Bentuk Bokong Bisa Jadi Petunjuk Awal Risiko Diabetes Tipe 2

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bentuk bagian belakang

Ilustrasi bentuk bagian belakang

KESEHATAN,JS- Bentuk Bokong Bisa Jadi Petunjuk Awal Risiko Diabetes Tipe 2

Bokong sering dianggap hanya soal estetika. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa otot gluteus maximus, otot terbesar di tubuh, memberi petunjuk penting tentang kesehatan metabolik. Peneliti menyampaikan temuan ini dalam pertemuan tahunan Radiological Society of North America. Mereka menemukan bahwa perubahan struktur otot bokong mengindikasikan risiko diabetes tipe 2, bahkan sebelum muncul gejala nyata.

Studi ini menganalisis hasil MRI dari puluhan ribu individu. Dr. Marjola Thanaj, peneliti utama, menjelaskan bahwa gluteus maximus berfungsi sebagai “mesin metabolik besar” yang menunjukkan bagaimana tubuh mengelola glukosa dan energi.

Pola Perubahan pada Laki-laki dan Perempuan

Baca Juga :  Air Kelapa Dianggap Sehat, Amankah untuk Penderita Diabetes?

Tim peneliti menggunakan teknik MRI canggih dengan analisis bentuk 3D statistik untuk memetakan perubahan otot bokong. Metode ini mengukur lebih dari sekadar volume atau lemak otot. Peneliti juga memetakan perubahan bentuk otot hingga titik terkecil di permukaannya.

Pada laki-laki, otot mengalami penipisan pada area-area kecil, menandakan atrofi otot lokal yang menjadi tanda awal gangguan metabolik.

Pada perempuan, otot menunjukkan tonjolan ke luar di beberapa bagian, menandakan penumpukan lemak di dalam otot atau fatty hypertrophy. Lemak menggantikan jaringan otot yang hilang.

Peran Gluteus Maximus dalam Kesehatan Metabolik

Baca Juga :  Hobson Turunkan Kolesterol Tinggi dengan Ubah Pola Makan

Diabetes tipe 2 biasanya muncul akibat bertambahnya usia, berkurangnya aktivitas fisik, hilangnya massa otot, dan meningkatnya lemak tubuh. Semua faktor ini meningkatkan resistansi insulin, kondisi di mana tubuh tidak merespons insulin dengan baik.

Baca Juga :  Protein untuk Jantung Sehat: Ini Reekomendasi Camilan Cerdas!

Gluteus maximus berperan penting dalam metabolisme glukosa dan pembakaran energi.

Menjaga kualitas otot bokong penting untuk penampilan, kekuatan fisik, dan kesehatan metabolik jangka panjang.

Oleh karena itu, menjaga otot bokong tetap kuat bukan hanya soal estetika. Langkah ini juga membantu mengurangi risiko gangguan metabolik di masa depan dan mempertahankan keseimbangan metabolik tubuh yang mendukung kesehatan jangka panjang.(TIM)

Berita Terkait

Krim Pencerah Wajah Aman di Apotek 2026: Kandungan Terbaik yang Direkomendasikan Dokter Kulit
Jangan Sampai Salah, Begini Membedakan Nyeri Punggung Biasa dengan Nyeri Tanda Sakit Ginjal
Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN? Usulan DPR Ini Bisa Ubah Nasib Guru dan Tenaga Kesehatan di Daerah
Masuk Usia 50? Hindari Sarapan Sembarangan, Ini 6 Menu yang Bisa Turunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi
Jangan Anggap Sepele! Mengantuk Berlebihan Bisa Jadi Gejala Gangguan Kesehatan
Bahaya Minuman Manis Berlebihan: Batas Aman Konsumsi Gula Harian dan Risiko Diabetes yang Jarang Disadari
Lowongan Kerja Kemenkes 2026 Resmi Dibuka, Lulusan Komunikasi dan DKV Bisa Daftar Posisi Ini
Penderita Asam Lambung Wajib Tahu! 7 Buah Ini Aman Dikonsumsi dan Bisa Bantu Redakan GERD
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:02 WIB

Krim Pencerah Wajah Aman di Apotek 2026: Kandungan Terbaik yang Direkomendasikan Dokter Kulit

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:31 WIB

Jangan Sampai Salah, Begini Membedakan Nyeri Punggung Biasa dengan Nyeri Tanda Sakit Ginjal

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:02 WIB

Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN? Usulan DPR Ini Bisa Ubah Nasib Guru dan Tenaga Kesehatan di Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:02 WIB

Masuk Usia 50? Hindari Sarapan Sembarangan, Ini 6 Menu yang Bisa Turunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:01 WIB

Jangan Anggap Sepele! Mengantuk Berlebihan Bisa Jadi Gejala Gangguan Kesehatan

Berita Terbaru