SUNGAIPENUH,JS- Gubernur Jambi, Al Haris, Sabtu (7/3/2026), meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Renah Kayu Embun (RKE) di Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh. Kunjungan ini didampingi Wali Kota Sungai Penuh Alfin, Sekda Alpian, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah dan OPD terkait.
Meninjau Sistem Pengelolaan Sampah Secara Langsung
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses pengelolaan sampah di Kota Sungai Penuh sekaligus menilai efektivitas operasional TPST RKE. Tempat ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mengendalikan dan mengurangi volume sampah.
Gubernur Al Haris menyusuri berbagai tahapan pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Wali Kota Alfin menjelaskan setiap proses secara rinci agar gubernur dapat memahami secara langsung sistem pengelolaan di TPST RKE.
Pemilahan dan Pemanfaatan Sampah
Alfin menjelaskan, “Di TPST ini, kami memisahkan sampah terlebih dahulu. Sampah organik kami olah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dipilah untuk didaur ulang. Dengan sistem ini, kita tidak hanya mengurangi jumlah sampah, tetapi juga memanfaatkan kembali material yang masih bernilai.”
Proses pemilahan ini, menurut Alfin, merupakan langkah awal untuk menciptakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Dukungan Gubernur untuk Sistem yang Terintegrasi
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris memberikan arahan dan dukungan agar Pemerintah Kota Sungai Penuh terus meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan ramah lingkungan.
Komitmen Pemerintah Kota dan Peran Masyarakat
Wali Kota Alfin menekankan bahwa kunjungan Gubernur menjadi motivasi bagi pemerintah daerah. “Kami berkomitmen memperkuat pengelolaan sampah. Melalui TPST ini, kami berupaya mengurangi volume sampah sekaligus mengelolanya lebih baik agar lingkungan tetap bersih dan sehat,” ujarnya.
Alfin menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah memerlukan partisipasi aktif masyarakat. “Kesadaran warga untuk memilah dan mengelola sampah sejak rumah tangga sangat penting. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Sungai Penuh bisa mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman,” tambahnya.
Penguatan Program dan Inovasi Pengelolaan Sampah
Selain meninjau fasilitas, Alfin menegaskan pemerintah kota akan terus memperkuat program pengelolaan sampah. Langkah-langkah yang dijalankan antara lain peningkatan fasilitas, edukasi kepada masyarakat, hingga pengembangan sistem pengolahan modern dan ramah lingkungan.(*)









