PAD Jambi Tembus Rp112 Miliar dari Batu Bara 2025, Ini Rincian Royalti dan Proyek Jalan Khusus yang Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v90), quality = 80?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v90), quality = 80?

JAMBI,JS- Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong sektor energi sebagai sumber utama pendapatan daerah. Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa sektor batu bara memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang 2025.

Ia menyebutkan bahwa total penerimaan dari iuran tetap dan royalti berhasil mencapai Rp112 miliar. Angka ini langsung memenuhi target APBD 2025 secara penuh.

Selain itu, capaian ini menunjukkan bahwa sektor pertambangan masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Rincian Pendapatan: Royalti Jadi Penyumbang Terbesar

Pemerintah mencatat dua sumber utama pendapatan dari sektor batu bara, yaitu:

  • Iuran tetap (landrent): Rp6,11 miliar
  • Iuran produksi (royalti): Rp105,96 miliar

Dengan demikian, royalti mendominasi kontribusi terhadap PAD Jambi. Pemerintah daerah langsung merasakan dampaknya dalam memperkuat struktur fiskal.

Lebih lanjut, realisasi tersebut mencapai 100 persen sesuai target APBD, sehingga menunjukkan pengelolaan sektor tambang berjalan optimal.

86 Perusahaan Tambang, Tapi Hanya 31 yang Aktif

Saat ini, pemerintah mencatat sebanyak 86 perusahaan batu bara telah mengantongi izin di Jambi. Namun, hanya 31 perusahaan yang aktif berproduksi.

Kondisi ini membuka peluang besar bagi peningkatan pendapatan di masa depan. Jika lebih banyak perusahaan mulai beroperasi, maka potensi PAD bisa meningkat drastis.

Di sisi lain, pemerintah tetap menekankan kepatuhan terhadap regulasi serta kewajiban sosial perusahaan.

Dasar Hukum DBH Minerba Semakin Kuat

Pemerintah mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 terkait hubungan keuangan pusat dan daerah. Aturan ini menegaskan bahwa Dana Bagi Hasil (DBH) minerba berasal dari:

  • Iuran tetap
  • Iuran produksi

Selain itu, pemerintah pusat mengawasi langsung kewajiban perusahaan, termasuk:

Pemberdayaan masyarakat sekitar tambang

Reklamasi lingkungan pascatambang

Dengan pengawasan ketat, pemerintah memastikan aktivitas tambang tetap memberikan manfaat jangka panjang.

Proyek Jalan Khusus Batu Bara Jadi Kunci Solusi

Untuk mengatasi dampak angkutan batu bara di jalan umum, pemerintah mempercepat pembangunan jalan khusus. Proyek ini melibatkan tiga perusahaan besar.

Baca Juga :  TPP ASN Belum Cair 3 Bulan, Ini Penyebab Utamanya dan Dampaknya bagi Ribuan Pegawai di Jambi 2026

1. PT Inti Bangun Sarana (IBS) – Progres Tertinggi

Target panjang: 101 Km

Realisasi: 72 Km

Progres: 86%

PT IBS menunjukkan perkembangan paling signifikan. Pemerintah menargetkan jalur ini segera beroperasi secara bertahap setelah infrastruktur pendukung selesai.

2. PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) – Terhenti Sementara

Target panjang: 108 Km

Status: Dihentikan sejak September 2025

Kendala sosial dan perizinan menghentikan proyek ini. Namun, pemerintah langsung melakukan verifikasi dan fasilitasi agar proyek kembali berjalan. Target penyelesaian ditetapkan pada akhir 2026.

3. PT Putra Bulian Properti (PBP) – Tahap Awal

Target panjang: 143 Km

Status: Belum signifikan

Proyek ini masih bergantung pada pembebasan lahan dan administrasi pusat. Karena itu, progresnya masih sangat awal.

Strategi Pemerintah Tekan Dampak Lingkungan

Pemerintah Provinsi Jambi langsung menerapkan berbagai langkah strategis untuk mengurangi dampak negatif aktivitas tambang, antara lain:

  • Membatasi operasional angkutan batu bara di jalan umum
  • Menegakkan hukum secara tegas
  • Mengatur jam operasional kendaraan tambang
  • Memperbaiki jalan yang terdampak
  • Memperkuat koordinasi lintas sektor

Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kualitas lingkungan.

