pembinaan disiplin

BGN berharap sanksi tersebut dapat menjadi efek jera sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme seluruh aparatur.

Judi Online Masuk Daftar Pelanggaran

Salah satu temuan yang cukup menyita perhatian ialah keterlibatan sejumlah pegawai dalam aktivitas judi online.

Selain judi online, pemeriksaan internal juga menemukan pelanggaran lain berupa:

  • Ketidakdisiplinan kerja
  • Dugaan penyalahgunaan uang
  • Pelanggaran etika pegawai
  • Pelanggaran administrasi

Sudaryono mengingatkan seluruh pegawai agar tidak menganggap pelanggaran kecil sebagai sesuatu yang dapat diabaikan.

Menurutnya, sistem pengawasan internal mampu mendeteksi berbagai bentuk penyimpangan, termasuk dugaan penyalahgunaan dana dalam jumlah kecil.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Program ini menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, antara lain:

  • Anak sekolah
  • Balita
  • Ibu hamil
  • Ibu menyusui

Karena itu, tata kelola anggaran menjadi aspek yang sangat penting.

BGN memastikan pengawasan internal tidak berhenti pada pemberian sanksi.

Beberapa langkah yang diprioritaskan meliputi:

  • Evaluasi berkala terhadap pegawai.
  • Pengawasan penggunaan anggaran.
  • Peningkatan sistem pelaporan internal.
  • Penguatan pengawasan etika kerja.
  • Penegakan disiplin tanpa pengecualian.

Melalui kebijakan tersebut, BGN berharap seluruh pegawai dapat bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.

Pemerintah Ingin Menjaga Kepercayaan Publik

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program dengan perhatian publik yang sangat tinggi.

Integritas Menjadi Kunci Keberhasilan Program

Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran.

Integritas sumber daya manusia juga menjadi faktor utama.

Pegawai yang bekerja secara profesional akan membantu memastikan distribusi makanan bergizi berjalan tepat sasaran.

Sebaliknya, pelanggaran disiplin maupun penyalahgunaan wewenang dapat menghambat pencapaian tujuan program.

Baca Juga :  Prabowo Ungkap Temuan Cadangan Emas Raksasa di Papua

Evaluasi Akan Terus Berjalan

Sudaryono menegaskan evaluasi terhadap seluruh pegawai akan berlangsung secara rutin.

BGN juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Dengan pengawasan yang semakin kuat, pemerintah berharap pelaksanaan MBG menjadi lebih akuntabel, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.(*)

Berita Terkait

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 25, Cek Daftar Lengkap Pertalite, Pertamax, Dexlite hingga Pertamina Dex
Bansos PKH Terancam Dicoret Jika Terindikasi Judi Online, Ini Aturan Kemensos dan Imbauan Dinsos Sungai Penuh
PPPK dan PPPK Paruh Waktu Dapat Angin Segar, Presiden Prabowo Disebut Siapkan Kebijakan Penting
ASN Bisa Kerja Dekat Rumah? BKN Uji Skema Baru, Kabar Baik untuk PNS dan PPPK, Pengeluaran Bisa Jauh Lebih Hemat
Lowongan Kerja LPDB Koperasi 2026 Resmi Dibuka, Gaji Menarik untuk Lulusan S1, Simak Formasi, Syarat, dan Cara Daftarnya
B50 Segera Berlaku, Harga Sawit Berpeluang Naik! Ini Dampaknya bagi Petani Jambi dan Pengguna Solar
Batas Usia Pensiun PNS Terbaru 2026 Resmi Berlaku, Cek Jabatan Anda Sekarang agar Hak Taspen Tidak Terlambat Diurus
PAN Pecat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Usai OTT KPK, Jabatan Ketua DPW NTB Langsung Diambil Alih DPP
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:01 WIB

BGN Pecat 261 Pegawai Program Makan Bergizi Gratis, Judi Online hingga Dugaan Penyalahgunaan Uang Jadi Pemicu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:01 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 25, Cek Daftar Lengkap Pertalite, Pertamax, Dexlite hingga Pertamina Dex

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Bansos PKH Terancam Dicoret Jika Terindikasi Judi Online, Ini Aturan Kemensos dan Imbauan Dinsos Sungai Penuh

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:01 WIB

PPPK dan PPPK Paruh Waktu Dapat Angin Segar, Presiden Prabowo Disebut Siapkan Kebijakan Penting

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01 WIB

ASN Bisa Kerja Dekat Rumah? BKN Uji Skema Baru, Kabar Baik untuk PNS dan PPPK, Pengeluaran Bisa Jauh Lebih Hemat

Berita Terbaru