Beasiswa S2 Double Degree Kemenag Dibuka, Cek Syaratnya

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Sekjen Kemenag RI, Kamaruddin Amin (doc.Kemenag.go.id)

Foto ; Sekjen Kemenag RI, Kamaruddin Amin (doc.Kemenag.go.id)

JAKARTA,JS- Puspenma Kementerian Agama bekerja sama dengan Australia Awards Indonesia dan LPDP membuka pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree [Split-Site Master Program Cohort-10]. Program ini memberi kesempatan bagi keluarga besar Kemenag menempuh studi magister selama dua tahun, dengan satu tahun di UIN Sunan Ampel Surabaya dan satu tahun di University of Canberra, Australia.

Memperkuat Kolaborasi Internasional

Baca Juga :  Jangan Tergiur Janji Haji Cepat, Ini Peringatan Kemenag

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa program ini merupakan pengembangan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) co-founding yang didukung LPDP. Selain itu, program Master Gelar Ganda memperkuat kolaborasi internasional, meningkatkan kualitas akademik, dan membentuk kepemimpinan di pendidikan tinggi keagamaan.

Lebih jauh lagi, kemitraan dengan universitas ternama di Australia membuka peluang bagi akademisi dan profesional membangun jaringan global. Kamaruddin mendorong seluruh civitas Kemenag memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas karier dan memperkuat lembaga pendidikan keagamaan.

Sasaran Beasiswa dan Penerima

Kepala Puspenma, Ruchman Basori, menyebutkan bahwa program ini menargetkan:

  • Pendidik, tenaga kependidikan, dan dosen di lingkungan Kemenag

  • Alumni perguruan tinggi keagamaan

  • Pegawai Kemenag

Selain itu, Ruchman mengajak civitas akademika dari Ditjen Bimas Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, Pusat Konghucu, dan Ditjen Pendidikan Islam untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Dengan demikian, program ini membentuk kader guru dan dosen Bahasa Inggris berkualitas.

Pendaftaran dan Seleksi

Baca Juga :  Kemenag Siapkan Rp270 Miliar BSU Guru Non-ASN, Cek Disini

Pendaftaran mulai 25 Januari hingga 15 Februari 2026 melalui beasiswa.kemenag.go.id. Panitia seleksi melakukan tahap berikut:

  1. Seleksi administrasi

  2. Tes bakat skolastik

  3. Wawancara oleh Kemenag

  4. Tes IELTS dan wawancara khusus oleh Australia Awards Indonesia

Dengan kata lain, calon peserta harus menyiapkan diri untuk menghadapi proses seleksi yang kompetitif.

Persyaratan Pendaftaran

Baca Juga :  Kemenag Pastikan Seluruh Santri Kebagian MBG

Calon peserta harus memenuhi persyaratan berikut:

  • Berstatus tenaga pendidik, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, atau alumni perguruan tinggi keagamaan

  • Usia maksimal 40 tahun pada 31 Desember 2026

  • Lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 3.00

  • Belum menempuh jenjang S2

  • Memiliki skor IELTS minimal 6.0 atau TOEFL ITP 500

  • Melampirkan surat rekomendasi dari instansi terkait atau tokoh akademik/masyarakat

  • Tidak menerima beasiswa lain

  • Menyusun personal statement dan study plan

  • Tidak mendaftar sebagai ASN (CPNS/PPPK) selama periode beasiswa

  • Menyetujui pernyataan komitmen dan integritas

Dengan demikian, semua peserta diharapkan menunjukkan kesiapan akademik, kemampuan bahasa Inggris, dan integritas tinggi.

Peluang Pengembangan Karier

Program ini memberi peluang strategis bagi guru dan dosen Bahasa Inggris untuk meningkatkan kompetensi. Selain itu, program ini membantu lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia membangun alumni berpengalaman internasional. Dengan kata lain, penerima beasiswa meningkatkan karier pribadi sekaligus memberi dampak positif bagi pendidikan keagamaan di tanah air.(TIM)

Berita Terkait

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar Negara Selama 2 Tahun, Berapa Besarannya?
Hampir 1 Juta Guru PPPK Dapat Peluang Ikut Seleksi CPNS 2027, Ini Syarat dan Mekanismenya
Pemerintah Siapkan Rekening Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu-Rp80 Ribu
Bansos September 2026 Cair Lagi? Cek NIK KTP di HP, Ini Cara Cek Penerima dan Jadwal Tahap 3
Prabowo Minta Warga Indonesia Punya Rekening Bank, BRI dan BSI Siapkan Sistem Pembayaran Berbasis QRIS
46 PMI Masih Tertahan di Malaysia, Menteri Imipas Targetkan Pulang Maksimal 10 Hari
Dede Yusuf Minta Guru Honorer di Atas 35 Tahun Dapat Jalur Afirmasi, Buka Peluang Jadi PNS
Tukin TNI 2026 Naik Signifikan, Segini Gaji dan Tunjangan Prajurit Berdasarkan Pangkat
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:19 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar Negara Selama 2 Tahun, Berapa Besarannya?

Kamis, 10 September 2026 - 13:01 WIB

Hampir 1 Juta Guru PPPK Dapat Peluang Ikut Seleksi CPNS 2027, Ini Syarat dan Mekanismenya

Rabu, 9 September 2026 - 07:38 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu-Rp80 Ribu

Selasa, 8 September 2026 - 12:00 WIB

Bansos September 2026 Cair Lagi? Cek NIK KTP di HP, Ini Cara Cek Penerima dan Jadwal Tahap 3

Selasa, 8 September 2026 - 11:01 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Punya Rekening Bank, BRI dan BSI Siapkan Sistem Pembayaran Berbasis QRIS

Berita Terbaru