Kebakaran Hebat di Pasar Baru Pelompek Kerinci Siang Ini, Satu Rumah Warga Ludes Dilalap Api

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI,JS- Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di kawasan Pasar Baru, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 11.25 WIB.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Informasi mengenai kebakaran juga dengan cepat menyebar melalui media sosial Facebook sehingga kabar mengenai kejadian tersebut menjadi perbincangan masyarakat.

Satu unit rumah warga mengalami kebakaran dalam peristiwa tersebut. Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat, rumah itu merupakan milik keluarga Agis.

Api muncul menjelang siang ketika aktivitas warga di kawasan tersebut masih berlangsung. Warga yang melihat kobaran api kemudian berupaya memberikan pertolongan sembari meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Api Membesar dengan Cepat

Salah seorang warga, Fadlan, membenarkan adanya kebakaran yang melanda rumah warga di kawasan Pasar Baru tersebut.

Menurut Fadlan, kobaran api berkembang dengan cepat setelah warga mengetahui adanya kebakaran. Warga kemudian berusaha membantu mengendalikan api agar tidak menjalar ke bagian lain di sekitar lokasi.

“Kejadiannya berlangsung cepat. Melihat api, kami berlarian membantu memadamkan kebakaran dengan dibantu petugas pemadam kebakaran,” ujar Fadlan.

Kehadiran warga menjadi bagian penting dalam upaya penanganan awal. Mereka membantu sesuai kemampuan sambil menunggu dan mendampingi petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi.

Situasi di sekitar rumah pun menjadi ramai. Warga berdatangan untuk melihat kondisi sekaligus membantu keluarga yang terdampak.

Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan upaya pemadaman terhadap kobaran api. Petugas bersama warga berusaha mengendalikan titik api agar kebakaran tidak meluas.

Setelah melalui proses pemadaman, api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 12.00 WIB.

Dengan demikian, proses penanganan kebakaran berlangsung kurang lebih 35 menit sejak warga mengetahui kejadian sekitar pukul 11.25 WIB hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.00 WIB.

Meski api sudah padam, warga tetap berada di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi rumah dan lingkungan sekitar aman.

Fadlan mengatakan, setelah petugas berhasil mengendalikan api, keluarga pemilik rumah bersama warga mulai melakukan pembersihan.

“Saat ini pihak keluarga dibantu warga tengah membersihkan sisa kebakaran,” katanya.

Baca Juga :  Usulan Penambahan OPD oleh Pemkab Kerinci, Kebutuhan Atau Desakan?

Rumah Mengalami Kerusakan Akibat Kebakaran

Kobaran api menghanguskan rumah warga tersebut. Kondisi bangunan setelah kebakaran membuat keluarga harus melakukan pembersihan terhadap berbagai sisa material yang terdampak api.

Warga kemudian membantu membersihkan lokasi secara bertahap. Mereka mengumpulkan sisa material dan merapikan area sekitar rumah yang terdampak.

Kegiatan tersebut berlangsung setelah petugas memastikan kobaran api tidak lagi membahayakan warga.

Untuk sementara, informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa satu rumah mengalami kebakaran. Belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai nilai kerugian maupun penyebab pasti munculnya api.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu informasi resmi dari pihak berwenang sebelum menyimpulkan penyebab kebakaran ataupun jumlah kerugian.

Kebakaran Kerinci Jadi Perhatian di Media Sosial

Peristiwa kebakaran di Pasar Baru Kerinci juga mendapat perhatian luas dari pengguna media sosial.

Sejumlah informasi mengenai kejadian tersebut beredar di Facebook. Warga membagikan kabar kebakaran sehingga informasi mengenai kondisi di lokasi dengan cepat diketahui masyarakat lainnya.

Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana media sosial kini menjadi salah satu sarana masyarakat untuk menyebarkan informasi mengenai peristiwa yang terjadi di lingkungan mereka.

