SUNGAIPENUH,JS- Suasana penuh haru menyelimuti ruang Instalasi Hemodialisis RSUD MH Thalib Kota Sungai Penuh, Jumat (29/5/2026). Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, datang langsung menjenguk pasien cuci darah sekaligus menyerahkan bantuan berupa susu dan bahan pangan kepada pasien serta keluarga pendamping.
Kunjungan tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga membawa dukungan moril bagi pasien gagal ginjal yang rutin menjalani terapi hemodialisis. Kehadiran Sri Kartini Alfin membuat suasana ruang perawatan berubah hangat dan emosional.
Satu per satu pasien ia sapa dengan penuh perhatian. Selain itu, ia juga berbincang langsung dengan keluarga pasien yang selama ini setia mendampingi proses pengobatan.
Momen tersebut pun memunculkan rasa haru dari sejumlah keluarga pasien. Mereka mengaku tersentuh karena pemerintah daerah hadir secara langsung dan memberikan perhatian nyata kepada masyarakat yang tengah berjuang melawan penyakit kronis.
Pemerintah Hadir untuk Pasien Gagal Ginjal
Dalam kunjungan itu, Sri Kartini Alfin didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Direktur RSUD MH Thalib, Kabid Kominfo, serta jajaran pejabat rumah sakit lainnya.
Rombongan turut meninjau fasilitas pelayanan hemodialisis dan memastikan pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal serta nyaman.
Menurut Sri Kartini Alfin, dukungan psikologis sangat penting bagi pasien cuci darah karena mereka harus menjalani pengobatan secara rutin dalam jangka panjang.
“Hari ini kami menjenguk langsung sembilan pasien cuci darah asal Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Kami ingin memberikan semangat agar mereka tetap kuat dan tidak merasa sendiri menghadapi proses pengobatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, perhatian kepada pasien tidak boleh berhenti pada pelayanan medis semata. Pemerintah, kata dia, juga harus hadir memberi motivasi dan dukungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain menyerahkan bantuan, Sri Kartini Alfin juga mendoakan seluruh pasien agar segera membaik dan tetap memiliki semangat hidup tinggi di tengah kondisi kesehatan yang mereka alami.
Bantuan untuk Ringankan Beban Keluarga Pasien
Pasien gagal ginjal kronis umumnya membutuhkan biaya dan perhatian besar selama menjalani terapi hemodialisis. Karena itu, bantuan berupa susu dan kebutuhan pangan dinilai sangat membantu keluarga pasien.
Sri Kartini Alfin berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban ekonomi keluarga yang selama ini fokus mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menjadi penyemangat bagi pasien maupun keluarga. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan bahwa pemerintah hadir dan peduli,” katanya.
Kegiatan sosial seperti ini juga menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan perhatian khusus.
Di sisi lain, aksi kemanusiaan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai menunjukkan sisi empati dan kepedulian sosial pemimpin daerah terhadap warganya.
Direktur RSUD MH Thalib Apresiasi Kepedulian Ketua TP PKK
Direktur RSUD MH Thalib Kota Sungai Penuh, dr. Rofi Irman, Sp.PD, FINASIM, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh kepada pasien hemodialisis.
Menurutnya, dukungan moril sangat membantu pasien dalam menjaga semangat selama menjalani terapi rutin yang cukup melelahkan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh. Kehadiran beliau memberikan semangat baru bagi pasien dan keluarga,” ungkap dr. Rofi Irman.
Ia juga menegaskan bahwa RSUD MH Thalib terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien gagal ginjal yang membutuhkan terapi hemodialisis secara berkala.
Selain meningkatkan pelayanan medis, pihak rumah sakit juga berupaya menciptakan suasana pelayanan yang nyaman agar pasien merasa lebih tenang selama menjalani pengobatan.
Pasien dan Keluarga Mengaku Terharu
Kunjungan penuh kepedulian tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi pasien maupun keluarga pendamping.
Beberapa keluarga pasien bahkan mengaku baru pertama kali menerima kunjungan langsung dari pejabat daerah di ruang hemodialisis.
Mereka menilai perhatian sederhana seperti sapaan hangat dan dukungan moril mampu memberi kekuatan tambahan dalam menghadapi proses pengobatan yang panjang.
Tidak sedikit keluarga pasien yang berharap kegiatan sosial serupa terus berlanjut karena pasien gagal ginjal membutuhkan perhatian berkelanjutan, baik dari sisi kesehatan maupun dukungan psikologis.
Selain itu, masyarakat juga berharap pemerintah daerah semakin memperkuat layanan kesehatan di Kota Sungai Penuh agar pasien tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan terapi medis yang layak.
Hemodialisis dan Tantangan Pasien Gagal Ginjal
Hemodialisis atau cuci darah menjadi prosedur medis penting bagi pasien gagal ginjal kronis. Proses ini membantu menyaring limbah dan cairan berlebih dalam tubuh ketika fungsi ginjal tidak lagi bekerja secara optimal.
Namun, pasien hemodialisis harus menjalani terapi secara rutin, bahkan hingga beberapa kali dalam seminggu. Kondisi tersebut sering kali memengaruhi kesehatan fisik, mental, hingga ekonomi keluarga pasien.
Karena itu, dukungan dari lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam menjaga semangat hidup pasien.
Kunjungan Sri Kartini Alfin ke ruang hemodialisis RSUD MH Thalib menjadi salah satu bentuk perhatian sosial yang memberikan energi positif bagi pasien dan keluarga.
Momen penuh haru tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa empati dan kepedulian mampu menghadirkan kekuatan besar bagi mereka yang tengah berjuang melawan penyakit.(*)









