Motor Listrik vs Motor Bensin 2026: Selisih Biaya Bisa Hemat Rp5,5 Juta per Tahun, Mana Lebih Untung?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perbandingan motor bensin vs motor listrik

Perbandingan motor bensin vs motor listrik

OTOMOTIF,JS- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai mengubah pola pikir masyarakat Indonesia dalam memilih kendaraan harian. Banyak pengguna motor kini mencari kendaraan yang lebih hemat biaya operasional, terutama untuk kebutuhan perjalanan rutin ke kantor, sekolah, maupun aktivitas usaha sehari-hari.

Di tengah kondisi tersebut, motor listrik mulai menjadi pilihan menarik karena menawarkan biaya penggunaan yang jauh lebih rendah dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Selain lebih hemat, motor listrik juga memiliki biaya perawatan yang minim dan tidak membutuhkan penggantian oli mesin secara berkala.

Salah satu motor listrik yang ramai diperbincangkan saat ini ialah Polytron Fox 350. Motor listrik ini diklaim mampu memangkas pengeluaran tahunan hingga jutaan rupiah dibanding motor bensin 160cc yang menggunakan Pertamax.

Lalu, seberapa besar selisih pengeluaran antara motor listrik dan motor bensin dalam penggunaan harian?

Simulasi Penggunaan Harian Motor Bensin

Untuk melihat perbedaan biaya operasional secara realistis, simulasi dilakukan menggunakan kendaraan motor bensin 160cc dengan pola perjalanan pulang-pergi sejauh 60 kilometer per hari.

Asumsi yang digunakan dalam simulasi:

  • Jarak tempuh harian: 60 kilometer
  • Hari kerja per bulan: 22 hari
  • Konsumsi BBM: 40 kilometer per liter
  • Harga Pertamax: Rp16.250 per liter

Dengan jarak tempuh 60 kilometer per hari dan konsumsi BBM 40 km/liter, motor membutuhkan sekitar 1,5 liter Pertamax setiap hari.

Baca Juga :  BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Ini Daftar Mobil Diesel yang Bisa Pakai

Perhitungan biaya harian:

1,5 liter x Rp16.250 = Rp24.375 per hari

Jika dikalikan 22 hari kerja dalam sebulan, maka biaya BBM mencapai:

Rp24.375 x 22 hari = Rp536.250 per bulan

Sementara untuk penggunaan selama satu tahun:

Rp536.250 x 12 bulan = Rp6.435.000 per tahun

Angka tersebut hanya mencakup biaya pembelian BBM dan belum termasuk biaya servis rutin, penggantian oli, kampas rem, filter udara, pajak kendaraan, hingga biaya perawatan lainnya.

Biaya Operasional Motor Listrik Polytron Fox 350

Sebagai pembanding, Polytron merilis simulasi biaya penggunaan motor listrik Fox 350 dengan pola perjalanan yang sama, yaitu 60 kilometer per hari.

Berdasarkan simulasi tersebut, biaya pengisian daya listrik hanya mencapai sekitar Rp885.600 per tahun.

Selain itu, biaya tahunan lain yang perlu diperhitungkan meliputi:

  • Perpanjangan STNK: Rp50.000 per tahun
  • Biaya servis berkala: Rp0

Dengan demikian, total biaya operasional tahunan motor listrik Polytron Fox 350 menjadi:

Rp885.600 + Rp50.000 = Rp935.600 per tahun

Angka ini menunjukkan selisih yang sangat jauh dibanding pengeluaran motor bensin.

Selisih Pengeluaran Motor Listrik dan Motor Bensin

Jika dibandingkan secara langsung, perbedaan biaya tahunan kedua kendaraan terlihat sangat signifikan.

Motor Bensin 160cc

  • Biaya BBM tahunan: Rp6.435.000

Polytron Fox 350

  • Biaya listrik tahunan: Rp885.600
  • STNK tahunan: Rp50.000
  • Servis berkala: Rp0

Total Biaya Motor Listrik

Rp935.600 per tahun

Total Penghematan

Rp6.435.000 – Rp935.600 = Rp5.499.400

Artinya, pengguna motor listrik berpotensi menghemat sekitar Rp5,5 juta setiap tahun hanya dari sisi energi dan operasional dasar kendaraan.

Harga BBM Naik Jadi Faktor Utama Peralihan ke Motor Listrik

Kenaikan harga Pertamax dalam beberapa tahun terakhir membuat biaya transportasi harian semakin tinggi. Kondisi ini paling terasa bagi pekerja yang harus menempuh perjalanan jauh setiap hari.

Motor listrik akhirnya menjadi solusi yang mulai dilirik karena biaya pengisian daya jauh lebih murah dibanding membeli bensin setiap minggu.

Selain itu, pengguna motor listrik juga tidak lagi direpotkan dengan:

  • Penggantian oli mesin
  • Tune up rutin
  • Biaya busi
  • Filter udara
  • Perawatan mesin kompleks

Faktor inilah yang membuat total biaya kepemilikan motor listrik semakin kompetitif.

Baca Juga :  Ada Perbedaan Harga di Sejumlah Daerah, Cek Tarif Terbaru BBM Pertamax di Seluruh Indonesia Jumat 19 Juni 2026

Polytron Sebut Efisiensi Motor Listrik Bisa Tembus 85 Persen

Head of Group Product EV-2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menjelaskan bahwa motor listrik menawarkan efisiensi biaya yang sangat besar dalam penggunaan jangka panjang.

Menurutnya, simulasi perjalanan harian sejauh 60 kilometer selama satu tahun menghasilkan total jarak lebih dari 21 ribu kilometer.

