Pesantren Kilat Ramadhan Kerinci 2026 Resmi Dibuka, 520 Siswa SMPN 14 Antusias Ikuti Lomba Keagamaan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kerinci, Monadi resmi membuka pesantren kilat ramadhan tingkat Kabupaten Kerinci.

Bupati Kerinci, Monadi resmi membuka pesantren kilat ramadhan tingkat Kabupaten Kerinci.

KERINCI,JS- Ribuan siswa dan ratusan guru menyambut hangat pembukaan Pesantren Kilat Ramadhan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Kerinci. Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 14 Kerinci, Desa Bedeng VIII, Kecamatan Kayu Aro Barat, Selasa (3/3/2026).

Bupati Kerinci membuka kegiatan secara langsung. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat karakter religius peserta didik selama bulan suci Ramadhan.

Antusiasme Guru dan Siswa Warnai Pembukaan

Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati siswa-siswi dari berbagai sekolah. Para guru turut mendampingi peserta dengan penuh semangat. Suasana religius berpadu dengan nuansa kekeluargaan, sehingga kegiatan berjalan tertib dan humanis.

Baca Juga :  Bantuan Perikanan 2026 Bocor ke Pesisir, Kerinci Kebagian Segini

Selain itu, panitia menyusun rangkaian acara secara interaktif agar siswa tetap fokus dan nyaman mengikuti seluruh agenda.

Dinas Pendidikan Fokuskan Penguatan Karakter Islami

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Isra Kamar, langsung membimbing pelaksanaan pesantren kilat bersama jajarannya.

Program ini menitikberatkan pada peningkatan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran Islam secara intensif. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah: Pesantren Kilat Bentuk Akhlak dan Disiplin

Kepala SMP Negeri 14 Kerinci, Helmizal Karim, menyebut pesantren kilat sebagai sarana efektif pembinaan karakter.

“Pesantren kilat meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, terutama selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini melatih kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab siswa sejak dini.

Baca Juga :  Audiensi di Jakarta, Pemkab Kerinci Siapkan Strategi Baru Kelola Sampah

Tekan Aktivitas Negatif Selama Ramadhan

Di sisi lain, pihak sekolah merancang pesantren kilat untuk mengarahkan siswa pada kegiatan positif. Dengan demikian, siswa terhindar dari aktivitas negatif selama Ramadhan.

Tak hanya itu, interaksi intens antara guru dan siswa juga mempererat hubungan emosional. Kondisi ini diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan harmonis.

SMPN 14 Kerinci Libatkan 520 Siswa dan Gelar Lomba Keagamaan

Sebagai sekolah dengan jumlah siswa terbanyak di Kecamatan Kayu Aro Barat, SMP Negeri 14 Kerinci membina sekitar 520 peserta didik. Momentum pesantren kilat pun dimanfaatkan untuk menggelar berbagai lomba keagamaan.

“Sejak hari pertama, kami langsung mengadakan lomba dan anak-anak mengikutinya dengan sangat antusias,” kata Helmizal.

Ia berharap kegiatan ini mampu membentuk sikap positif siswa sekaligus menghilangkan perilaku yang tidak terpuji.

Harapan Hilangkan Perundungan dan Perilaku Negatif

Menutup keterangannya, Helmizal menegaskan bahwa pesantren kilat tidak hanya berorientasi pada aspek keagamaan, tetapi juga pembentukan karakter sosial.

“Kami berharap kegiatan ini menekan perilaku negatif, seperti perundungan, dan menumbuhkan akhlak mulia pada siswa,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kerinci Siapkan Jurus Ampuh Hadapi Kekeringan dan Dongkrak Ekonomi Petani
Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!
Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi
Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin
Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan
Harga BBM Non Subsidi dan LPG Naik Tajam, Warga Jambi Tertekan: Biaya Hidup Melonjak, Usaha Kecil Terancam Gulung Tikar
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
Skandal Ritel di Tebo! Uang Kembalian Diganti Permen, Disperindag Turun Tangan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kerinci Siapkan Jurus Ampuh Hadapi Kekeringan dan Dongkrak Ekonomi Petani

Selasa, 21 April 2026 - 13:00 WIB

Pelayanan KB Gratis Hari Kartini 2026 Diserbu Warga Sungai Penuh, Program Ini Bikin Keluarga Lebih Sejahtera!

Senin, 20 April 2026 - 17:00 WIB

Stok BBM Aman Meski Harga Naik, Ini Kondisi SPBU Terbaru di Jambi

Senin, 20 April 2026 - 16:30 WIB

Investasi Pertanian Makin Menarik, Kementan Dukung Irigasi dan Alsintan di Merangin

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Perambahan Hutan TNKS Makin Mengkhawatirkan, Ribuan Hektare Berubah Jadi Lahan Garapan

Berita Terbaru