JAMBI,JS- Gubernur Jambi Al Haris kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan lima Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor strategis.
Pelantikan berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (16/7/2026). Seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka atau open bidding, sehingga proses pengisian jabatan berlangsung secara kompetitif, transparan, dan berdasarkan kompetensi.
Pemerintah Provinsi Jambi berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan inovasi, mempercepat pelayanan publik, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional.
Al Haris: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Posisi
Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan bahwa setiap jabatan membawa tanggung jawab besar. Karena itu, seluruh pejabat yang baru menerima amanah wajib menjaga integritas, profesionalisme, serta loyalitas kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat saat ini mengharapkan birokrasi yang cepat, responsif, dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan secara nyata. Oleh sebab itu, seorang pimpinan tidak cukup hanya menguasai aspek administratif, tetapi juga harus mampu menggerakkan seluruh sumber daya yang dimiliki organisasi.
“Jabatan bukan sekadar kedudukan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Al Haris.
Selain itu, ia meminta seluruh pejabat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing sehingga program pembangunan tidak mengalami hambatan.
Kepemimpinan Menjadi Kunci Kemajuan Organisasi
Al Haris menilai tantangan birokrasi saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Oleh sebab itu, setiap kepala OPD harus memiliki kemampuan memimpin, mengambil keputusan, serta membangun budaya kerja yang sehat.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan seluruh pegawai.
Menurutnya, organisasi akan berkembang apabila seluruh anggota tim memiliki tujuan yang sama dan bekerja dalam suasana yang harmonis.
“Keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh soliditas tim. Bangun komunikasi yang baik, satukan visi, dan hilangkan sekat antara pimpinan dengan pegawai agar semangat kerja terus meningkat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Al Haris meminta seluruh pejabat mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan, etika, serta pelayanan kepada masyarakat.
Transparansi dan Integritas Harus Menjadi Prioritas
Tidak hanya menekankan aspek kepemimpinan, Gubernur Jambi juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam setiap pengambilan keputusan.
Ia meminta seluruh penggunaan anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi pemerintah daerah untuk menjalankan pembangunan secara berkelanjutan.
Karena itu, setiap pejabat wajib menghindari penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun praktik yang berpotensi merugikan negara.
“Jaga kepercayaan masyarakat. Hindari penyalahgunaan wewenang dan jalankan tugas secara profesional demi kemajuan Provinsi Jambi,” pesannya.
Lima Pejabat Baru Siap Mengemban Tugas Strategis
Pelantikan kali ini menghasilkan lima pejabat baru yang akan memimpin OPD dan unit strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.
Berikut daftar lengkapnya:
- Umar MY sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
- Nasrul sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Jambi.
- Atma Jaya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi.
- Bustanul Arifin sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi.
- drg. Iwan Hendrawan sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi.
Kelima pejabat tersebut akan menghadapi tantangan berbeda sesuai bidang masing-masing. Namun demikian, seluruhnya memiliki tanggung jawab yang sama, yakni meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dinas Pendidikan Menjadi Sorotan
Penunjukan Umar MY sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mendapat perhatian karena sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Jambi saat ini terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, penguatan kompetensi guru, digitalisasi sekolah, hingga pemerataan akses pendidikan di seluruh kabupaten dan kota.
RSUD Raden Mattaher Diharapkan Semakin Berkembang
Sementara itu, penunjukan drg. Iwan Hendrawan sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi juga menjadi perhatian publik.
Sebagai rumah sakit rujukan terbesar di Provinsi Jambi, RSUD Raden Mattaher memiliki peran penting dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru, rumah sakit tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan medis, mempercepat transformasi digital kesehatan, memperkuat tata kelola rumah sakit, serta menghadirkan pelayanan yang semakin cepat dan profesional.
Open Bidding Dinilai Meningkatkan Profesionalisme ASN
Pelantikan lima pejabat ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam menerapkan sistem merit melalui mekanisme seleksi terbuka.
Melalui open bidding, pemerintah memberikan kesempatan kepada aparatur sipil negara yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak terbaik untuk mengisi jabatan strategis.
Sistem tersebut sekaligus memperkuat transparansi dalam pengisian jabatan sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap birokrasi.
Selain itu, mekanisme seleksi terbuka mendorong terciptanya persaingan sehat di kalangan ASN sehingga kualitas kepemimpinan pemerintahan terus meningkat.
Harapan Besar bagi Pelayanan Publik
Pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi juga membawa harapan besar bagi masyarakat Jambi.
Di tengah tantangan pembangunan yang semakin dinamis, masyarakat tentu menaruh harapan agar setiap pejabat mampu menghadirkan inovasi, bekerja secara profesional, serta menghasilkan kebijakan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pemprov Jambi Fokus Mewujudkan Birokrasi Modern
Pemerintah Provinsi Jambi terus melakukan pembenahan birokrasi melalui penguatan tata kelola pemerintahan, digitalisasi pelayanan, peningkatan kualitas ASN, hingga penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Melalui kepemimpinan baru di sejumlah OPD strategis, Pemprov Jambi berharap berbagai target pembangunan dapat tercapai lebih cepat, sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional.(*)









