Waspada Gelombang Tinggi, BMKG Rilis Perairan yang Terdampak

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gelombang tinggi, BMKG Himbau Nelayan waspada

Ilustrasi gelombang tinggi, BMKG Himbau Nelayan waspada

JAKARTA,JS— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat tentang gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada 23–26 Desember 2025. Peringatan ini penting karena gelombang tinggi berisiko bagi pelayaran dan aktivitas pesisir.

Penyebab Gelombang Tinggi: Bibit Siklon 93S

Baca Juga :  BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga Kamis

BMKG mengeluarkan peringatan seiring aktivitas Bibit Siklon 93S di Samudra Hindia Barat Daya Jawa Barat (12,9°LS 113,6°BT). Sistem ini mengubah pola angin, sehingga kecepatan angin dan tinggi gelombang meningkat.

  • Di wilayah utara Indonesia, angin bergerak dari utara hingga timur laut dengan kecepatan 6–30 knot.

  • Di wilayah selatan, angin bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan sama.

  • BMKG mencatat, kecepatan angin tertinggi terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT, Laut Jawa, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

Gelombang Tinggi dan Sangat Tinggi

Baca Juga :  Eks-Siklon Bakung Picu Angin Kencang, Waspada Hujan Lebat

BMKG memperkirakan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter muncul di:

  • Laut Natuna Utara

  • Selat Malaka bagian utara

  • Samudra Hindia barat Aceh, Kepulauan Nias, Lampung

  • Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta

  • Selat Karimata bagian utara dan selatan

  • Laut Jawa bagian barat, tengah, dan timur

  • Laut Maluku, Laut Banda, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Papua

Selain itu, BMKG memprediksi gelombang sangat tinggi (2,5–4 meter) muncul di:

  • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai dan Bengkulu

  • Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT

Imbauan untuk Nelayan dan Transportasi Laut

BMKG meminta nelayan dan operator transportasi laut meningkatkan kewaspadaan. Gelombang tinggi membahayakan keselamatan pelayaran, terutama:

  • Perahu nelayan: angin >15 knot, gelombang >1,25 m

  • Kapal tongkang: angin >16 knot, gelombang >1,5 m

  • Kapal ferry: angin >21 knot, gelombang >2,5 m

Masyarakat Pesisir Diminta Waspada

BMKG meminta masyarakat pesisir tetap waspada karena gelombang tinggi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan keselamatan di pesisir.(AN.

Berita Terkait

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya
Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli
Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru
Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
El Niño Makin Ganas, 197 Wilayah Indonesia Masuk Status Awas Kekeringan: Sentra Pangan Ikut Terancam
668 Ribu Laporan Penipuan Masuk IASC, 659 Ribu Rekening Sudah Diblokir: Waspadai 5 Modus Ini
Harga BBM Pertamina Hari Ini 26 September 2026: Pertamax hingga Pertalite, Cek Harga di Jambi dan Daerah Lainnya
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21 WIB

BSU 2026 Cair Oktober? 13,3 Juta Buruh Berpeluang Terima Rp900 Ribu, Cek Jadwal dan Syaratnya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Resmi Berlaku, Cek Daftar Harga BBM Pertamax, Pertalite, Shell, BP dan Vivo Terbaru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Data Penerima Bansos 2027 Dirombak, Cek Perubahan Desil dan Syarat Terbarunya

Rabu, 30 September 2026 - 10:02 WIB

Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi

Berita Terbaru