Batang Hari dan Tebo Perkuat Kerja Sama Daerah, Ini Sektor yang Jadi Prioritas.

- Jurnalis

Kamis, 5 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TEBO,JS- Pemerintah Kabupaten Batang Hari bersama Pemerintah Kabupaten Tebo mulai memperkuat kembali sinergi pembangunan melalui pembahasan pembaruan kerja sama antardaerah.

Langkah ini menjadi perhatian karena kedua kabupaten memiliki sejumlah kepentingan pembangunan yang berkaitan, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan.

Kedua pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi di Ruang Pola Kecil Kantor Bupati Batang Hari pada Selasa, 3 November 2026.

Pertemuan tersebut membahas kelanjutan kerja sama yang sebelumnya sudah berjalan sekaligus menyesuaikan pelaksanaannya dengan ketentuan administrasi pemerintahan.

Pembahasan ini memiliki arti penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Batang Hari dan Tebo. Sebab, sejumlah persoalan pelayanan pemerintahan membutuhkan koordinasi lintas kabupaten agar masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah dan efisien.

Melalui pembaruan tersebut, kedua pemerintah kabupaten ingin membangun pola koordinasi yang lebih kuat dalam menangani urusan pemerintahan dan pembangunan yang memiliki keterkaitan antardaerah.

Pemkab Batang Hari dan Tebo Perkuat Sinergi Pembangunan

Rapat koordinasi tersebut mempertemukan jajaran Pemerintah Kabupaten Batang Hari dengan rombongan Pemerintah Kabupaten Tebo.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Batang Hari menerima kunjungan rombongan Pemkab Tebo untuk membicarakan kelanjutan hubungan kerja sama kedua daerah.

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi agenda koordinasi pemerintahan. Lebih dari itu, kedua kabupaten ingin memastikan kerja sama yang sudah terjalin mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di kawasan yang berbatasan langsung.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah perlu memperhatikan berbagai aspek, mulai dari administrasi, pembagian kewenangan, koordinasi organisasi perangkat daerah hingga kebutuhan pembangunan di lapangan.

Dengan demikian, pembaruan kerja sama dapat menjadi kesempatan bagi kedua pemerintah kabupaten untuk mengevaluasi kebutuhan bersama dan memperkuat mekanisme koordinasi.

Mengacu Permendagri Nomor 22 Tahun 2020
Salah satu poin penting dalam pembahasan tersebut berkaitan dengan landasan hukum kerja sama antardaerah.

Pemkab Batang Hari dan Pemkab Tebo mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain.

Ketentuan tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam membangun hubungan kerja sama dengan daerah lain sesuai mekanisme dan aturan administrasi pemerintahan.

Melalui landasan hukum tersebut, kedua pemerintah kabupaten memiliki acuan dalam melanjutkan pembahasan sekaligus mengatur ruang lingkup kolaborasi.

Selain itu, kepastian administrasi juga penting agar setiap bentuk kerja sama memiliki arah, tujuan, serta tanggung jawab yang jelas.
Dengan adanya pembaruan ini, pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi tanpa mengabaikan kewenangan masing-masing kabupaten.

Baca Juga :  Warga Pagar Puding Keluhkan Debu Tebal dari Proyek Turap

Pelayanan Publik di Wilayah Perbatasan Jadi Perhatian

Salah satu tujuan utama kerja sama Batang Hari dan Tebo berkaitan dengan peningkatan pelayanan publik.

Masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan terkadang menghadapi kebutuhan pelayanan yang memerlukan koordinasi dengan lebih dari satu instansi pemerintahan.

Karena itu, hubungan kerja sama antarkabupaten dapat membantu pemerintah mencari solusi terhadap persoalan administratif maupun kebutuhan pelayanan masyarakat.

Sebagai contoh, koordinasi antardaerah dalam urusan kependudukan, kesehatan, pendidikan, sosial, ketertiban umum, dan penanganan keadaan darurat dapat menjadi bagian penting dalam pembahasan kerja sama sesuai kewenangan masing-masing.

Namun, pembahasan yang berlangsung pada rapat koordinasi tersebut belum merinci seluruh program teknis maupun bentuk layanan yang akan menjadi kesepakatan baru.

Meski demikian, arah pembahasannya menunjukkan perhatian kedua pemerintah daerah terhadap pentingnya kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.

Apabila kedua kabupaten mampu menyusun mekanisme koordinasi yang tepat, masyarakat berpeluang memperoleh pelayanan pemerintahan yang lebih terintegrasi.
Pembangunan Infrastruktur Membutuhkan Kolaborasi Daerah

Selain pelayanan publik, pembangunan infrastruktur juga menjadi salah satu perhatian dalam pembaruan kerja sama tersebut.

Wilayah perbatasan memiliki kebutuhan pembangunan yang tidak selalu dapat ditangani secara optimal oleh satu pemerintah kabupaten saja.

Dalam kondisi tertentu, pembangunan dan pengelolaan fasilitas umum membutuhkan komunikasi serta koordinasi lintas wilayah.

Karena itu, kerja sama Batang Hari dan Tebo dapat membuka ruang pembahasan mengenai kebutuhan infrastruktur yang memiliki keterkaitan antara kedua daerah.

Kolaborasi seperti ini juga penting untuk menghindari tumpang tindih perencanaan serta mendorong penggunaan sumber daya pemerintahan secara lebih efektif.

Selain itu, koordinasi yang baik dapat membantu pemerintah menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, kedua pemerintah kabupaten masih perlu membahas lebih lanjut jenis infrastruktur, lokasi prioritas, pembagian tanggung jawab, serta mekanisme pendanaan sebelum menjalankan program bersama.

