Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri November 2026: Cek Bank dengan Imbal Hasil Tertinggi

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS,JS- Memasuki November 2026, masyarakat yang ingin menyimpan dana dalam bentuk deposito perlu mencermati penawaran bunga dari sejumlah bank besar. Tiga bank milik negara, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Mandiri, masih menawarkan tingkat bunga deposito rupiah yang berbeda berdasarkan pilihan jangka waktu atau tenor.

Perbedaan tersebut menjadi pertimbangan penting bagi calon nasabah sebelum menempatkan uang dalam produk simpanan berjangka. Sebab, meskipun ketiga bank sama-sama menawarkan deposito, persentase bunga yang mereka berikan tidak selalu sama untuk setiap periode penyimpanan.

Berdasarkan pemantauan informasi suku bunga pada awal November 2026, BRI menawarkan bunga deposito tertinggi sebesar 3,00% per tahun. Sementara itu, BNI memberikan bunga maksimal 2,75% per tahun dan Bank Mandiri menawarkan bunga tertinggi sebesar 2,50% per tahun.

Dengan demikian, calon nasabah perlu membandingkan bunga, tenor, jumlah setoran awal, serta ketentuan pencairan sebelum menentukan pilihan.

Perbandingan Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri November 2026

Perbandingan bunga menjadi langkah awal untuk mengetahui bank mana yang menawarkan imbal hasil lebih menarik. Setiap bank memiliki kebijakan tersendiri dalam menentukan tingkat bunga berdasarkan jangka waktu penempatan dana.

Berikut daftar bunga deposito rupiah ketiga bank tersebut berdasarkan informasi yang terpantau pada awal November 2026:
Tenor- BRI- BNI- Mandiri

  • 1 bulan- 3,00%- 2,25%- 2,25%
  • 3 bulan- 3,00%- 2,50%- 2,25%
  • 6 bulan- 3,00%- 2,75%- 2,50%
  • 12 bulan- 2,50%- 2,50%- 2,50%
  • 24 bulan- 2,50%- 2,50%- 2,50%

Catatan: Angka merupakan suku bunga tahunan, bukan keuntungan untuk seluruh periode tenor. Nasabah perlu mengecek kembali tarif dan ketentuan terbaru melalui kanal resmi masing-masing bank sebelum bertransaksi.

Dari tabel tersebut, terlihat bahwa BRI memimpin penawaran bunga pada tenor 1, 3, dan 6 bulan. Sebaliknya, BNI memberikan bunga paling kompetitif untuk deposito enam bulan setelah BRI.
Sementara itu, Bank Mandiri menawarkan bunga yang sama dengan BNI pada tenor 12 dan 24 bulan, yakni 2,50% per tahun.

Baca Juga :  Pasar Saham Bergejolak? Ini Strategi Saham Defensif untuk Mengelola Risiko Investasi

Bunga Deposito BRI November 2026, Tertinggi 3 Persen

BRI masih menawarkan bunga deposito rupiah sebesar 3,00% per tahun untuk sejumlah pilihan tenor. Berdasarkan informasi pada halaman resmi suku bunga BRI yang mencantumkan pembaruan 4 Agustus 2026, bank ini mempertahankan tingkat bunga tersebut untuk penempatan selama 1, 3, dan 6 bulan.

Untuk jangka waktu yang lebih panjang, BRI menetapkan bunga sebesar 2,50% per tahun. Ketentuan tersebut berlaku untuk deposito dengan tenor 12, 24, dan 36 bulan.

Artinya, nasabah yang mengutamakan persentase bunga tertinggi dapat mempertimbangkan tenor enam bulan atau periode yang lebih pendek.

Namun demikian, calon deposan tetap perlu memperhitungkan kebutuhan keuangan selama masa penyimpanan. Jangan sampai nasabah memilih tenor hanya karena mengejar bunga tinggi, tetapi kemudian membutuhkan dana sebelum tanggal jatuh tempo.

Informasi resmi BRI juga tidak membedakan persentase bunga berdasarkan kelompok nominal simpanan dalam tabel deposito rupiah yang menjadi acuan perbandingan ini.

Bunga Deposito BNI November 2026, Maksimal 2,75 Persen

BNI menawarkan beberapa pilihan jangka waktu deposito rupiah, mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan. Nasabah dapat memilih periode penempatan sesuai kebutuhan dan kemampuan mengelola dana.

Berdasarkan daftar suku bunga yang terpantau, BNI menawarkan bunga 2,25% per tahun untuk tenor satu bulan. Selanjutnya, bunga meningkat menjadi 2,50% untuk penempatan selama tiga bulan.

Penawaran tertinggi BNI berada pada tenor enam bulan dengan bunga 2,75% per tahun.
Adapun deposito dengan jangka waktu 12 dan 24 bulan sama-sama menawarkan bunga sebesar 2,50% per tahun.

