KERINCI,JS- Petugas bersama pemerintah Desa Manjuto, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, kembali melakukan penjemputan dan evakuasi terhadap sejumlah pengunjung yang belum kembali dari lokasi wisata Danau Kaco pada Sabtu malam, 16 Mei 2026.
Langkah cepat tersebut dilakukan setelah rombongan wisatawan belum juga tiba di pintu keluar hingga malam hari. Petugas kemudian bergerak menuju kawasan Danau Kaco untuk memastikan kondisi para pengunjung tetap aman.
Sekretaris Desa Manjuto, Ozy, mengatakan dirinya bersama sejumlah warga langsung menuju lokasi setelah menerima informasi bahwa masih ada pengunjung yang berada di kawasan wisata saat malam mulai turun.
“Alhamdulillah, kami bertemu dengan para pengunjung di Shelter 1 dan semuanya dalam keadaan sehat serta aman,” ujarnya
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian masyarakat karena Danau Kaco merupakan destinasi wisata alam yang berada di tengah kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Medan menuju lokasi cukup menantang dan membutuhkan waktu trekking beberapa jam melewati jalur hutan.
Pemerintah Desa Manjuto Kembali Ingatkan Wisatawan
Pemerintah Desa Manjuto terus mengingatkan wisatawan agar mematuhi aturan waktu kunjungan demi keselamatan bersama. Petugas meminta seluruh pengunjung masuk ke kawasan wisata sebelum pukul 11.00 WIB dan meninggalkan lokasi maksimal pukul 15.00 WIB.
Menurut Ozy, aturan tersebut bertujuan untuk menghindari risiko tersesat, kelelahan, hingga gangguan cuaca saat perjalanan pulang.
“Mengingatkan lagi bagi yang ingin berwisata ke Danau Kaco, mohon masuk sebelum jam 11 siang dan sudah meninggalkan lokasi sebelum pukul 15.00 WIB sore,” tegasnya dikutip dari akun facebook resmi Manjunto Lempur.
Selain itu, pemerintah desa juga meminta wisatawan tidak memaksakan diri bertahan hingga malam hanya demi menikmati suasana danau. Jalur hutan menuju Danau Kaco memiliki pencahayaan minim dan cukup berbahaya ketika malam tiba.
Danau Kaco Kerinci Kembali Viral di Media Sosial
Danau Kaco menjadi salah satu destinasi wisata alam paling populer di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Keindahan air danau yang berwarna biru jernih dan mampu memantulkan cahaya membuat tempat ini viral di media sosial.
Banyak wisatawan lokal maupun luar daerah datang untuk menikmati panorama alam yang unik. Bahkan, sejumlah konten kreator dan fotografer alam rutin mengunggah keindahan Danau Kaco ke berbagai platform digital.
Namun, meningkatnya jumlah wisatawan juga memunculkan tantangan baru. Sebagian pengunjung belum memahami medan perjalanan serta aturan keselamatan yang berlaku di kawasan wisata tersebut.
Karena itu, pemerintah desa bersama petugas wisata terus memperketat pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada pengunjung.
Perjalanan Menuju Danau Kaco Tidak Mudah
Wisata Danau Kaco menawarkan pengalaman berbeda dibanding destinasi wisata biasa. Pengunjung harus berjalan kaki melewati kawasan hutan TNKS dengan waktu tempuh sekitar dua hingga tiga jam.
Jalur trekking yang cukup panjang membuat wisatawan wajib menyiapkan kondisi fisik prima. Selain itu, pengunjung juga perlu membawa perlengkapan yang memadai seperti senter, air minum, jas hujan, dan alas kaki khusus trekking.
Saat sore menjelang malam, jalur hutan menjadi semakin gelap dan licin. Kondisi tersebut meningkatkan risiko tersesat maupun kecelakaan kecil selama perjalanan.
Karena alasan itulah pemerintah desa menetapkan batas waktu kunjungan agar seluruh wisatawan dapat kembali sebelum hari gelap.
Keselamatan Wisatawan Jadi Prioritas Utama
Petugas wisata dan pemerintah Desa Manjuto menegaskan bahwa keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama dalam pengelolaan wisata Danau Kaco.