Sejumlah OPD Tebo Ikut dalam Pembahasan

Kehadiran berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dalam agenda tersebut menunjukkan bahwa pembaruan kerja sama membutuhkan keterlibatan banyak sektor.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Tebo turut menghadirkan sejumlah instansi teknis, antara lain:

  • Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
  • Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
  • Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
  • Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Dinas Kesehatan.
  • Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
  • Satuan Polisi Pamong Praja.

Keterlibatan instansi tersebut memperlihatkan luasnya bidang pemerintahan yang berpotensi membutuhkan koordinasi antarkabupaten.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Tebo Bentuk UPTD BLK

Misalnya, sektor kesehatan membutuhkan komunikasi untuk mendukung pelayanan masyarakat. Begitu pula bidang pendidikan, pekerjaan umum, sosial, dan administrasi kependudukan yang memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan warga.

Sementara itu, kehadiran unsur pemadam kebakaran dan Satpol PP juga relevan dengan kebutuhan koordinasi penanganan keadaan darurat serta ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan.

Dengan melibatkan OPD terkait, kedua pemerintah daerah memiliki kesempatan untuk membahas kebutuhan sektoral secara lebih terarah.

Apa Manfaat Kerja Sama Ini bagi Masyarakat?

Pembaruan kerja sama antardaerah tidak hanya berkaitan dengan hubungan kelembagaan pemerintah. Masyarakat juga menjadi pihak yang perlu merasakan manfaat dari kolaborasi tersebut.

Setidaknya terdapat beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan kerja sama Batang Hari dan Tebo.

Pertama, kemudahan pelayanan administrasi. Koordinasi yang lebih baik dapat membantu pemerintah menangani kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan urusan lintas wilayah.

Kedua, peningkatan koordinasi pembangunan infrastruktur. Kedua kabupaten dapat membahas kebutuhan fasilitas umum yang memiliki keterkaitan dengan kawasan perbatasan.

Ketiga, penguatan pelayanan kesehatan dan sosial. Komunikasi antarlembaga dapat mendukung penanganan berbagai persoalan masyarakat sesuai kewenangan masing-masing pemerintah daerah.

Keempat, peningkatan efektivitas pemerintahan. Kerja sama memungkinkan pemerintah daerah menyelaraskan perencanaan dan mengurangi hambatan koordinasi dalam urusan bersama.

Namun, seluruh manfaat tersebut membutuhkan tindak lanjut yang jelas. Pemerintah daerah perlu menyusun kesepakatan, menentukan program prioritas, serta memastikan setiap instansi memahami tanggung jawabnya.

Menunggu Tindak Lanjut Pembaruan Kerja Sama

Rapat koordinasi antara Pemkab Batang Hari dan Pemkab Tebo menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan kerja sama yang sudah terjalin.

Ke depan, pembahasan lanjutan menjadi bagian penting agar rencana kolaborasi tidak berhenti pada pertemuan antarpemerintah daerah.

Kedua kabupaten perlu memastikan setiap bidang kerja sama memiliki arah pelaksanaan yang terukur dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, koordinasi antara OPD juga memegang peranan penting dalam menerjemahkan kesepakatan menjadi program yang dapat memberikan manfaat nyata.

Masyarakat tentu berharap pembaruan kerja sama tersebut mampu mendorong kemudahan pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur, serta mengurangi berbagai kendala pelayanan di kawasan perbatasan.

Pada akhirnya, keberhasilan kerja sama Batang Hari dan Tebo tidak hanya bergantung pada kesepakatan pemerintah, tetapi juga pada konsistensi pelaksanaan dan manfaat yang masyarakat rasakan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat, kedua pemerintah kabupaten memiliki peluang lebih besar untuk membangun pelayanan pemerintahan yang efektif sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan Provinsi Jambi.(*)

Berita Terkait

Sri Kartini Alfin Lantik Ketua TP-PKK Kecamatan Sungai Penuh, Ini Pesan Wali Kota Alfin
Akhirnya! Geopark Merangin Raih Green Card UNESCO, Ini Perdebatan Alot di Paris
PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu tahun 2027 Benarkah?, Ini Jawaban BKPSDM Sungai Penuh
Titik Api Kembali Muncul di Jambi, 150 Hotspot Terdeteksi! Pemprov Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Cabai Rawit dan Cabai Merah Kompak Naik, Emak-Emak Mulai Resah
Wali Kota Alfin Bahas 8 Prioritas Pembangunan Sungai Penuh dengan Kemendagri, Ada Flyover hingga Pengendalian Banjir
Satgas Temukan 70 Bibit Sawit di Tahura Senami Batanghari, Al Haris Minta Aparat Usut Dugaan Perambahan
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Teken Kontrak Baru, Ini Jadwalnya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Batang Hari dan Tebo Perkuat Kerja Sama Daerah, Ini Sektor yang Jadi Prioritas.

Kamis, 5 November 2026 - 13:01 WIB

Sri Kartini Alfin Lantik Ketua TP-PKK Kecamatan Sungai Penuh, Ini Pesan Wali Kota Alfin

Kamis, 5 November 2026 - 10:15 WIB

Akhirnya! Geopark Merangin Raih Green Card UNESCO, Ini Perdebatan Alot di Paris

Kamis, 5 November 2026 - 08:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu tahun 2027 Benarkah?, Ini Jawaban BKPSDM Sungai Penuh

Rabu, 4 November 2026 - 20:01 WIB

Titik Api Kembali Muncul di Jambi, 150 Hotspot Terdeteksi! Pemprov Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

Teknologi

XL, Smartfren dan AXIS Dapat Jatah Jaringan 5G yang Sama

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:01 WIB