JAMBI,JS- Kabar positif datang bagi pekebun kelapa sawit di Provinsi Jambi. Harga tandan buah segar (TBS) kembali bergerak naik pada periode 28 Agustus hingga 3 September 2026.
Kenaikan kali ini menyentuh seluruh kelompok umur tanaman. Pada kelompok dengan harga tertinggi, TBS sawit mencapai Rp3.913,49 per kilogram.
Kelompok tanaman berumur 10–20 tahun menjadi penyumbang harga tertinggi dalam daftar penetapan periode tersebut. Angka itu sekaligus menunjukkan penguatan harga dibandingkan periode sebelumnya.
Sebelumnya, harga TBS untuk kelompok umur 10–20 tahun berada di angka Rp3.866,47 per kilogram. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar Rp47,02 per kilogram.
Pergerakan harga tersebut menjadi perhatian para pekebun karena harga TBS secara langsung berkaitan dengan penerimaan yang mereka dapatkan dari hasil panen.
Harga TBS Sawit Jambi Naik pada Semua Kelompok Umur
Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Jambi menetapkan harga berdasarkan sejumlah komponen pembentuk harga.
Selain mempertimbangkan perkembangan harga TBS, tim menggunakan pergerakan Crude Palm Oil (CPO) dan palm kernel sebagai bagian penting dalam formula penetapan.
Karena itu, perubahan harga komoditas sawit di tingkat industri dapat memberikan pengaruh terhadap harga TBS yang diterima pekebun.
Pada periode terbaru ini, seluruh kelompok umur tanaman mencatat kenaikan. Besaran kenaikannya berada di kisaran Rp40,18 hingga Rp47,02 per kilogram.
Kondisi tersebut memberikan sentimen positif bagi sektor perkebunan sawit Jambi, terutama bagi petani yang mengandalkan komoditas kelapa sawit sebagai sumber pendapatan.
Daftar Harga Sawit Jambi Terbaru 28 Agustus–3 September 2026
Berikut daftar harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi berdasarkan kelompok umur tanaman:
Umur Tanaman- Harga TBS per Kg
- 3 tahun- Rp3.243,30
- 4 tahun- Rp3.427,77
- 5 tahun- Rp3.508,38
- 6 tahun- Rp3.604,02
- 7 tahun- Rp3.687,40
- 8 tahun- Rp3.743,97
- 9 tahun- Rp3.829,61
- 10–20 tahun- Rp3.913,49
- 21 tahun- Rp3.851,94
- 22 tahun- Rp3.761,47
- 23 tahun- Rp3.724,15
- 24 tahun- Rp3.686,31
- 25 tahun- Rp3.643,61
Data tersebut memperlihatkan bahwa harga TBS tidak sama untuk setiap kelompok umur tanaman.
Pekebun perlu memperhatikan kelompok umur tanaman ketika menghitung potensi penerimaan dari hasil panen. Semakin tepat pencatatan produksi dan harga, semakin mudah pula pekebun memperkirakan omzet kebun.
Umur 10–20 Tahun Catat Harga TBS Tertinggi
Dari seluruh kelompok umur, tanaman sawit berusia 10–20 tahun mencatat harga paling tinggi.
Tim menetapkan harga kelompok tersebut sebesar Rp3.913,49 per kilogram.
Jika pekebun menghasilkan 1 ton TBS, misalnya, maka nilai kotor berdasarkan harga tersebut mencapai sekitar Rp3,91 juta sebelum memperhitungkan biaya produksi, transportasi, potongan, dan komponen lainnya.
Namun, perhitungan pendapatan nyata setiap pekebun tentu berbeda. Produktivitas kebun, jumlah tandan, kualitas buah, biaya panen, biaya angkut, hingga mekanisme penjualan dapat memengaruhi penerimaan akhir.
Karena itu, pekebun sebaiknya tidak hanya melihat harga TBS per kilogram, tetapi juga menghitung keseluruhan biaya operasional kebun.
Harga Sawit Umur 9 Tahun Capai Rp3.829,61 per Kg
Kelompok umur 9 tahun juga mencatat harga yang cukup tinggi.
Pada periode 28 Agustus–3 September 2026, harga TBS untuk tanaman berumur 9 tahun mencapai Rp3.829,61 per kilogram.
