Harga BBM Naik! Ini Update Lengkap Maret 2026 dan Dampaknya untuk Warga Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU di Jambi

Tampak aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU di Jambi

JAMBI,JS- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik di akhir Maret 2026. Penyesuaian yang dilakukan pemerintah bersama PT Pertamina ini memicu kekhawatiran masyarakat karena berpotensi mendorong kenaikan biaya hidup. Lantas, bagaimana dampaknya bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi?

Penyesuaian harga BBM resmi diberlakukan oleh PT Pertamina (Persero) melalui unit bisnisnya. Kenaikan ini terutama terjadi pada BBM non-subsidi, dengan nominal bervariasi hingga Rp1.000 per liter.

Baca Juga :  Merangkak Naik, Berikut Harga BBM Pertamina Terbaru Hari ini

Kebijakan ini tidak lepas dari pengaruh harga minyak dunia yang fluktuatif, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kondisi geopolitik global yang memengaruhi pasokan energi. Meski demikian, pemerintah memastikan BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil.

Rincian Lengkap

Berikut poin penting dari penyesuaian harga BBM Maret 2026:

  • BBM subsidi tetap
    Harga Pertalite (Rp10.000/liter) dan Biosolar (Rp6.800/liter) tidak mengalami perubahan di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi.
  • BBM non-subsidi naik signifikan
    Kenaikan terjadi pada Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, dan Pertamina Dex dengan kisaran Rp400–Rp1.000 per liter.
  • Harga BBM di Jambi
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertamax Turbo: Rp13.350
  • Pertamina Dex: Rp14.800
  • Dexlite: Rp14.500
  • Pertalite: Rp10.000
  • Biosolar: Rp6.800

Dampak untuk Masyarakat

Kenaikan harga BBM non-subsidi diprediksi berdampak langsung pada berbagai sektor, terutama transportasi dan distribusi barang.

  • Kenaikan ongkos transportasi
    Biaya perjalanan darat berpotensi naik, terutama untuk angkutan logistik dan travel antar kota.
  • Harga bahan pokok ikut terdorong
    Distribusi yang lebih mahal dapat memicu kenaikan harga kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional hingga ritel modern.
  • Tekanan pada pelaku UMKM
    Usaha kecil di Jambi yang bergantung pada distribusi barang kemungkinan mengalami peningkatan biaya operasional.

FAQ

Apakah BBM subsidi ikut naik?
Tidak. Pertalite dan Biosolar tetap dengan harga lama.

Apakah harga BBM sama di semua daerah?
Tidak sepenuhnya. Ada sedikit perbedaan antar wilayah, termasuk Jambi.

Kenapa harga BBM naik?
Dipengaruhi harga minyak dunia, kurs rupiah, dan kondisi geopolitik global.

Baca Juga :  Resmi! Pemprov Jambi Hapus Denda Pajak Kendaraan, Cuma 3 Hari – Jangan Sampai Terlambat!

Simulasi Dampak

Misalnya, pengguna mobil di Jambi yang mengonsumsi 100 liter Pertamax per bulan:

  • Sebelum naik: Rp1.260.000
  • Setelah penyesuaian: tetap Rp1.260.000 (karena sudah harga terbaru)

Namun jika dibandingkan bulan sebelumnya, ada tambahan pengeluaran sekitar Rp50.000–Rp100.000 tergantung konsumsi.

Penjelasan Detail

Meski kenaikan hanya berlaku pada BBM non-subsidi, efek domino tetap terasa. Hal ini karena sektor industri, logistik, dan transportasi umum banyak menggunakan BBM jenis tersebut.

Di Jambi sendiri, kondisi geografis yang mengandalkan distribusi darat membuat dampak kenaikan BBM lebih cepat terasa, terutama di daerah luar kota.

Tips Praktis Menghadapi Kenaikan BBM

  • Gunakan kendaraan secara efisien dan kurangi perjalanan tidak penting
    • Pertimbangkan beralih ke BBM subsidi jika kendaraan memungkinkan
    • Rutin servis kendaraan agar konsumsi BBM lebih hemat
    • Manfaatkan transportasi umum atau berbagi kendaraan (carpooling)

Kenaikan harga BBM memang sulit dihindari dalam situasi global saat ini. Namun dengan pengelolaan yang bijak, masyarakat—terutama di Jambi—masih bisa meminimalkan dampak terhadap keuangan sehari-hari.(*)

Berita Terkait

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Pengusaha di Merangin Garut Kepala!, Pemkab Naikkan Tarif Listrik Perusahaan dari Rp200 Jadi Rp1.035 per kWh
Cabe Merah Kriting Turun, Ini Daftar Harga Pangan Terbaru di Pasar Induk Tanjung Bajure
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:13 WIB

Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:01 WIB

Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:31 WIB

BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN

Berita Terbaru

Internasional

Ringgit Malaysia Menguat! Kurs MYR ke Rupiah Hari Ini Tembus Rp4.381

Minggu, 28 Jun 2026 - 22:18 WIB