Rp 3,25 Miliar untuk Pendidikan Sarolangun, Ini Detail Bantuan MDT & Beasiswa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; kantor Disdikbud Sarolangun

Foto ; kantor Disdikbud Sarolangun

SAROLANGUN,JS- Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyiapkan anggaran besar untuk mendukung pendidikan di tahun 2026. Disdikbud fokus pada Bantuan Operasional MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah) dan beasiswa bagi pelajar yang membutuhkan. Tujuannya, meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas akses belajar.

Bantuan MDT Capai Rp 3,25 Miliar

Disdikbud mengalokasikan Rp 3,25 miliar untuk operasional MDT di seluruh kabupaten. Dinas menyalurkan dana ini secara bertahap sepanjang tahun 2026. Program ini memperkuat fasilitas belajar di madrasah diniyah, sehingga santri bisa belajar lebih nyaman dan mendapatkan fasilitas lengkap. Selain sarana pembelajaran, mereka juga mendapatkan dukungan untuk berbagai kegiatan pendidikan tambahan.

Baca Juga :  Mudik Aman, Polres Sarolangun Kerahkan 100 Personil di Jalan

“Kami ingin setiap santri belajar dengan fasilitas lengkap agar kualitas pendidikan meningkat,” ujar pejabat Disdikbud Sarolangun.

Beasiswa Rp 300 Juta untuk Pelajar Berprestasi dan Kurang Mampu

Disdikbud menyediakan Rp 300 juta untuk program beasiswa. Dana ini membantu pelajar berprestasi dan siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.

Dinas mengelola program ini secara swakelola, sehingga Disdikbud langsung mendata dan mencairkan dana. Mekanisme ini memastikan bantuan tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh pelajar.

“Beasiswa ini mendorong semangat belajar anak-anak sekaligus meringankan beban keluarga yang kesulitan finansial,” tambah pejabat tersebut.

Pengawasan Dana Menjadi Kunci

Disdikbud menekankan pentingnya pengawasan ketat karena dana berasal dari program swakelola. Masyarakat dan pengamat pendidikan dapat memantau pendataan dan pencairan dana. Dengan pengawasan aktif, setiap rupiah sampai kepada penerima yang berhak.

Baca Juga :  Disdikbud Sarolangun Umumkan Jadwal Libur Idul Fitri, Cek Tanggalnya!

“Kami ingin dana program ini memberi dampak nyata, bukan sekadar tercatat di laporan keuangan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas,” jelas pejabat itu.

Dampak Positif bagi Pendidikan Sarolangun

Dengan total anggaran miliaran rupiah, Disdikbud meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di bidang keagamaan. Bantuan MDT memperkuat sarana belajar di madrasah, sementara beasiswa memberi kesempatan pelajar berprestasi atau kurang mampu melanjutkan sekolah.

Langkah ini menjadi strategi pemerintah daerah untuk mendorong pemerataan pendidikan. Dukungan ini membantu generasi muda Sarolangun mengembangkan potensi dan menghadapi tantangan masa depan dengan lebih siap.(*)

Berita Terkait

Rotasi di Pemkab Sarolangun, 9 Pejabat Eselon II Dilantik dan Dua Jabatan Kosong
ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual
Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi
156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah
ASN Sungai Penuh Tak Bisa Santai Lagi, Jam Kerja dan Kinerja Kini Diawasi Ketat
RSUD Tipe C Kerinci Akhirnya Disetujui, Usulan Bupati Monadi Dibalas Menkes: Tahun 2026 Mulai Dibangun!
Bupati Dillah Reshuffle Pejabat Tanjab Timur 2026, Camat dan Lurah Baru Siap Genjot Pelayanan Publik
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:00 WIB

ASN Sungai Penuh Tak Bisa Santai Lagi, Jam Kerja dan Kinerja Kini Diawasi Ketat

Berita Terbaru