KERINCI,JS- Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pada Selasa (8/9/2026). Kondisi tersebut dirasakan langsung masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beraktivitas di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Kerinci di Bukit Tengah.
Kabut asap yang terlihat cukup tebal membuat jarak pandang pengguna kendaraan ikut terganggu. Karena itu, masyarakat yang melintas di kawasan Bukit Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika berkendara pada kondisi udara berkabut.
Selain mengganggu jarak pandang, masyarakat juga mulai merasakan aroma asap yang cukup menyengat. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena paparan asap dalam waktu tertentu dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan pernapasan.
Salah seorang masyarakat Kerinci yang juga ASN Kabupaten Kerinci, Tia, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, kabut asap dalam beberapa hari terakhir terasa semakin pekat di sejumlah lokasi.
“Kabut asap cukup pekat, jadi kita para ASN dan masyarakat yang melalui jalan di Bukit Tengah harus ekstra hati-hati di jalan,” ungkap Tia.
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga Kerinci
Kondisi udara yang kurang nyaman juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat yang harus bekerja dan bepergian setiap hari.
Kawasan perkantoran Pemkab Kerinci di Bukit Tengah menjadi salah satu lokasi yang merasakan dampak kabut asap. Pada saat kabut semakin tebal, pandangan pengendara terhadap kondisi jalan di depan menjadi lebih terbatas.
Oleh sebab itu, pengendara perlu mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Penggunaan lampu kendaraan juga dapat membantu pengendara lain mengenali posisi kendaraan ketika jarak pandang menurun.
Tia mengatakan kondisi tersebut membuat masyarakat dan ASN harus lebih berhati-hati ketika menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain persoalan jarak pandang, lanjut Tia, bau asap juga terasa cukup kuat.
“Saat ini bau dari kabut asap juga sudah cukup menyengat, sehingga cukup menyesakkan dada,” katanya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat perlu memberikan perhatian lebih terhadap kualitas udara di lingkungan masing-masing.
Dinkes Kerinci Imbau Masyarakat Gunakan Masker
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, membenarkan bahwa kabut asap masih mengancam sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Kerinci mengingatkan masyarakat agar meningkatkan perlindungan diri ketika beraktivitas di luar ruangan.
Salah satu langkah sederhana yang dapat masyarakat lakukan yaitu menggunakan masker saat bepergian maupun bekerja di luar ruangan.
“Selain itu, banyak konsumsi air putih dan jaga kesehatan. Agar tidak terdampak dari kabut asap yang terjadi,” ujar Hermendizal.
Imbauan tersebut menjadi penting karena masyarakat tetap harus menjalankan aktivitas meskipun kondisi udara belum sepenuhnya membaik.
Dengan menggunakan masker, masyarakat dapat mengurangi paparan langsung partikel dari udara yang tercemar. Masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi tubuh dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan yang mengganggu.
Mengapa Kabut Asap Perlu Mendapat Perhatian?
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dapat membawa berbagai partikel dan polutan ke udara. Ketika konsentrasi polutan meningkat, masyarakat dapat merasakan dampaknya, terutama pada kenyamanan dan sistem pernapasan.
Kelompok masyarakat tertentu juga perlu memberikan perhatian lebih. Anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.
Karena itu, masyarakat Kerinci sebaiknya mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara hari ini, kondisi karhutla, serta imbauan dari pemerintah dan instansi terkait.
Informasi tersebut dapat membantu masyarakat menentukan waktu yang lebih aman untuk beraktivitas di luar rumah.
Tips Melindungi Diri Saat Kabut Asap Menyelimuti Kerinci
Ketika kabut asap masih terlihat tebal, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana untuk mengurangi paparan asap.
1. Gunakan Masker Saat Bepergian
Masyarakat sebaiknya menggunakan masker ketika harus keluar rumah. Terlebih lagi, masyarakat yang bekerja di luar ruangan perlu memberikan perlindungan tambahan terhadap paparan udara yang tercemar.
Masker juga perlu digunakan dengan cara yang benar agar dapat memberikan perlindungan secara optimal.
2. Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Jika kondisi udara memburuk, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di luar ruangan.
Masyarakat dapat menyelesaikan aktivitas di dalam ruangan terlebih dahulu sambil menunggu kondisi udara membaik.
3. Perbanyak Minum Air Putih
Hermendizal juga mengingatkan masyarakat agar memperbanyak konsumsi air putih dan menjaga kondisi tubuh.
Kebutuhan cairan yang cukup membantu tubuh tetap terhidrasi selama masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.
4. Jaga Kondisi Rumah dan Ruangan
Masyarakat juga dapat mengurangi masuknya asap ke dalam rumah dengan menutup pintu dan jendela ketika kondisi udara di luar sedang buruk.
Jika memungkinkan, masyarakat dapat menggunakan penyaring udara dalam ruangan untuk membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah.
5. Pantau Informasi Kualitas Udara
Selanjutnya, masyarakat perlu memantau perkembangan indeks kualitas udara (AQI) dan informasi resmi pemerintah.
Pemantauan kualitas udara penting agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas berdasarkan kondisi terbaru.
Pengendara Diminta Lebih Hati-Hati di Bukit Tengah
Kabut asap yang mengurangi jarak pandang juga meningkatkan risiko bagi pengguna jalan. Karena itu, pengendara yang melintas di kawasan Bukit Tengah perlu meningkatkan kewaspadaan.
Pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kendaraan yang berada di depan.
Selain itu, pengendara perlu menghindari penggunaan telepon seluler ketika mengemudi. Konsentrasi penuh sangat penting ketika kondisi jalan memiliki jarak pandang terbatas.
Kondisi tersebut semakin penting bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kawasan perkantoran Pemkab Kerinci.
ASN Kerinci Diminta Tetap Perhatikan Kondisi Kesehatan
Para ASN Kabupaten Kerinci juga menghadapi kondisi udara yang sama ketika menjalankan aktivitas pekerjaan.
Karena itu, ASN perlu memperhatikan kondisi kesehatan selama berada di lingkungan kerja maupun ketika melakukan perjalanan dari dan menuju kantor.
Penggunaan masker, konsumsi air putih yang cukup, serta pengurangan aktivitas luar ruangan ketika kondisi udara memburuk menjadi beberapa langkah yang dapat dilakukan.
Selain itu, ASN yang mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau keluhan lain yang muncul setelah terpapar asap sebaiknya tidak mengabaikannya.
Masyarakat juga perlu segera mencari bantuan tenaga kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan yang berat atau kondisi kesehatan yang semakin memburuk.(AN)










