BATANGHARI,JS– Kondisi Jalan Lintas Sumatera di wilayah Kabupaten Batang Hari kembali memprihatinkan. Sejumlah titik di badan jalan berlubang besar dan langsung mengancam keselamatan pengendara yang melintas setiap hari.
Kerusakan tersebut terlihat jelas di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Muara Bulian. Padahal, Pemerintah Provinsi Jambi sempat memperbaiki ruas ini pada awal tahun lalu. Namun, usia perbaikan tergolong singkat karena jalan kembali rusak dalam waktu kurang dari satu tahun.
Pengendara Hadapi Risiko Setiap Hari
Akibat kondisi tersebut, pengendara terpaksa menurunkan kecepatan dan menghindari lubang yang tersebar di badan jalan. Situasi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat hujan turun.
Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar jalan turut merasakan dampaknya. Debu dari kendaraan berat mengotori lingkungan permukiman dan mengganggu kenyamanan aktivitas sehari-hari.
DPRD Batang Hari Soroti Truk Angkutan Batubara
Anggota DPRD Batang Hari, Edi Yanuar, menyoroti kondisi tersebut. Ia menilai kerusakan jalan muncul karena konstruksi dan kontur jalan tidak mampu menahan beban kendaraan bertonase besar.
Menurutnya, aktivitas truk angkutan batubara dengan volume tinggi mempercepat kerusakan. Setiap hari, armada berat melintasi ruas jalan utama ini tanpa pengaturan yang jelas.
“Saya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Batang Hari akan mendorong pemerintah provinsi untuk segera memperbaiki jalan ini. Jalan ini menjadi jalur utama dan digunakan masyarakat luas,” kata Edi Yanuar, Selasa (3/3/2026).
Perbaikan Tidak Bertahan Lama
Edi Yanuar menjelaskan, perbaikan yang dilakukan pada awal tahun lalu hanya bertahan sekitar tiga hingga empat bulan. Setelah itu, jalan kembali rusak karena armada angkutan batubara melintas dengan beban yang melebihi daya dukung jalan.
Ia menegaskan, pola perbaikan tambal sulam hanya akan mengulang kerusakan yang sama jika pemerintah tidak mengubah pendekatan.
Desak Langkah Tegas Pemerintah Provinsi
Karena itu, Edi Yanuar mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengambil langkah tegas dan terukur. Ia mendorong perbaikan menyeluruh sekaligus pengawasan ketat terhadap kendaraan bertonase besar.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama. Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap jalan nasional yang berfungsi sebagai jalur vital penghubung antarwilayah di Provinsi Jambi.(*)









