Bupati Merangin M Syukur: Bayar TPP ASN Sesuai Kinerja

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Merangin, M Syukur tegas terakita TPP ASN Merangin yang mesti berbasis kinerja.

Bupati Merangin, M Syukur tegas terakita TPP ASN Merangin yang mesti berbasis kinerja.

MERANGIN,JS– Bupati Merangin, M. Syukur menegaskan pemerintah tidak boleh lagi menyamaratakan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, sistem TPP yang tidak berbasis kinerja merugikan ASN yang bekerja maksimal dan menurunkan semangat pegawai berprestasi.

Syukur menyampaikan hal itu saat memimpin Rapat Evaluasi Laporan Perkembangan Pelaksanaan Kinerja (LPPK) di Kantor Bupati Merangin, Rabu (24/12). Ia menyoroti ASN dengan tingkat kehadiran rendah yang tetap menerima TPP sama dengan pegawai yang bekerja ekstra hingga lembur.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Razia Karaoke dan Panti Pijat di Bangko

“Bayar TPP sesuai kinerja. Jangan samakan yang jarang masuk dengan yang sering lembur. Ini tidak adil, jadi evaluasi segera,” tegasnya.

Bupati menekankan bahwa penyamarataan TPP mendorong budaya kerja tidak sehat. Untuk mengatasi hal ini, Syukur meminta perangkat daerah mengevaluasi sistem penetapan TPP. Dengan begitu, TPP mencerminkan kinerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab masing-masing ASN.

Baca Juga :  Swasembada Pangan, Zulkifli Hasan Panen Jagung di Merangin

Selain soal TPP, Bupati menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan publik. Ia meminta ASN menjaga sikap dan penampilan, sehingga masyarakat tidak menilai negatif.

“ASN itu wajah pemerintah. Masyarakat melihat bukan hanya kinerjanya, tapi juga sikap dan perilakunya,” ujarnya.

Syukur berharap sistem TPP berbasis kinerja meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Merangin, sekaligus mendorong ASN bekerja lebih profesional dan berintegritas.(AN)

Berita Terkait

3 Kades Merangin Akan Dikirim ke Tiongkok, 205 Desa Dapat Program Kursus Kerja Jepang dan Bumdesma Siap Terima Rp2,5 Miliar
Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya
Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan
Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker
Kebakaran Lahan Pinang 2,5 Hektare di Muntialo Makin Sulit Dipadamkan, Petugas Hadapi Krisis Sumber Air
Harga Cabai Keriting di Kerinci dan Sungai Penuh Hari Ini: Cabai Hijau Justru Lebih Mahal, Tembus Rp35 Ribu per Kg
Sekda Alpian Hadir di Jambi Elok Nian Bungo, Ada Pesan Penting soal Budaya Melayu
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WIB

3 Kades Merangin Akan Dikirim ke Tiongkok, 205 Desa Dapat Program Kursus Kerja Jepang dan Bumdesma Siap Terima Rp2,5 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Sekolah TK dan PAUD di Kota Jambi Diliburkan, 794 Hotspot Karhutla Terpantau: Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Clean Water Service Terganggu di Sungai Penuh, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Perbaikannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Kabut Asap Jambi Makin Tebal, 2 Pesawat dari Jakarta Gagal Mendarat dan Dialihkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Sungai Penuh Makin Mengkhawatirkan, Wali Kota Alfin Imbau Warga Pakai Masker

Berita Terbaru