Dalam kondisi tersebut, biaya pengisian listrik motor hanya berada di kisaran Rp885 ribu per tahun.

Dengan hitungan tersebut, biaya operasional motor listrik hanya sekitar 14,5 persen dibanding penggunaan motor bensin berbahan Pertamax.

Artinya, pengguna bisa menghemat lebih dari 85 persen untuk kebutuhan energi kendaraan.

Keuntungan Motor Listrik untuk Penggunaan Harian

Selain lebih hemat, motor listrik juga menawarkan berbagai keuntungan lain yang mulai menarik perhatian masyarakat perkotaan maupun daerah.

1. Biaya Servis Lebih Murah

Motor listrik memiliki komponen mesin yang lebih sederhana sehingga biaya perawatan rutin menjadi lebih rendah.

2. Suara Kendaraan Lebih Halus

Motor listrik menghasilkan suara yang jauh lebih senyap dibanding motor bensin.

3. Ramah Lingkungan

Motor listrik tidak menghasilkan emisi gas buang secara langsung sehingga membantu mengurangi polusi udara.

4. Cocok untuk Mobilitas Harian

Penggunaan harian jarak pendek hingga menengah sangat ideal menggunakan motor listrik karena biaya pengisian daya sangat ekonomis.

5. Teknologi Semakin Modern

Motor listrik terbaru kini sudah dilengkapi fitur digital, smart key, regenerative braking, hingga konektivitas aplikasi.

Apakah Motor Listrik Lebih Untung dalam Jangka Panjang?

Jika melihat simulasi biaya tahunan, motor listrik memang menawarkan penghematan yang sangat besar. Dalam lima tahun penggunaan, selisih pengeluaran bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Namun, konsumen tetap perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum membeli motor listrik, seperti:

  • Ketersediaan stasiun pengisian daya
  • Jarak tempuh baterai
  • Harga baterai pengganti
  • Infrastruktur charging di daerah masing-masing

Meski demikian, tren kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan terus meningkat seiring naiknya harga BBM dan dukungan pemerintah terhadap ekosistem kendaraan listrik.

FAQ

Apakah motor listrik benar-benar lebih hemat?

Ya. Berdasarkan simulasi penggunaan harian 60 km, motor listrik dapat menghemat sekitar Rp5,5 juta per tahun dibanding motor bensin berbahan Pertamax.

Berapa biaya isi daya motor listrik per bulan?

Dalam simulasi Polytron Fox 350, biaya listrik sekitar Rp885.600 per tahun atau sekitar Rp73 ribu per bulan.

Apakah motor listrik perlu servis rutin?

Motor listrik tetap membutuhkan pemeriksaan berkala, tetapi biayanya jauh lebih rendah karena tidak memerlukan oli mesin dan komponen pembakaran.

Apakah motor listrik cocok untuk perjalanan jauh?

Motor listrik lebih ideal untuk penggunaan harian dalam kota. Namun, beberapa model terbaru sudah memiliki jarak tempuh yang semakin panjang.

Kenapa motor listrik mulai populer di Indonesia?

Harga BBM yang terus naik dan biaya operasional yang lebih murah menjadi alasan utama masyarakat mulai melirik motor listrik.

Kesimpulan

Kenaikan harga BBM membuat biaya penggunaan motor bensin semakin tinggi setiap tahun. Dalam simulasi perjalanan 60 kilometer per hari selama 22 hari kerja per bulan, pengguna motor bensin harus mengeluarkan biaya sekitar Rp6,43 juta per tahun hanya untuk membeli Pertamax.

Sebaliknya, motor listrik seperti Polytron Fox 350 hanya membutuhkan biaya operasional sekitar Rp935 ribu per tahun, termasuk biaya listrik dan perpanjangan STNK.

Perbandingan tersebut menunjukkan potensi penghematan hingga Rp5,5 juta per tahun. Dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah, motor listrik kini semakin menarik sebagai kendaraan harian yang ekonomis, modern, dan ramah lingkungan.(*)

Berita Terkait

Suzuki UY125 ABS Resmi Hadir, Skutik Murah dengan Fitur Keselamatan Premium
Cara Membersihkan Filter Udara Aftermarket yang Benar, Performa Mobil Tetap Optimal
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Ini Daftar Mobil Diesel yang Bisa Pakai
Banyak yang Keliru, Pengendara Motor Listrik Harus Pakai SIM Apa? Ini Penjelasan Lengkap Polri
Hindari Kerusakan Transmisi Matic, Begini Posisi Tuas yang Dianjurkan Saat Mesin Dipanaskan
Fenomena Baru di Indonesia, Motor Listrik Bekas Melimpah dan Dijual Murah
Toyota Veloz Hybrid EV 2026 Hadir, Tak Perlu Ngecas Tapi Bisa Jalan Pakai Tenaga Listrik
Review Changan Lumin 2026: Mobil Listrik Rp183 Juta dengan Fast Charging yang Berhasil Raih Gelar Terbaik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:01 WIB

Motor Listrik vs Motor Bensin 2026: Selisih Biaya Bisa Hemat Rp5,5 Juta per Tahun, Mana Lebih Untung?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01 WIB

Suzuki UY125 ABS Resmi Hadir, Skutik Murah dengan Fitur Keselamatan Premium

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:02 WIB

Cara Membersihkan Filter Udara Aftermarket yang Benar, Performa Mobil Tetap Optimal

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:02 WIB

BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Ini Daftar Mobil Diesel yang Bisa Pakai

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:02 WIB

Banyak yang Keliru, Pengendara Motor Listrik Harus Pakai SIM Apa? Ini Penjelasan Lengkap Polri

Berita Terbaru