JAKARTA,JS– Menjelang akhir tahun, pemerintah mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos). Penyaluran berlangsung pada 8–25 Desember 2025 untuk menyelesaikan anggaran tepat waktu dan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Beberapa bansos yang dicairkan secara serentak:
-
Bantuan Atensi Yatim Piatu
Pemerintah memberikan Rp200.000 per bulan kepada anak yatim/piatu. Bantuan ini dicairkan sekaligus untuk tiga bulan (Oktober–Desember) dengan total yang diterima mencapai Rp 600.000. -
Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 3
Pemerintah menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa. Adapun nominalnya:
-
SD: Rp450.000
-
SMP: Rp750.000
-
SMA: Rp1.800.000
-
Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4
Pemerintah memberikan bantuan triwulanan bagi 10 juta keluarga.
-
Ibu hamil/nifas: Rp750.000
-
Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
-
Pelajar SD: Rp225.000
-
Pelajar SMP: Rp375.000
-
Pelajar SMA: Rp500.000
-
Lansia & penyandang disabilitas berat: Rp600.000
-
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4
Pemerintah menyalurkan Rp600.000 untuk tiga bulan kepada sekitar 18,3 juta KPM. Dengan bantuan ini, penerima bisa menukarkan saldo di e-Warong untuk membeli bahan pangan. -
Tambahan Dana KKS
Pemerintah memberikan Rp400.000 kepada KPM baru yang berpindah ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih. Dana ini berfungsi sebagai kompensasi aktivasi. -
BLT Kesra
Pemerintah menyalurkan Rp900.000 per keluarga kepada lebih dari 35 juta KPM kelompok desil 1–4 melalui PT Pos Indonesia dan bank Himbara.
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos di cekbansos.kemensos.go.id atau melalui aplikasi mobile Cek Bansos (SIKS-NG) di Play Store dan App Store. Dengan cara ini, keluarga yang berhak bisa memastikan bansos cair tepat sasaran.(AN)









