MERANGIN,JS- Kondisi jalan rusak di Jalur Tiga Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, kembali menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah titik jalan berlubang hingga besi cor muncul ke permukaan membuat pengendara merasa tidak nyaman dan khawatir mengalami kecelakaan.
Kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan serius dari pihak terkait. Situasi ini membuat warga semakin kecewa karena jalur tersebut merupakan akses utama dengan volume kendaraan yang cukup tinggi setiap hari.
Beberapa lokasi yang mengalami kerusakan cukup parah berada di depan dealer sepeda motor kawasan Pematang Kandis, Jalur Tiga Sungai Ulak, dan sejumlah titik lain di sepanjang jalur utama Kota Bangko.
Saat hujan turun, kondisi jalan semakin berbahaya. Lubang jalan tertutup genangan air sehingga pengendara sulit melihat permukaan jalan yang rusak. Selain itu, besi cor yang muncul ke atas juga berpotensi merusak kendaraan hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Besi Cor Timbul dan Lubang Jalan Membahayakan Pengendara
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Bekas cor semen pada badan jalan terlihat tergerus. Akibatnya, permukaan jalan menjadi berlubang dan tidak rata.
Di beberapa titik, besi cor tampak timbul keluar dari permukaan jalan. Kondisi tersebut sangat membahayakan pengendara sepeda motor, terutama pada malam hari atau saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Pengendara harus memperlambat laju kendaraan ketika melintas. Bahkan tidak sedikit pengendara yang memilih menghindar secara mendadak demi menghindari lubang besar di tengah jalan.
Situasi seperti ini berpotensi memicu kecelakaan, terutama ketika arus lalu lintas sedang ramai. Pengendara roda dua menjadi pihak yang paling rentan mengalami kecelakaan akibat jalan rusak tersebut.
Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak
Seorang warga bernama Bujang mengaku resah dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Ia menilai kerusakan jalan sudah terlalu lama dibiarkan tanpa penanganan maksimal.
“Sudah lama sekali jalan ini rusak. Lubangnya tertutup air saat hujan dan sangat mengganggu pengendara yang lewat,” ujarnya kepada media, Sabtu (20/4/2026).
Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan agar kondisi jalan kembali aman dilalui masyarakat.
Menurutnya, jalan rusak tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan setiap hari.
Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Ekonomi Warga
Kerusakan jalan di Jalur Tiga Bangko juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Jalur tersebut menjadi salah satu akses penting bagi kendaraan distribusi barang, kendaraan pribadi, hingga angkutan umum.
Ketika kondisi jalan rusak semakin parah, mobilitas masyarakat ikut terganggu. Pengendara harus mengurangi kecepatan sehingga perjalanan menjadi lebih lama dan tidak efisien.
Selain itu, kendaraan yang sering melintas di jalur rusak berisiko mengalami kerusakan pada ban, suspensi, hingga kaki-kaki kendaraan. Biaya perawatan kendaraan pun meningkat akibat kondisi jalan yang buruk.
Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan tambal sulam sementara, melainkan memperbaiki jalan secara menyeluruh agar kerusakan tidak terus berulang.
Pengendara Harus Ekstra Hati-Hati Saat Hujan
Genangan air yang menutupi lubang jalan menjadi ancaman serius bagi pengendara. Banyak pengendara tidak mengetahui kedalaman lubang karena tertutup air hujan.
Kondisi tersebut sangat berbahaya, terutama bagi pengendara motor yang melintas dengan kecepatan tinggi. Risiko tergelincir hingga kehilangan kendali kendaraan bisa terjadi kapan saja.
Masyarakat meminta pemasangan tanda peringatan sementara di titik jalan rusak agar pengendara lebih waspada ketika melintas, khususnya pada malam hari.
Selain itu, lampu penerangan jalan juga dinilai perlu ditambah untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Warga Soroti Lambatnya Penanganan Infrastruktur
Keluhan masyarakat terkait jalan rusak sebenarnya sudah sering muncul. Namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan permanen di sejumlah titik kerusakan.
Warga menilai lambatnya penanganan infrastruktur dapat memperbesar risiko kecelakaan dan memperburuk kondisi jalan di masa mendatang.
Jika terus dibiarkan, kerusakan jalan diperkirakan akan semakin melebar akibat tingginya intensitas kendaraan yang melintas setiap hari.
Masyarakat berharap pemerintah daerah menjadikan perbaikan jalan sebagai prioritas utama demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Jalan Rusak Jadi Sorotan Warga Bangko
Kerusakan jalan di Jalur Tiga Bangko kini menjadi perhatian masyarakat luas. Banyak warga berharap perbaikan segera dilakukan sebelum memakan korban kecelakaan.
Selain memperbaiki jalan yang rusak, masyarakat juga meminta adanya pengawasan rutin terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Merangin.
Dengan perbaikan yang cepat dan tepat, masyarakat yakin aktivitas lalu lintas akan kembali lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(*)