Baca Juga :  WFH ASN Jambi Diawasi Ketat! Pemprov Siapkan Sanksi Potong TPP hingga 100%, Ini Aturan Lengkapnya

Potensi Ekonomi Tambang Masih Sangat Besar

Jika seluruh perusahaan tambang aktif berproduksi, maka PAD Jambi berpotensi meningkat lebih tinggi. Selain itu, pembangunan infrastruktur seperti jalan khusus akan mempercepat distribusi logistik.

Dengan demikian, sektor batu bara tidak hanya menyumbang pendapatan, tetapi juga mendorong investasi dan membuka lapangan kerja.

FAQ

1. Berapa PAD Jambi dari batu bara 2025?

PAD Jambi dari sektor batu bara mencapai Rp112 miliar pada 2025.

2. Apa sumber utama pendapatan tambang di Jambi?

Pendapatan berasal dari iuran tetap dan royalti produksi batu bara.

3. Berapa jumlah perusahaan tambang di Jambi?

Terdapat 86 perusahaan, tetapi hanya 31 yang aktif beroperasi.

4. Mengapa jalan khusus batu bara penting?

Jalan khusus mengurangi kemacetan, kerusakan jalan umum, dan risiko kecelakaan.

5. Kapan jalan batu bara selesai dibangun?

PT IBS ditargetkan segera beroperasi, sementara PT SAS selesai akhir 2026.

Kesimpulan

Sektor batu bara terus menjadi penggerak utama ekonomi Jambi. Pemerintah berhasil mengoptimalkan pendapatan hingga Rp112 miliar pada 2025, terutama dari royalti.

Selain itu, pembangunan jalan khusus menjadi solusi strategis untuk mengatasi dampak transportasi tambang. Meskipun beberapa proyek menghadapi kendala, pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian.

Ke depan, potensi PAD masih terbuka lebar. Jika seluruh perusahaan tambang aktif dan infrastruktur selesai, maka Jambi berpeluang menjadi salah satu daerah dengan pendapatan tambang terbesar di Indonesia.(*)

Berita Terkait

Tren PMI 2026 Meledak! 8 Kecamatan di Kerinci Jadi Penyumbang Terbanyak, Gaji Menggiurkan
Nama-Nama Baru Hiasi Pelantikan Pejabat Pemkab Kerinci 2026: Masyarakat Soroti Profesionalisme dan Kinerja Birokrasi
German Investors Target Indonesia’s Coconut Industry: Tanjabtim Set to Become a Global Export Hub
Daftar Lengkap ASN Dilantik Bupati Kerinci Hari Ini, Reformasi Birokrasi Makin Cepat
Usulan Listrik Gratis 2026 Menguat, Jambi Ajukan 4.701 Penerima BPBL ke Pemerintah Pusat
Viral! Warga Kerinci dan Sungai Penuh Pilih Merantau ke Malaysia
Resmi Dibuka! Lelang Jabatan Pemprov Jambi 2026, 5 Posisi Elite Siap Diperebutkan ASN – Ini Syarat & Cara Daftarnya
Lelang Jabatan Kota Jambi 2026 Segera Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya!
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Tren PMI 2026 Meledak! 8 Kecamatan di Kerinci Jadi Penyumbang Terbanyak, Gaji Menggiurkan

Sabtu, 18 April 2026 - 20:00 WIB

Nama-Nama Baru Hiasi Pelantikan Pejabat Pemkab Kerinci 2026: Masyarakat Soroti Profesionalisme dan Kinerja Birokrasi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00 WIB

PAD Jambi Tembus Rp112 Miliar dari Batu Bara 2025, Ini Rincian Royalti dan Proyek Jalan Khusus yang Jadi Sorotan

Sabtu, 18 April 2026 - 04:00 WIB

German Investors Target Indonesia’s Coconut Industry: Tanjabtim Set to Become a Global Export Hub

Jumat, 17 April 2026 - 19:07 WIB

Daftar Lengkap ASN Dilantik Bupati Kerinci Hari Ini, Reformasi Birokrasi Makin Cepat

Berita Terbaru