Namun, masyarakat tetap perlu memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali. Informasi mengenai penyebab kebakaran, jumlah rumah yang terdampak, korban, maupun nilai kerugian perlu merujuk pada keterangan pihak yang memiliki kewenangan.

Dalam kasus kebakaran, informasi awal dari warga memang dapat membantu masyarakat mengetahui adanya kejadian. Akan tetapi, informasi awal tersebut tetap perlu dibedakan dari hasil pendataan resmi.

Warga Bantu Keluarga Bersihkan Lokasi

Setelah api berhasil dikendalikan, perhatian warga beralih pada kondisi keluarga yang rumahnya mengalami kebakaran.

Warga sekitar ikut membantu membersihkan lokasi. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap keluarga yang tengah menghadapi dampak kebakaran.

Gotong royong seperti itu juga membantu mempercepat proses penataan kembali area rumah yang terdampak.

Selain membersihkan sisa kebakaran, keluarga tentu perlu memastikan kembali kondisi bangunan sebelum menggunakan bagian rumah yang masih memungkinkan untuk digunakan.

Keamanan menjadi perhatian utama setelah kebakaran. Sisa material yang terbakar, bagian bangunan yang mengalami kerusakan, serta benda-benda yang masih panas dapat menimbulkan risiko apabila warga tidak berhati-hati.

Baca Juga :  GRADE+ Resmi Hadir di Kota Jambi, Internet Unlimited 100 Mbps Mulai Rp210 Ribu, Gratis Instalasi

Penyebab Kebakaran Masih Menunggu Informasi Resmi

Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran rumah warga di Pasar Baru, Kerinci.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak terburu-buru mengaitkan kebakaran dengan dugaan tertentu. Penjelasan mengenai sumber api dan faktor penyebabnya membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Petugas maupun pihak terkait biasanya membutuhkan proses pendataan sebelum dapat menyampaikan informasi secara lebih lengkap.(TIM)

Berita Terkait

Nelayan 23 Tahun Hilang di Perairan Kuala Tungkal, Tim SAR Gabungan Kerahkan RIB untuk Pencarian
Soal Kisruh Bimtek BPD, Walikota Sungai Penuh Diminta Evaluasi Kinerja Kadis PMD
GRADE+ Resmi Hadir di Kota Jambi, Internet Unlimited 100 Mbps Mulai Rp210 Ribu, Gratis Instalasi
Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Naik Kelas dan Terus Berinovasi
Pembangunan Pasar Beringin Sungai Penuh Dikebut, Wako Alfin Minta Target Proyek Dievaluasi Tiap Pekan
Sempat Cerah Beberapa Hari, Kota Jambi Kembali Diselimuti Kabut Asap dengan Udara yang Masuk Kategori Tidak Sehat
Petani Kerinci Buka Suara soal P3-TGAI Tahap I, BWSS VI Jambi Diminta Turun Langsung: Jangan Terima Kelompok Tani Titipan di Tahap II
‘Berebut Tuah’, 7 Nama Lolos Administrasi, Siapa Dirut Perumda Tirta Sakti Kerinci Selanjutnya
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:01 WIB

Kebakaran Hebat di Pasar Baru Pelompek Kerinci Siang Ini, Satu Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Nelayan 23 Tahun Hilang di Perairan Kuala Tungkal, Tim SAR Gabungan Kerahkan RIB untuk Pencarian

Minggu, 27 September 2026 - 09:01 WIB

GRADE+ Resmi Hadir di Kota Jambi, Internet Unlimited 100 Mbps Mulai Rp210 Ribu, Gratis Instalasi

Minggu, 27 September 2026 - 08:01 WIB

Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Naik Kelas dan Terus Berinovasi

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WIB

Pembangunan Pasar Beringin Sungai Penuh Dikebut, Wako Alfin Minta Target Proyek Dievaluasi Tiap Pekan

Berita Terbaru