Banyak yang Tidak Tahu, Begini Cara Merebus Telur yang Benar agar Bebas Bakteri dan Nutrisi Tetap Terjaga

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara merebus telur yang benar

Cara merebus telur yang benar

KESEHATAN,JS- Telur rebus menjadi salah satu makanan favorit banyak orang karena praktis, murah, kaya protein, dan mudah diolah menjadi berbagai menu. Mulai dari sambal balado, semur, bacem, salad, hingga menu diet, telur rebus hampir selalu menjadi pilihan utama.

Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui cara merebus telur yang benar. Padahal, kesalahan kecil saat merebus telur bisa memengaruhi rasa, tekstur, kandungan nutrisi, bahkan meningkatkan risiko paparan bakteri dari kulit telur.

Karena itu, memahami teknik memasak telur yang aman sangat penting agar telur benar-benar layak dikonsumsi sekaligus tetap mempertahankan kandungan gizinya.

Mengapa Cara Merebus Telur yang Benar Sangat Penting?

Kulit telur berasal dari lingkungan peternakan yang memungkinkan terpapar debu, kotoran, dan bakteri selama proses distribusi.

Jika proses penanganan dan pemasakan tidak tepat, risiko kontaminasi tetap bisa terjadi. Selain itu, teknik memasak yang salah juga sering menyebabkan:

  • Telur retak saat direbus
  • Tekstur terlalu keras
  • Kuning telur berubah kehijauan
  • Nutrisi berkurang
  • Aroma kurang sedap

Oleh sebab itu, teknik perebusan yang tepat membantu menghasilkan telur yang matang sempurna sekaligus aman dikonsumsi.

1. Pilih Telur yang Masih Segar

Langkah pertama dimulai dari memilih telur berkualitas baik.

Telur segar menghasilkan tekstur lebih bagus dan rasa lebih optimal. Selain itu, kuning telur pada telur segar cenderung lebih padat sehingga tidak mudah pecah saat dimasak.

Cara Mengecek Kesegaran Telur:

Dengarkan Suara Saat Dikocok

Jika terdengar suara seperti air bergerak, kemungkinan kualitas telur sudah menurun.

Baca Juga :  10 Makanan Tinggi Elektrolit yang Jarang Disadari, Nomor 9 Kandungan Kaliumnya Kalahkan Pisang!

Rasakan Bobotnya

Telur segar biasanya terasa lebih berat dibanding telur lama.

Perhatikan Cangkang

Pilih telur dengan permukaan utuh tanpa retakan.

Semakin segar telur yang digunakan, semakin baik kualitas hasil rebusan.

2. Hindari Mencuci Telur Sebelum Direbus

Banyak orang menganggap mencuci telur sebelum memasak membuatnya lebih higienis. Faktanya, langkah ini justru bisa memperbesar risiko bakteri masuk ke dalam telur.

Cangkang telur memiliki lapisan pelindung alami yang membantu menghalangi mikroorganisme masuk melalui pori-pori.

Saat Anda mencuci telur terlalu keras atau menggunakan sabun, lapisan pelindung tersebut bisa rusak.

Akibatnya:

  • Telur lebih cepat rusak
  • Risiko kontaminasi meningkat
  • Masa simpan lebih pendek

Karena itu, masukkan telur langsung ke air rebusan tanpa perlu dicuci berlebihan.

3. Gunakan Air Dingin Saat Memulai Perebusan

Masukkan telur ke dalam panci lalu tambahkan air dingin hingga seluruh permukaan telur terendam.

Metode ini membantu:

  • Mengurangi risiko telur pecah
  • Membuat pemanasan lebih merata
  • Menghasilkan tekstur lebih baik

Setelah itu, nyalakan api sedang.

4. Tentukan Tingkat Kematangan yang Diinginkan

Setiap orang memiliki preferensi berbeda terhadap tekstur telur.

Berikut panduan waktunya:

6 menit: kuning telur setengah matang
8 menit: tekstur medium
10–12 menit: matang sempurna
13 menit ke atas: tekstur lebih keras

Gunakan timer agar hasil lebih konsisten.

5. Segera Rendam Dalam Air Dingin Setelah Matang

Banyak orang melewatkan tahap ini padahal sangat penting.

Air dingin membantu:

  • Menghentikan proses memasak
  • Mencegah overcooked
  • Mempermudah mengupas kulit telur
  • Menjaga warna kuning telur tetap cantik

Rendam sekitar 5–10 menit sebelum dikupas.

Manfaat Telur Rebus untuk Kesehatan Tubuh

Selain praktis, telur rebus menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Tinggi Protein Berkualitas

Satu butir telur rata-rata mengandung sekitar 6 gram protein.

Protein membantu:

  • Membangun otot
  • Menjaga massa tubuh
  • Membantu pemulihan jaringan
  • Membuat kenyang lebih lama

Karena itu, telur rebus sering masuk menu diet tinggi protein.

