SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh menghadirkan terobosan baru untuk mempermudah masyarakat mengurus dokumen kependudukan. Melalui program Sungai Penuh Melayani, pemerintah meluncurkan Mobil Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang siap mendekatkan layanan administrasi kependudukan hingga ke tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, secara resmi meluncurkan program tersebut di Kantor Dinas Dukcapil Kota Sungai Penuh, Selasa (3/11/2026).
Peluncuran ini menjadi langkah pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau.
Sebab, selama ini sebagian warga masih menghadapi kendala jarak, waktu, biaya perjalanan, hingga keterbatasan fisik ketika harus mendatangi kantor Dukcapil.
Melalui mobil pelayanan tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus menghadapi kesulitan perjalanan.
Program ini juga memperkuat arah kebijakan pelayanan publik yang mengutamakan kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
Azhar Hamzah Luncurkan Program JUARA MAS
Dalam peluncuran tersebut, Azhar Hamzah memperkenalkan semangat pelayanan melalui program JUARA MAS, singkatan dari Jemput dan Antar Urusan Administrasi Kependudukan untuk Masyarakat.
Program ini menjadi bagian dari inovasi Sungai Penuh Melayani yang mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat.
Artinya, pemerintah tidak hanya menunggu warga datang ke kantor pelayanan, tetapi juga berupaya mendatangi masyarakat yang membutuhkan bantuan pengurusan administrasi kependudukan.
Azhar menegaskan bahwa pemerintah daerah harus terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, kemudahan mengurus dokumen kependudukan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius.
Ia berharap keberadaan mobil pelayanan Dukcapil mampu memangkas berbagai kendala yang selama ini masyarakat hadapi ketika mengurus dokumen administrasi.
“Kita ingin memastikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Pemerintah harus hadir memberikan kemudahan dan memastikan tidak ada masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memperoleh hak pelayanan administrasi kependudukan,” ungkap Azhar Hamzah.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dengan demikian, pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya berpusat di kantor pemerintahan, tetapi juga menjangkau warga yang membutuhkan pelayanan secara langsung.
Lansia dan Penyandang Disabilitas Jadi Perhatian
Salah satu sasaran penting program JUARA MAS ialah masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk mendatangi kantor Dukcapil.
Kelompok tersebut meliputi warga lanjut usia, penyandang disabilitas, masyarakat yang sedang sakit, serta warga dengan kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian khusus.
Bagi kelompok masyarakat tersebut, perjalanan menuju kantor pelayanan terkadang menjadi persoalan tersendiri. Selain membutuhkan transportasi, sebagian warga juga memerlukan pendampingan ketika mengurus dokumen administrasi.
Karena itu, mobil pelayanan Dukcapil diharapkan mampu memberikan solusi terhadap persoalan tersebut.
Kehadiran layanan jemput dan antar juga membuka peluang bagi pemerintah untuk menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mengakses pelayanan administrasi kependudukan.
Selain itu, inovasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sesuai dengan data terbaru.
Dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan dokumen pencatatan sipil lainnya memiliki peran penting dalam berbagai urusan masyarakat.
Mulai dari mengakses layanan pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, perbankan, hingga berbagai kebutuhan administrasi lainnya, masyarakat membutuhkan dokumen kependudukan yang valid.
Oleh sebab itu, kemudahan mengakses layanan Dukcapil juga berkaitan erat dengan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.
Pelayanan Publik Tidak Lagi Terpusat di Kantor
Peluncuran mobil pelayanan ini memperlihatkan upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mengembangkan sistem pelayanan publik yang lebih responsif.
Selama ini, masyarakat umumnya harus mendatangi kantor Dukcapil untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan. Namun, melalui inovasi Sungai Penuh Melayani, pemerintah mulai mendorong pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan warga.
Langkah tersebut penting karena kondisi geografis, jarak tempat tinggal, serta kemampuan mobilitas setiap masyarakat tidak selalu sama.
Dengan pelayanan yang menjangkau masyarakat, pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada warga yang membutuhkan bantuan khusus.
Di sisi lain, inovasi ini juga membutuhkan pengelolaan operasional yang baik agar masyarakat memperoleh manfaat secara maksimal.
Ketersediaan petugas, jadwal pelayanan, wilayah jangkauan, serta informasi mengenai jenis dokumen yang dapat masyarakat urus melalui mobil pelayanan menjadi sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan program.
Melalui koordinasi antarlembaga, pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga kelancaran pelayanan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas.
Azhar Dorong Pelayanan yang Cepat, Mudah dan Inklusif
Dalam kesempatan tersebut, Azhar Hamzah juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah harus terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata, bukan sekadar menjalankan kegiatan seremonial.
Karena itu, kehadiran Mobil Pelayanan Dukcapil diharapkan menjadi bagian dari perubahan pola pelayanan pemerintahan yang lebih terbuka dan mengutamakan kepentingan warga.
Pelayanan yang cepat dan mudah tentu memberikan keuntungan bagi masyarakat. Warga tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan tenaga hanya untuk mengurus dokumen kependudukan.
Lebih jauh, pendekatan inklusif juga memastikan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan tetap mendapatkan hak pelayanan yang sama.
Program ini sekaligus menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.
Ditandai Pemotongan Pita, Mobil Pelayanan Mulai Beroperasi
Dalam kegiatan tersebut, Azhar Hamzah turut didampingi Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran pemerintah daerah terkait.
Wakil Wali Kota bersama para pejabat yang hadir mengikuti prosesi peluncuran dengan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya operasional Mobil Pelayanan Dukcapil Kota Sungai Penuh.
Momentum tersebut menandai dimulainya langkah baru pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Melalui program Sungai Penuh Melayani dan inovasi JUARA MAS, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan dokumen kependudukan.
Ke depan, keberhasilan program ini tentu bergantung pada konsistensi pelaksanaan, jangkauan pelayanan, serta kemampuan pemerintah menjawab kebutuhan warga di berbagai wilayah.
Masyarakat juga perlu memperoleh informasi mengenai jadwal dan mekanisme layanan agar dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.
Dengan hadirnya Mobil Pelayanan Dukcapil, Pemerintah Kota Sungai Penuh ingin menunjukkan bahwa pelayanan publik harus semakin dekat dengan masyarakat.
Bukan masyarakat yang terus menghadapi kesulitan untuk menjangkau pelayanan, melainkan pemerintah yang berupaya hadir memberikan kemudahan.
Inilah semangat utama Sungai Penuh Melayani melalui JUARA MAS: mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan, memperluas akses masyarakat, dan memastikan setiap warga memperoleh hak pelayanan secara lebih mudah.(AN)










