Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Modus penipuan digital terus berkembang dan semakin menyasar masyarakat dengan berbagai cara. Kali ini, pelaku mencatut nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan untuk memperoleh keuntungan pribadi melalui komunikasi via WhatsApp, telepon, maupun media sosial palsu.

Melalui imbauan resmi, BKPSDM Kota Sungai Penuh mengajak masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pimpinan instansi. Langkah ini menjadi penting karena pelaku memanfaatkan nama pejabat pemerintah untuk membangun kepercayaan korban sebelum menjalankan aksinya.

Selain itu, masyarakat perlu memahami bahwa seluruh layanan kepegawaian berlangsung sesuai prosedur resmi. Karena itu, siapa pun tidak boleh percaya terhadap pihak yang menjanjikan kemudahan dengan meminta sejumlah uang ataupun data pribadi.

Modus Penipuan Mengatasnamakan Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh

BKPSDM Kota Sungai Penuh mengungkapkan bahwa pelaku biasanya menggunakan beberapa modus yang hampir selalu sama.

Beberapa modus yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Meminta transfer uang dengan berbagai alasan.
  • Menawarkan kelulusan seleksi ASN, CPNS, maupun PPPK.
  • Menjanjikan mutasi, promosi jabatan, atau kenaikan pangkat.
  • Meminta data pribadi, PIN, password, hingga kode OTP.
  • Menghubungi korban menggunakan nomor WhatsApp atau media sosial palsu.

Pelaku sengaja memanfaatkan identitas Kepala BKPSDM Sungai Penuh, Affan dengan foto profil WhatsApp agar korban merasa yakin. Oleh sebab itu, masyarakat harus selalu melakukan verifikasi sebelum menanggapi setiap pesan yang mengatasnamakan pejabat BKPSDM.

BKPSDM Tegaskan Tidak Pernah Meminta Uang

BKPSDM Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa pimpinan maupun seluruh pegawai tidak pernah meminta uang, hadiah, komisi, ataupun imbalan dalam bentuk apa pun kepada masyarakat.

Baca Juga :  Resmikan Jembatan Baru, Wali Kota Sungai Penuh Buka Akses Ekonomi dan Pendidikan Warga Desa Mekar Jaya

Di samping itu, BKPSDM juga tidak pernah:

  • Menawarkan kelulusan seleksi ASN.
  • Menjamin seseorang memperoleh jabatan tertentu.
  • Meminta kode OTP.
  • Meminta password akun.
  • Meminta transfer dana untuk mengurus administrasi kepegawaian.

Karena itu, masyarakat harus langsung menolak apabila menerima permintaan semacam tersebut.

Jangan Percaya Janji Kelulusan CPNS dan PPPK

Setiap tahun, penipuan terkait seleksi ASN selalu meningkat ketika pemerintah membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK.

Pelaku biasanya mengaku memiliki koneksi dengan pejabat pemerintah. Selanjutnya mereka menawarkan bantuan agar peserta dinyatakan lulus dengan syarat korban menyerahkan sejumlah uang.

Padahal, seluruh proses seleksi ASN menggunakan sistem yang transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Tidak ada satu pun pejabat yang dapat menjamin kelulusan seseorang.

Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa setiap tawaran kelulusan merupakan indikasi kuat praktik penipuan.

Waspadai Permintaan Kode OTP dan Data Pribadi

Selain meminta uang, pelaku kini semakin sering meminta kode OTP maupun data pribadi.

Kode OTP merupakan lapisan keamanan akun digital. Jika korban memberikan kode tersebut, pelaku dapat mengambil alih akun WhatsApp, mobile banking, email, hingga media sosial.

Karena alasan tersebut, masyarakat tidak boleh memberikan:

  • Nomor PIN
  • Password
  • Kode OTP
  • Nomor rekening
  • Data identitas pribadi

Langkah sederhana ini mampu mencegah kerugian finansial maupun pencurian identitas.

Cara Memastikan Informasi Resmi BKPSDM

BKPSDM Kota Sungai Penuh mengimbau masyarakat agar selalu memperoleh informasi melalui kanal resmi.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Sungai Penuh Turun Langsung ke Desa Pondok Agung, Persiapan Lomba PKK Provinsi Jambi 2026

Apabila menerima pesan yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM ataupun pegawai BKPSDM, masyarakat sebaiknya:

  • Melakukan konfirmasi melalui kanal resmi BKPSDM.
  • Mengabaikan pesan yang meminta uang.
  • Tidak mengklik tautan mencurigakan.
  • Tidak mengirimkan dokumen pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.
  • Menyimpan bukti percakapan apabila menemukan dugaan penipuan.

Dengan demikian, masyarakat dapat menghindari risiko menjadi korban.

Segera Laporkan Jika Menemukan Modus Penipuan

BKPSDM Kota Sungai Penuh juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan pihak yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM.

Laporan dari masyarakat akan membantu pemerintah maupun aparat penegak hukum mengidentifikasi pola kejahatan digital yang terus berkembang.

Semakin cepat masyarakat melapor, semakin besar peluang untuk mencegah munculnya korban berikutnya.

Masyarakat Harus Lebih Waspada di Era Digital

Perkembangan teknologi memang mempermudah komunikasi. Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang bagi pelaku kejahatan siber untuk menjalankan aksinya.

Karena itu, literasi digital menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai modus penipuan.

Masyarakat perlu membiasakan diri melakukan verifikasi informasi, mengenali nomor yang mencurigakan, serta menghindari keputusan yang terburu-buru ketika menerima pesan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.

BKPSDM Ajak Masyarakat Jaga Integritas Pelayanan Publik

Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh,  Affan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas pelayanan publik.

Kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah harus terus dijaga dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penyalahgunaan nama instansi maupun pejabat pemerintah.

BKPSDM menegaskan bahwa seluruh pelayanan kepegawaian berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik percaloan maupun pungutan liar.

Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan hanya mempercayai informasi yang berasal dari kanal resmi BKPSDM Kota Sungai Penuh dan segera melapor apabila menemukan indikasi penipuan.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh diharapkan dapat dicegah sehingga pelayanan publik tetap berlangsung dengan aman, bersih, dan berintegritas.(*)

Berita Terkait

Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Pemkot Perkuat Layanan Kesehatan dan Kemitraan BPJS
Kabut Asap Jambi Memburuk, Sekolah di 5 Wilayah Beralih ke Pembelajaran Daring
Kabut Asap Masih Mengancam Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin Himbau Orang Tua dan Anak Jaga Kesehatan
BMKG Ungkap Cuaca Jambi hingga 31 Agustus 2026, Hujan Sedang Masih Mengintai di Tengah Kemarau dan Risiko Karhutla
3 Kades Merangin Akan Dikirim ke Tiongkok, 205 Desa Dapat Program Kursus Kerja Jepang dan Bumdesma Siap Terima Rp2,5 Miliar
Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Pemkot Perkuat Layanan Kesehatan dan Kemitraan BPJS

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Kabut Asap Jambi Memburuk, Sekolah di 5 Wilayah Beralih ke Pembelajaran Daring

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Kabut Asap Masih Mengancam Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin Himbau Orang Tua dan Anak Jaga Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WIB

3 Kades Merangin Akan Dikirim ke Tiongkok, 205 Desa Dapat Program Kursus Kerja Jepang dan Bumdesma Siap Terima Rp2,5 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Berita Terbaru