Dari sisi nominal, BNI mencantumkan setoran awal deposito rupiah sebesar Rp5 juta. Persentase bunga dalam tabel juga berlaku seragam pada kelompok nominal yang dicantumkan.

Dengan struktur tersebut, nasabah dapat membandingkan pilihan tenor tanpa harus menganggap bahwa penempatan dana lebih besar otomatis menghasilkan persentase bunga lebih tinggi.

Bunga Deposito Bank Mandiri November 2026
Bank Mandiri juga menawarkan deposito rupiah melalui jaringan kantor cabang maupun aplikasi Livin’ by Mandiri.

Bagi nasabah yang ingin membuka deposito secara digital, Mandiri menyediakan pilihan penempatan melalui Livin’ dengan nominal awal mulai Rp1 juta.

Untuk deposito reguler dengan pembayaran bunga bulanan atau saat jatuh tempo, Mandiri menawarkan bunga 2,25% per tahun untuk tenor satu dan tiga bulan.

Sementara itu, tenor enam, 12, dan 24 bulan memberikan bunga sebesar 2,50% per tahun.
Menariknya, tabel suku bunga deposito reguler Mandiri mencantumkan persentase yang sama pada berbagai kelompok nominal simpanan.

Dengan demikian, perbedaan utama dalam penawaran tersebut terletak pada pilihan tenor dan mekanisme pembayaran bunga, bukan semata-mata besarnya uang yang nasabah tempatkan.

Calon nasabah sebaiknya memeriksa pilihan produk secara langsung melalui Livin’ by Mandiri atau kantor cabang agar tidak keliru membandingkan deposito reguler dengan produk yang memiliki skema pembayaran bunga berbeda.

Simulasi Deposito Rp100 Juta, Berapa Keuntungan dalam Enam Bulan?

Selain membandingkan persentase bunga, calon nasabah tentu ingin mengetahui berapa keuntungan yang dapat mereka peroleh dari penempatan dana.

Sebagai gambaran, berikut simulasi apabila seseorang menempatkan uang sebesar Rp100 juta selama enam bulan pada ketiga bank tersebut.

Perhitungan menggunakan bunga sederhana dengan asumsi tenor enam bulan, pajak bunga deposito 20%, serta mengabaikan perbedaan perhitungan hari dan ketentuan teknis masing-masing bank.

1. Deposito Rp100 juta di BRI

  • Modal awal: Rp100.000.000
  • Bunga tahunan: 3,00%
  • Bunga kotor enam bulan: Rp1.500.000
  • Pajak 20%: Rp300.000
  • Perkiraan bunga bersih: Rp1.200.000

2. Deposito Rp100 juta di BNI

  • Modal awal: Rp100.000.000
  • Bunga tahunan: 2,75%
  • Bunga kotor enam bulan: Rp1.375.000
  • Pajak 20%: Rp275.000
  • Perkiraan bunga bersih: Rp1.100.000

3. Deposito Rp100 juta di Bank Mandiri

  • Modal awal: Rp100.000.000
  • Bunga tahunan: 2,50%
  • Bunga kotor enam bulan: Rp1.250.000
  • Pajak 20%: Rp250.000
  • Perkiraan bunga bersih: Rp1.000.000

Berdasarkan simulasi tersebut, BRI menghasilkan perkiraan bunga bersih Rp200.000 lebih tinggi daripada Mandiri untuk penempatan Rp100 juta selama enam bulan.

Sementara itu, selisih keuntungan bersih antara BRI dan BNI mencapai Rp100.000.
Perlu diingat, angka tersebut hanya simulasi. Hasil aktual dapat mengikuti metode penghitungan bunga, jumlah hari dalam periode deposito, pajak, dan ketentuan produk yang berlaku.

Mengapa Bunga Deposito Perlu Dibandingkan Sebelum Menempatkan Uang?

Deposito menawarkan kepastian tingkat bunga selama periode penempatan sesuai perjanjian produk. Karakteristik ini membuat deposito menarik bagi masyarakat yang ingin mengelola dana tanpa menghadapi perubahan nilai harian seperti pada sejumlah instrumen investasi lainnya.

Meski demikian, nasabah tidak boleh hanya melihat angka bunga tertinggi.

Pertama, perhatikan jangka waktu penempatan. Tenor enam bulan mungkin memberikan bunga lebih menarik, tetapi nasabah perlu memastikan bahwa mereka tidak membutuhkan uang tersebut dalam waktu dekat.

Kedua, periksa ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo. Beberapa produk dapat mengenakan penalti atau menghilangkan hak atas bunga apabila nasabah mencairkan dana lebih awal.

Ketiga, bandingkan metode pembayaran bunga. Ada bank yang menawarkan pembayaran bunga setiap bulan, sedangkan pilihan lainnya membayarkan bunga ketika deposito mencapai jatuh tempo.

Selain itu, calon deposan perlu memastikan bahwa produk yang mereka pilih sesuai dengan kebutuhan likuiditas dan rencana keuangan keluarga.