Selama ini, warga setempat aktif membantu pengawasan jalur wisata. Mereka juga rutin melakukan patroli serta pendampingan terhadap wisatawan yang baru pertama kali datang.
Selain menjaga keselamatan pengunjung, langkah tersebut sekaligus bertujuan melindungi kawasan hutan TNKS agar tetap lestari.
Pemerintah desa berharap seluruh wisatawan dapat bekerja sama dengan mematuhi aturan yang berlaku.
“Kami ingin semua pengunjung menikmati keindahan Danau Kaco dengan aman dan nyaman,” tambah Ozy.
Wisata Alam Kerinci Jadi Magnet Wisata Nasional
Kabupaten Kerinci dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan wisata alam terbaik di Sumatra. Selain Danau Kaco, kawasan ini juga memiliki Gunung Kerinci, perkebunan teh Kayu Aro, air terjun, hingga panorama hutan tropis yang masih alami.
Dalam beberapa tahun terakhir, wisata Kerinci mengalami peningkatan popularitas seiring berkembangnya promosi digital dan media sosial.
Banyak wisatawan kini mencari destinasi alam yang masih asri dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Tren tersebut membuat Danau Kaco semakin ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Meski demikian, pemerintah daerah dan masyarakat setempat terus mengingatkan pentingnya wisata bertanggung jawab agar lingkungan tetap terjaga.
Tips Aman Berkunjung ke Danau Kaco
Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Danau Kaco, berikut beberapa tips penting agar perjalanan tetap aman:
- Datang Pagi Hari
Masuklah ke jalur wisata sebelum pukul 11.00 WIB agar memiliki waktu cukup untuk menikmati lokasi dan kembali sebelum sore.
- Gunakan Pemandu Lokal
Pemandu lokal memahami kondisi jalur dan cuaca sehingga perjalanan menjadi lebih aman.
- Siapkan Kondisi Fisik
Trekking menuju Danau Kaco membutuhkan stamina yang baik karena jalurnya cukup panjang.
- Bawa Peralatan Penting
Gunakan sepatu trekking, bawa air minum, makanan ringan, jas hujan, dan senter.
- Jangan Buang Sampah Sembarangan
Jagalah kebersihan kawasan wisata agar keindahan alam tetap lestari.
Danau Kaco Berpotensi Jadi Wisata Premium Jambi
Keindahan Danau Kaco membuat destinasi ini memiliki potensi besar sebagai wisata unggulan Provinsi Jambi. Banyak wisatawan menyebut Danau Kaco sebagai “surga tersembunyi” karena panorama alamnya sangat eksotis.
Jika dikelola secara maksimal dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, Danau Kaco berpeluang menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain itu, peningkatan kunjungan wisata juga dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar melalui sektor penginapan, kuliner, transportasi, hingga jasa pemandu wisata.
FAQ
Apa itu Danau Kaco?
Danau Kaco merupakan destinasi wisata alam di Kabupaten Kerinci, Jambi, yang terkenal dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna biru terang.
Di mana lokasi Danau Kaco?
Danau Kaco berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Berapa lama perjalanan menuju Danau Kaco?
Perjalanan trekking menuju Danau Kaco memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam melalui jalur hutan.
Mengapa wisatawan harus keluar sebelum pukul 15.00 WIB?
Petugas menetapkan batas waktu tersebut demi keselamatan karena jalur hutan menjadi gelap dan berisiko saat malam hari.
Apakah Danau Kaco aman untuk wisatawan?
Danau Kaco aman dikunjungi selama wisatawan mematuhi aturan, menjaga kondisi fisik, dan mengikuti arahan petugas.
Kesimpulan
Evakuasi wisatawan Danau Kaco pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, kembali menjadi pengingat pentingnya mematuhi aturan keselamatan saat berwisata alam. Petugas dan pemerintah Desa Manjuto bergerak cepat memastikan seluruh pengunjung berada dalam kondisi aman.
Pemerintah desa kini semakin aktif mengedukasi wisatawan agar masuk sebelum pukul 11.00 WIB dan meninggalkan kawasan wisata maksimal pukul 15.00 WIB.
Dengan kerja sama antara pengunjung, petugas, dan masyarakat setempat, keindahan Danau Kaco dapat terus dinikmati secara aman sekaligus tetap lestari sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia.(TIM)









