Wali Kota Sungai Penuh Dukung Program Bangga Kencana, Fokus Tekan Pernikahan Dini

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wako Sungai Penuh, Alfin saat diskusi bersam Tim BKKBN Provinsi Jambi, Bahas Penguatan Program Bangga Kencana

Wako Sungai Penuh, Alfin saat diskusi bersam Tim BKKBN Provinsi Jambi, Bahas Penguatan Program Bangga Kencana

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas keluarga dan pembangunan sumber daya manusia. Langkah tersebut terlihat saat Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menerima kunjungan tim Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi dalam agenda Potret Program Bangga Kencana, Selasa (23/6/2026).

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Sungai Penuh dan dihadiri langsung Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sungai Penuh.

Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memetakan kondisi kependudukan, pembangunan keluarga, hingga kualitas generasi muda di Kota Sungai Penuh. Selain itu, program ini juga bertujuan menghasilkan data akurat untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Program Bangga Kencana Jadi Strategi Nasional Pembangunan Keluarga

Program Bangga Kencana merupakan salah satu program prioritas nasional yang dijalankan BKKBN untuk memperkuat pembangunan keluarga Indonesia. Melalui program ini, pemerintah berupaya menciptakan keluarga berkualitas, sehat, produktif, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam pemaparannya, tim BKKBN Provinsi Jambi menjelaskan sejumlah indikator utama yang menjadi fokus penilaian. Beberapa indikator tersebut meliputi angka kelahiran remaja usia 15 hingga 19 tahun, median usia kawin pertama, Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga), hingga persentase keluarga sasaran program Bangga Kencana.

BKKBN juga menilai bahwa kualitas keluarga memiliki hubungan erat dengan pembangunan manusia dan daya saing daerah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi lintas sektor agar program berjalan maksimal.

Baca Juga :  Resmikan Jembatan Baru, Wali Kota Sungai Penuh Buka Akses Ekonomi dan Pendidikan Warga Desa Mekar Jaya

Pernikahan Dini Masih Jadi Tantangan Serius

Salah satu perhatian utama dalam Program Bangga Kencana adalah tingginya angka pernikahan usia dini. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pendidikan, kesehatan ibu dan anak, hingga kesejahteraan ekonomi keluarga.

Pemerintah Kota Sungai Penuh melihat persoalan ini sebagai tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Selain pemerintah, peran keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, dan lingkungan sosial juga sangat menentukan keberhasilan program pencegahan pernikahan dini.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik. Menurutnya, kualitas manusia dan ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam menciptakan kemajuan daerah jangka panjang.

“Program ini menjadi langkah strategis untuk melihat perkembangan indikator kependudukan, pembangunan manusia, dan kualitas keluarga dari tahun ke tahun. Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen mendukung pelaksanaannya agar berjalan optimal,” ujar Alfin.

Pemkot Sungai Penuh Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

Selain menekan angka pernikahan dini, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan keluarga.

Pemkot menilai keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, meningkatkan kualitas pendidikan anak, serta menjaga stabilitas sosial masyarakat. Karena itu, seluruh OPD diminta lebih serius menjalankan program-program yang berkaitan dengan pembangunan keluarga dan perlindungan anak.

Alfin juga meminta seluruh instansi terkait memperkuat koordinasi agar setiap tahapan pendataan berjalan lancar dan tepat waktu.

Menurutnya, komunikasi yang baik antarinstansi akan mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga di Kota Sungai Penuh.

“Kolaborasi antarinstansi sangat penting. Setiap perkembangan dan kendala pendataan harus dikomunikasikan dengan baik agar target indeks yang ditetapkan dapat tercapai dan program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Data Kependudukan Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah

Dalam era digital dan pembangunan modern, data kependudukan menjadi aset penting bagi pemerintah daerah. Data yang akurat membantu pemerintah menentukan kebijakan di sektor pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pembangunan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Program Bangga Kencana tidak hanya berfokus pada keluarga berencana, tetapi juga menyusun potret lengkap kondisi sosial masyarakat.

Melalui data tersebut, pemerintah dapat mengetahui tingkat kesejahteraan keluarga, pola pernikahan masyarakat, kondisi kesehatan reproduksi remaja, hingga perkembangan kualitas hidup keluarga di daerah.