Perhatikan Batas Penjaminan LPS Sebelum Membuka Deposito

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah perlindungan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

LPS memberikan penjaminan simpanan hingga Rp2 miliar untuk setiap nasabah pada setiap bank, sepanjang nasabah memenuhi seluruh persyaratan penjaminan.

Salah satu ketentuan penting berkaitan dengan tingkat bunga. Nasabah perlu memastikan bahwa bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS yang berlaku.

Selain itu, nasabah harus memperhatikan persyaratan lain, termasuk pencatatan simpanan dalam pembukuan bank dan ketentuan kelayakan nasabah untuk menerima penjaminan.

Karena itu, sebelum membuka deposito, masyarakat sebaiknya memeriksa tingkat bunga penjaminan terbaru melalui situs resmi LPS.

Langkah ini penting agar masyarakat tidak hanya mengejar imbal hasil, tetapi juga memahami perlindungan atas dana yang mereka simpan.

Arah Suku Bunga Perbankan pada November 2026

Perkembangan kebijakan moneter juga menjadi salah satu faktor yang perlu masyarakat perhatikan ketika memilih deposito.

Bank Indonesia pada 21 Oktober 2026 mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%. Namun, bank sentral menaikkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 basis poin menjadi 5,00%.

Perubahan tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam kebijakan moneter menjelang November 2026.

Meskipun demikian, perubahan suku bunga acuan maupun fasilitas simpanan Bank Indonesia tidak otomatis membuat bank langsung menaikkan bunga deposito untuk nasabah.

Setiap bank mempertimbangkan kebutuhan likuiditas, biaya dana, persaingan menghimpun simpanan, dan strategi bisnis sebelum mengubah penawaran bunga.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu mengikuti pembaruan suku bunga secara berkala, terutama ketika akan membuka deposito baru atau memperpanjang simpanan yang telah jatuh tempo.

BRI Unggul untuk Tenor Enam Bulan

Perbandingan bunga deposito BRI, BNI, dan Bank Mandiri pada awal November 2026 menunjukkan bahwa BRI menawarkan persentase tertinggi sebesar 3,00% per tahun untuk tenor 1, 3, dan 6 bulan.

BNI berada di posisi berikutnya dengan bunga maksimal 2,75% per tahun untuk tenor enam bulan. Sementara itu, Bank Mandiri menawarkan bunga maksimal 2,50% per tahun untuk tenor enam, 12, dan 24 bulan.

Namun, pilihan terbaik tidak selalu bergantung pada persentase bunga tertinggi. Nasabah perlu menyesuaikan tenor, jumlah dana, jadwal pembayaran bunga, kebutuhan likuiditas, serta ketentuan penjaminan LPS.

Dengan membandingkan seluruh aspek tersebut, masyarakat dapat menentukan penempatan dana secara lebih terukur dan sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.

Disclaimer: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak merupakan ajakan untuk membeli produk investasi tertentu. Tingkat bunga dapat berubah mengikuti kebijakan bank. Calon nasabah perlu memeriksa informasi resmi sebelum melakukan transaksi.(*)

Berita Terkait

Rupiah Hari Ini 2 November 2026 Melemah ke Rp18.156 per Dolar AS, Ini Prediksi Analis
Harga Emas Digital Hari Ini Minggu 1 November 2026: Cek Harga Beli, Harga Jual dan Selisihnya
Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Tak Berubah, Cek Daftar Pertalite, Pertamax hingga Dexlite di Jambi
Harga Emas Antam 31 Oktober 2026 Turun Lagi, Buyback Anjlok Rp65.000! Ini Daftar Harga Terbaru dan Selisihnya
Ribuan ATM di Indonesia Terus Tutup, 13 Bank Bangkrut hingga 2026: Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Nasabah
Bank Mandiri Perluas Pasar UMKM Lewat Livin’ Food, Jangkau 42,6 Juta Pengguna dan Gandeng 2.300 Merchant
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 31 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian 24 Karat hingga 20 Karat
Rupiah Menguat ke Rp18.123 per Dolar AS, Sinyal The Fed dan Inflasi AS Jadi Penentu Pergerakan Kurs
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:01 WIB

Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri November 2026: Cek Bank dengan Imbal Hasil Tertinggi

Senin, 2 November 2026 - 09:31 WIB

Rupiah Hari Ini 2 November 2026 Melemah ke Rp18.156 per Dolar AS, Ini Prediksi Analis

Minggu, 1 November 2026 - 13:10 WIB

Harga Emas Digital Hari Ini Minggu 1 November 2026: Cek Harga Beli, Harga Jual dan Selisihnya

Minggu, 1 November 2026 - 09:06 WIB

Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Tak Berubah, Cek Daftar Pertalite, Pertamax hingga Dexlite di Jambi

Minggu, 1 November 2026 - 08:01 WIB

Harga Emas Antam 31 Oktober 2026 Turun Lagi, Buyback Anjlok Rp65.000! Ini Daftar Harga Terbaru dan Selisihnya

Berita Terbaru