Angka tersebut berada tidak jauh dari harga kelompok umur 10–20 tahun.
Sementara itu, tanaman berumur 8 tahun memperoleh harga Rp3.743,97 per kilogram. Kemudian, tanaman berumur 7 tahun berada pada level Rp3.687,40 per kilogram.
Perbedaan harga tersebut mengikuti kelompok umur tanaman yang digunakan dalam formula penetapan harga TBS.
Harga TBS Sawit Umur 3 Tahun Jadi yang Terendah
Pada sisi lain, kelompok tanaman berumur 3 tahun mencatat harga paling rendah dalam daftar periode ini.
Harga TBS untuk tanaman umur 3 tahun berada di angka Rp3.243,30 per kilogram.
Meski menjadi yang terendah, angka tersebut tetap mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.
Selanjutnya, tanaman umur 4 tahun memperoleh harga Rp3.427,77 per kilogram, sedangkan umur 5 tahun mencapai Rp3.508,38 per kilogram.
Untuk tanaman berumur 6 tahun, harga TBS mencapai Rp3.604,02 per kilogram.
Harga TBS Tanaman Tua Tetap Menguat
Kenaikan juga terjadi pada kelompok tanaman yang berusia lebih tua.
Untuk tanaman berumur 21 tahun, harga TBS mencapai Rp3.851,94 per kilogram.
Kemudian, harga tanaman umur 22 tahun berada pada level Rp3.761,47 per kilogram.
Tanaman umur 23 tahun memperoleh harga Rp3.724,15 per kilogram, sementara umur 24 tahun mencapai Rp3.686,31 per kilogram.
Adapun kelompok tanaman berumur 25 tahun memperoleh harga Rp3.643,61 per kilogram.
Dengan demikian, penguatan harga tidak hanya terjadi pada tanaman produktif dalam kelompok umur 10–20 tahun, tetapi juga pada tanaman yang memasuki usia lebih tua.
Harga CPO Jambi Ikut Menjadi Faktor Penting
Pergerakan harga CPO menjadi salah satu komponen penting dalam pembentukan harga TBS.
Untuk periode 28 Agustus–3 September 2026, harga rata-rata CPO dalam penetapan tersebut mencapai Rp15.555,23 per kilogram.
CPO atau Crude Palm Oil merupakan minyak sawit mentah yang menjadi salah satu komoditas utama dalam industri kelapa sawit.
Pergerakan harga CPO di pasar dapat memengaruhi rantai perdagangan sawit mulai dari industri hingga tingkat pekebun.
Karena itu, pekebun tidak hanya perlu memperhatikan harga TBS, tetapi juga mengikuti perkembangan pasar CPO dan komoditas turunannya.
Secara global, pencarian seperti palm oil price, crude palm oil price, dan palm oil market juga menjadi indikator penting bagi pelaku industri dalam mengikuti dinamika pasar minyak nabati.
Harga Kernel Sawit Jambi Capai Rp12.836,49 per Kg
Selain CPO, harga minyak inti sawit atau kernel turut masuk dalam komponen penetapan.
Pada periode terbaru, harga rata-rata kernel tercatat Rp12.836,49 per kilogram.
Kernel memiliki peran tersendiri dalam industri kelapa sawit karena pengolahannya menghasilkan minyak inti sawit dan produk turunannya.
Dengan demikian, perubahan harga kernel juga dapat memengaruhi formula harga TBS yang berlaku di tingkat pekebun.
Indeks K dalam Penetapan Harga TBS
Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Jambi juga mencantumkan sejumlah komponen lain dalam perhitungan.
Pada periode ini, nilai cangkang tercatat Rp21,52 per kilogram, sedangkan Indeks K berada pada level 93,54 persen.
Komponen tersebut menjadi bagian dari formula yang menghasilkan harga TBS untuk setiap kelompok umur tanaman.
Karena itu, harga yang diterima pekebun tidak sekadar mengikuti perubahan harga CPO secara langsung. Tim menggunakan mekanisme penetapan yang mempertimbangkan sejumlah komponen sebelum menghasilkan angka akhir TBS.(*)










