BUNGO,JS- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang digelar Kodim 0416/Bungo Tebo resmi memasuki tahap pelaksanaan. Pemerintah Kabupaten Bungo bersama jajaran TNI memulai pembangunan dengan peletakan batu pertama Tugu TMMD di titik nol pembukaan badan jalan di Dusun Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya seluruh pekerjaan fisik yang masuk dalam program TMMD tahun ini. Pemerintah daerah dan TNI berharap pembangunan infrastruktur tersebut mampu mempercepat pemerataan pembangunan desa sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H. bersama Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan warga sekitar turut menyaksikan kegiatan tersebut.
Tugu TMMD Menjadi Simbol Kolaborasi Membangun Desa
Pembangunan Tugu TMMD bukan sekadar agenda seremonial. Monumen tersebut akan menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Bupati Bungo H. Dedy Putra menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi fondasi utama keberhasilan Program TMMD.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran, tetapi juga memerlukan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Tugu TMMD menjadi simbol kebersamaan. Kami ingin semangat gotong royong terus hidup dalam setiap proses pembangunan desa sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Dedy Putra.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kodim 0416/Bungo Tebo yang secara konsisten mendukung percepatan pembangunan melalui Program TMMD.
Pemerintah Kabupaten Bungo berharap seluruh target pembangunan dapat selesai sesuai jadwal sehingga masyarakat segera menikmati manfaatnya.
Jalan Baru Jadi Prioritas Utama TMMD ke-129
Selain pembangunan Tugu TMMD, sasaran utama program tahun ini berfokus pada pembukaan badan jalan baru di Dusun Tanjung Agung.
Akses jalan tersebut akan menghubungkan kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau kendaraan. Selama bertahun-tahun masyarakat harus melewati jalur yang kurang memadai untuk mengangkut hasil pertanian maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dengan hadirnya jalan baru, mobilitas warga diperkirakan meningkat secara signifikan.
Transportasi hasil perkebunan dan pertanian akan menjadi lebih cepat sehingga biaya distribusi dapat ditekan.
Kondisi tersebut pada akhirnya berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.
Pemerintah daerah menilai pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi kebutuhan mendasar untuk membuka potensi wilayah yang selama ini belum berkembang secara optimal.
Dandim Optimistis Seluruh Target TMMD Tercapai
Komandan Kodim 0416/Bungo Tebo Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto menjelaskan bahwa pembangunan Tugu TMMD menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian pekerjaan fisik maupun nonfisik dalam Program TMMD ke-129.
Ia menegaskan seluruh personel Satgas TMMD akan bekerja bersama masyarakat dengan mengedepankan budaya gotong royong.
“Tugu TMMD menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami optimistis seluruh sasaran fisik dan nonfisik dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik yang selesai tepat waktu, tetapi juga dari meningkatnya kebersamaan antara aparat TNI dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan desa pada masa mendatang.
Infrastruktur Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Program TMMD selama ini terbukti mampu mendorong percepatan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah yang memiliki keterbatasan akses infrastruktur.
Di Kabupaten Bungo, pembukaan jalan baru diproyeksikan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Petani akan lebih mudah membawa hasil panen menuju pasar.
Pelaku usaha kecil memperoleh akses distribusi yang lebih efisien.
Anak-anak sekolah juga memiliki jalur transportasi yang lebih aman dan nyaman.
Selain itu, akses layanan kesehatan akan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman.
Perbaikan konektivitas seperti ini sering kali menjadi faktor utama yang mampu meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja baru, serta mempercepat pemerataan pembangunan.
Gotong Royong Menjadi Roh Program TMMD
Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik.
Kegiatan ini juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.
Satgas TMMD bersama masyarakat akan bekerja secara bergantian selama pelaksanaan program berlangsung.
Keterlibatan warga menjadi salah satu faktor penting yang membuat pembangunan berjalan lebih cepat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Melalui pola tersebut, fasilitas yang telah dibangun diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten Bungo Dukung Percepatan Pembangunan Desa
Pemerintah Kabupaten Bungo terus memperkuat sinergi dengan TNI dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Kolaborasi tersebut menjadi strategi penting untuk menjangkau daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.
Program TMMD juga mendukung berbagai agenda pembangunan nasional, terutama dalam mempersempit kesenjangan antarwilayah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Dengan dukungan pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, dan masyarakat, pelaksanaan TMMD ke-129 diharapkan berjalan lancar hingga seluruh sasaran selesai sesuai rencana.
Harapan Besar bagi Masyarakat Dusun Tanjung Agung
Setelah prosesi peletakan batu pertama selesai, Bupati Bungo bersama Dandim 0416/Bungo Tebo dan rombongan langsung meninjau lokasi pembukaan badan jalan yang menjadi sasaran utama program.
Peninjauan tersebut memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan teknis.
Masyarakat Dusun Tanjung Agung menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut.
Warga berharap jalan baru dapat mempercepat aktivitas sehari-hari sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas.
Apabila seluruh target pembangunan berhasil diselesaikan tepat waktu, Program TMMD ke-129 diyakini akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Muko Muko Bathin VII.
Keberhasilan program ini sekaligus mempertegas bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat tetap menjadi fondasi kuat dalam membangun desa yang lebih maju, produktif, dan berdaya saing.(*)