Membantu Menurunkan Berat Badan

Telur rebus rendah kalori namun tinggi nutrisi.

Kombinasi tersebut membantu mengurangi rasa lapar sehingga asupan kalori harian lebih terkendali.

Baca Juga :  Stabilkan Gula Darah, Konsumsi 6 Minuman Ini pada Pagi Hari

Mendukung Kesehatan Tulang

Vitamin D dan protein bekerja bersama menjaga:

  • Kepadatan tulang
  • Kesehatan gigi
  • Kekuatan otot

Mendukung Perkembangan Janin

Kandungan kolin dalam telur sangat penting untuk:

  • Pertumbuhan sel
  • Perkembangan otak bayi
  • Pembentukan sistem saraf

Karena itu, banyak ahli gizi memasukkan telur ke menu kehamilan.

Menjaga Fungsi Otak

Kolin juga berperan penting dalam meningkatkan fungsi saraf dan memori.

Asupan kolin yang cukup membantu menjaga performa kognitif tetap optimal.

Kesalahan Umum Saat Merebus Telur

Hindari beberapa kesalahan berikut:

  • Merebus langsung dengan api besar
  • Menggunakan telur dingin dari kulkas tanpa adaptasi suhu
  • Merebus terlalu lama
  • Tidak merendam telur setelah matang
  • Mengupas saat masih terlalu panas

Kesalahan kecil ini sering memengaruhi kualitas hasil akhir.

Baca Juga :  Waspada! Vitamin Palsu Masih Marak di E-Commerce

FAQ

Apakah telur rebus bisa membunuh bakteri?

Ya. Perebusan dengan tingkat kematangan sempurna membantu membunuh sebagian besar bakteri yang mungkin berada pada telur.

Lebih baik telur kulkas atau suhu ruang?

Telur suhu ruang biasanya menghasilkan rebusan lebih merata dan mengurangi risiko retak.

Berapa lama telur rebus tahan disimpan?

Telur rebus dengan kulit masih utuh biasanya bertahan sekitar 1 minggu di kulkas.

Apakah makan telur rebus setiap hari aman?

Umumnya aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan disesuaikan kebutuhan nutrisi harian.

Kenapa kuning telur berubah hijau?

Hal tersebut terjadi akibat perebusan terlalu lama sehingga sulfur bereaksi dengan zat besi.

Kesimpulan

Cara merebus telur yang benar ternyata bukan sekadar memasukkan telur ke air panas. Pemilihan telur segar, menghindari pencucian berlebihan, menentukan waktu perebusan, hingga proses pendinginan memegang peranan penting dalam menghasilkan telur yang aman dan lezat.

Dengan teknik yang tepat, Anda tidak hanya mendapatkan telur rebus yang matang sempurna, tetapi juga memperoleh manfaat nutrisi maksimal untuk kesehatan tubuh.

Jadi, sebelum merebus telur berikutnya, pastikan Anda menerapkan langkah-langkah di atas agar hasilnya lebih sehat, aman, dan nikmat.(*)

Berita Terkait

Sering Makan Bayam dan Tempe Sekaligus? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Anda Waspadai
Jangan Anggap Aman, Obat Herbal Kemasan Cair Ternyata Bisa Membahayakan Hati dan Ginjal
Asuransi Kesehatan Terbaik untuk PNS dan PPPK 2026, Premi Mulai Rp36 Ribu Bisa Hemat Biaya Rumah Sakit Jutaan Rupiah
10 Makanan Tinggi Elektrolit yang Jarang Disadari, Nomor 9 Kandungan Kaliumnya Kalahkan Pisang!
Kolesterol Tinggi Susah Turun? Ini 6 Olahraga Penurun Kolesterol Paling Efektif untuk Jaga Jantung Tetap Sehat
Sering Lelah Meski Tidur Cukup? Ini 10 Penyebab yang Jarang Disadari
6 Penyebab Hipertensi yang Sering Diabaikan, Nomor 2 dan 6 Paling Banyak Memicu Tekanan Darah Tinggi
Luka Susah Sembuh Bisa Jadi Gejala Diabetes Berbahaya, Waspadai Sebelum Terlambat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:02 WIB

Banyak yang Tidak Tahu, Begini Cara Merebus Telur yang Benar agar Bebas Bakteri dan Nutrisi Tetap Terjaga

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:02 WIB

Sering Makan Bayam dan Tempe Sekaligus? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Anda Waspadai

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:31 WIB

Jangan Anggap Aman, Obat Herbal Kemasan Cair Ternyata Bisa Membahayakan Hati dan Ginjal

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:01 WIB

Asuransi Kesehatan Terbaik untuk PNS dan PPPK 2026, Premi Mulai Rp36 Ribu Bisa Hemat Biaya Rumah Sakit Jutaan Rupiah

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:02 WIB

10 Makanan Tinggi Elektrolit yang Jarang Disadari, Nomor 9 Kandungan Kaliumnya Kalahkan Pisang!

Berita Terbaru