Golkar Tetapkan Prabowo Capres 2029, Siapa Cawapresnya?

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POLITIK,JS- Partai Golkar menegaskan dukungannya kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Namun, partai berlambang pohon beringin itu belum menentukan figur calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo dalam kontestasi politik mendatang.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan partainya sudah menetapkan sikap politik tersebut sejak akhir 2024. Golkar pun tetap berpegang pada keputusan itu ketika dinamika politik menuju Pilpres 2029 mulai menjadi perhatian publik.

Doli menyampaikan pernyataan tersebut di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Menurut dia, Golkar sudah memiliki nama yang akan mereka dukung sebagai calon presiden, sedangkan pembahasan mengenai calon wakil presiden belum memasuki tahap penentuan.

“Sejak tahun akhir 2024, standing position Golkar kan jelas. Bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo,” kata Doli.

Pernyataan tersebut mempertegas arah dukungan Golkar terhadap Prabowo. Meski demikian, keputusan mengenai pasangan calon presiden dan wakil presiden masih bergantung pada komunikasi politik serta kesepakatan partai-partai yang nantinya membangun koalisi.

Golkar Belum Tentukan Calon Wakil Presiden

Meski sudah menetapkan Prabowo sebagai calon presiden yang akan mereka dukung, Golkar belum mengumumkan nama calon wakil presiden. Doli menjelaskan bahwa partai-partai pengusung perlu membicarakan persoalan tersebut sebelum menentukan pasangan yang akan maju dalam Pilpres 2029.

Menurut dia, Golkar juga belum mengetahui secara pasti partai mana saja yang akan bergabung dalam koalisi pengusung Prabowo. Karena itu, partainya belum memiliki dasar untuk menentukan figur pendamping yang dapat memperoleh dukungan bersama.

Doli menyebut Golkar menetapkan dukungan terhadap Prabowo melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Sementara itu, pembahasan mengenai calon wakil presiden memerlukan komunikasi lebih lanjut dengan partai politik lain.

Baca Juga :  PGRI Dorong DPR Segera Buat UU Perlindungan Guru

Dengan demikian, dukungan Golkar terhadap Prabowo tidak serta-merta berarti partai tersebut sudah menentukan komposisi pasangan calon untuk pemilihan mendatang.

Keputusan Cawapres Menunggu Momentum Politik

Doli menilai pembahasan calon wakil presiden masih terlalu dini. Menurut dia, partai-partai politik biasanya membicarakan komposisi pasangan calon ketika tahapan pencalonan semakin dekat.

Selain mempertimbangkan kesepakatan antarpartai, Golkar juga akan memperhatikan pandangan Prabowo sebagai figur yang mereka dukung. Faktor tersebut menjadi penting karena pasangan calon presiden dan wakil presiden membutuhkan kesepahaman politik untuk menghadapi pemilu.

Doli menegaskan bahwa Golkar tidak ingin mengalihkan perhatian pemerintah dari pekerjaan yang sedang berjalan hanya untuk membicarakan komposisi pasangan Pilpres 2029.

Bagi Golkar, agenda politik mendatang tetap penting. Namun, partai itu saat ini memilih memprioritaskan pelaksanaan program pemerintahan agar masyarakat merasakan hasilnya.

Golkar Fokus Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Di tengah pembicaraan mengenai Pilpres 2029, Golkar mengarahkan perhatian pada upaya membantu pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Doli mengatakan Golkar telah meminta seluruh jajaran partai untuk mendukung keberhasilan pemerintahan. Ia menilai keberhasilan program pemerintah menjadi pekerjaan utama yang perlu mendapat perhatian sebelum partai-partai membicarakan strategi menghadapi pemilu berikutnya.

Menurut Doli, Golkar tidak sekadar ingin mengusung Prabowo sebagai calon presiden. Partainya juga ingin memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Golkar menghubungkan agenda politik 2029 dengan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan saat ini. Hasil kerja pemerintah dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika partai-partai membicarakan komposisi pasangan calon pada pemilihan mendatang.

Baca Juga :  Biaya Politik Mahal, Prabowo Dorong Kepala Daerah Dipilih DPRD

Apakah Gibran Berpeluang Kembali Mendampingi Prabowo?

Nama Gibran Rakabuming Raka turut menjadi perhatian ketika Doli membahas kemungkinan komposisi pasangan Prabowo pada Pilpres 2029. Wakil Ketua Umum Golkar itu tidak menutup peluang Gibran kembali mendampingi Prabowo jika pemerintahan mereka menunjukkan keberhasilan.

Namun, Doli tidak menyatakan bahwa Golkar sudah menetapkan Gibran sebagai calon wakil presiden untuk periode berikutnya. Ia menempatkan kemungkinan tersebut sebagai bahan pertimbangan yang masih bergantung pada perkembangan pemerintahan.

Menurut Doli, keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran dapat menjadi alasan bagi partai politik untuk mempertimbangkan kembali pasangan tersebut. Meski begitu, keputusan akhir tetap memerlukan pembahasan politik pada waktu yang tepat.

Pernyataan itu membuat peluang Gibran kembali maju sebagai calon wakil presiden tetap terbuka, tetapi belum menjadi keputusan resmi Golkar.

Pilpres 2029 Masih Menunggu Dinamika Koalisi

Sikap Golkar yang lebih awal menyatakan dukungan kepada Prabowo memberikan gambaran mengenai arah politik partai tersebut menuju Pilpres 2029. Akan tetapi, komposisi koalisi dan nama calon wakil presiden masih menjadi bagian dari dinamika politik yang dapat berkembang dalam beberapa tahun mendatang.

Selain itu, partai-partai politik perlu mempertimbangkan komunikasi antarpartai, evaluasi kinerja pemerintah, serta peluang pasangan calon untuk memperoleh dukungan yang memadai.

Untuk saat ini, Golkar menegaskan satu hal: Prabowo menjadi calon presiden yang ingin mereka usung pada 2029. Adapun siapa yang akan mendampinginya, termasuk kemungkinan Gibran kembali menjadi calon wakil presiden, masih menunggu pembahasan dan keputusan politik berikutnya.(*)

Berita Terkait

Musda Golkar Sungai Penuh 2026 Segera Digelar, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 21 Agustus: Ini Syarat Lengkapnya
Pilgub Jambi 2029 Mulai Memanas, Syarif Fasha Nyatakan Siap Maju
PAN Pecat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Usai OTT KPK, Jabatan Ketua DPW NTB Langsung Diambil Alih DPP
Hampir Setengah Anggota DPR Absen Saat Rapat Paripurna Jelang Lebaran
Polemik Ambang Batas Parlemen, Usulan 7 Persen Picu Kritik
Isu Ritel Modern Ditutup Demi Kopdes, DPR Angkat Bicara
Dukungan Bulat! Muslimin Tanja Kini Pimpin Golkar Tanjabtim
Sidang Penjarahan Rumahnya, Eko Patrio Pilih Memaafkan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Golkar Tetapkan Prabowo Capres 2029, Siapa Cawapresnya?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Musda Golkar Sungai Penuh 2026 Segera Digelar, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 21 Agustus: Ini Syarat Lengkapnya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Pilgub Jambi 2029 Mulai Memanas, Syarif Fasha Nyatakan Siap Maju

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:03 WIB

PAN Pecat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Usai OTT KPK, Jabatan Ketua DPW NTB Langsung Diambil Alih DPP

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:00 WIB

Hampir Setengah Anggota DPR Absen Saat Rapat Paripurna Jelang Lebaran

Berita Terbaru