Langkah ini juga dinilai mampu mendukung program nasional percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas generasi muda Indonesia.

Baca Juga :  Reshuffle Besar-besaran di Pemkot Sungai Penuh Malam Ini, Puluhan Pejabat Eselon III dan IV Dilantik

BKKBN Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga

BKKBN Provinsi Jambi menilai ketahanan keluarga menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi modern. Perubahan gaya hidup, perkembangan teknologi, serta pengaruh media sosial membuat keluarga harus memiliki kemampuan adaptasi yang kuat.

Karena itu, Program Bangga Kencana hadir sebagai upaya memperkuat fungsi keluarga melalui edukasi, pendampingan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, program ini juga mendorong masyarakat agar lebih memahami pentingnya perencanaan keluarga, pendidikan anak, kesehatan reproduksi, dan kesejahteraan rumah tangga.

Pemerintah berharap keluarga Indonesia mampu menjadi lingkungan pertama yang sehat dan produktif bagi tumbuh kembang anak.

Sungai Penuh Targetkan Indeks Keluarga Berkualitas Meningkat

Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis target peningkatan Indeks Pembangunan Keluarga dapat tercapai dalam beberapa tahun ke depan. Dukungan lintas sektor, partisipasi masyarakat, serta pendampingan dari BKKBN menjadi modal utama dalam mencapai target tersebut.

Selain itu, Pemkot juga terus mendorong program edukasi remaja, kesehatan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan ekonomi rumah tangga.

Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Dengan meningkatnya kualitas keluarga, pemerintah juga berharap angka kemiskinan dan berbagai persoalan sosial dapat ditekan secara bertahap.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Program

Keberhasilan Program Bangga Kencana sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah, BKKBN, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, hingga masyarakat harus bergerak bersama untuk mencapai target pembangunan keluarga berkualitas.

Karena itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memperkuat kolaborasi dan pengawasan program agar implementasi di lapangan berjalan efektif.

Program ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas manusia, kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi keluarga.

Melalui kerja sama yang solid, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kualitas hidup masyarakat terus meningkat dan mampu menciptakan generasi unggul untuk masa depan daerah.(*)

Berita Terkait

Karhutla Sungai Gelam Meluas hingga 50 Hektare, Kapolres Muaro Jambi Turun Tangan dan Pasang Police Line
HUT RI ke-81 di Sungai Penuh Makin Meriah, ASN Adu Kekompakan di Lomba Olahraga Tradisional
Batik Sungai Penuh Kebanjiran Pesanan Jelang HUT ke-81 RI, Sri Kartini Alfin: UMKM Harus Bisa Manfaatkan Moment dan Pasar
Perumda Tirta Merangin Kurangi Distribusi Air 10–15%, Warga Bangko Diminta Siapkan Cadangan Air
Pilgub Jambi 2029 Mulai Memanas, Syarif Fasha Nyatakan Siap Maju
Kebakaran Lahan Gambut Muaro Jambi Makin Meluas, 15 Hektare Terbakar: 3 Pesawat Water Bombing Dikerahkan
Ranperda Sungai Penuh Masuk Tahap Penting, Sekda Alpian Minta Regulasi Segera Disempurnakan
Harga BBM Pertamina 8 Agustus 2026 di Jambi: Pertamax Rp16.300, Ini Daftar Lengkap Terbaru
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Sungai Gelam Meluas hingga 50 Hektare, Kapolres Muaro Jambi Turun Tangan dan Pasang Police Line

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:01 WIB

HUT RI ke-81 di Sungai Penuh Makin Meriah, ASN Adu Kekompakan di Lomba Olahraga Tradisional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Batik Sungai Penuh Kebanjiran Pesanan Jelang HUT ke-81 RI, Sri Kartini Alfin: UMKM Harus Bisa Manfaatkan Moment dan Pasar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Perumda Tirta Merangin Kurangi Distribusi Air 10–15%, Warga Bangko Diminta Siapkan Cadangan Air

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Pilgub Jambi 2029 Mulai Memanas, Syarif Fasha Nyatakan Siap Maju

Berita Terbaru