Harga Logam Menguat, Aluminium dan Seng Tembus Rekor

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Tembaga Menguat

Harga Tembaga Menguat

BISNIS,JS- Harga logam industri mencatat kenaikan pada perdagangan Rabu, dengan tembaga naik stabil, sementara aluminium dan seng menembus level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Di London Metal Exchange (LME), tembaga kontrak tiga bulan menguat 0,6% menjadi US$ 13.087 per metrik ton. Aluminium melonjak 1,7% ke US$ 3.261 per ton, mencapai level tertinggi sejak April 2022, sedangkan seng naik 1,2% menjadi US$ 3.392 per ton, level tertinggi sejak Januari 2023.

Pelemahan dolar AS menjadi katalis utama. Indeks dolar jatuh ke posisi terendah sejak Februari 2022 setelah Presiden AS Donald Trump menyebut nilai dolar terlalu kuat. Dolar yang lemah membuat harga logam berbasis dolar lebih terjangkau bagi investor luar negeri, sehingga mendorong permintaan.

Investor Spekulatif Masuk Pasar Logam

Baca Juga :  IHSG Ambruk 7,34% Sesi I, Asing Catat Net Sell Rp 3,6 Triliun

Robert Montefusco, analis Sucden Financial, menyatakan, “Fenomena yang sebelumnya terjadi pada emas dan perak kini muncul pada logam dasar. Investor spekulatif ramai-ramai masuk pasar.” Arus modal spekulatif ini turut memperkuat reli harga logam di LME.

Pasokan Tembaga Jangka Pendek Tetap Longgar

Baca Juga :  Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Pasar Cermati The Fed

Meski harga naik, kontrak tembaga tunai di LME diperdagangkan dengan diskon sekitar US$ 90 per ton dibanding kontrak tiga bulan. Hal ini menandakan kebutuhan pasokan jangka pendek masih rendah. Di sisi lain, premi Yangshan, indikator permintaan impor tembaga China, turun menjadi US$ 20 per ton, terendah dalam 18 bulan.

Daria Efanova, Kepala Riset Sucden, menjelaskan produsen China cenderung melepas tembaga ke pasar LME untuk mengurangi risiko menjelang libur Tahun Baru Imlek, periode yang biasanya diwarnai volatilitas tinggi.

Aluminium Didukung Prospek Positif dan Permintaan Kuat

Harga aluminium melonjak seiring revisi proyeksi Goldman Sachs. Bank investasi itu menaikkan perkiraan harga rata-rata semester pertama menjadi US$ 3.150 per ton, dari sebelumnya US$ 2.575. Faktor utama adalah rendahnya stok global, ketidakpastian pasokan listrik untuk smelter baru di Indonesia, serta pertumbuhan permintaan dari produsen kendaraan listrik dan jaringan listrik global.

Logam Lainnya Menguat Moderat

Di pasar logam lainnya, timbal naik tipis 0,1% menjadi US$ 2.022 per ton. Nikel menguat 1,3% menjadi US$ 18.400 per ton. Timah melonjak 2,5% menjadi US$ 56.250 per ton, setelah sempat mencetak rekor US$ 58.340 per ton pada perdagangan Selasa.(TIM)

Berita Terkait

Bingung Mulai Investasi? Ini 5 Tips Jitu Pilih Investasi Terbaik 2026 untuk Pemula
Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026
Rahasia Pinjaman Bank Bunga Rendah 2026, Banyak Orang Belum Tahu!
Investasi Emas 2026: Cara Cerdas Hitung Pajak Agar Untung Maksimal & Anti Boncos
KPR 2026: 7 Cara Beli Rumah Tanpa Bebani Keuangan, Nomor 6 Sering Jadi Kesalahan Fatal!
Inactive Bank Account 2026: Risiko Rekening Dormant, Biaya, dan Cara Mengaktifkannya Lagi
Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah
ETF vs Reksadana Saham: Mana Lebih Cuan? Full Guide High Return & Smart Investing
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:30 WIB

Bingung Mulai Investasi? Ini 5 Tips Jitu Pilih Investasi Terbaik 2026 untuk Pemula

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:00 WIB

Rahasia Pinjaman Bank Bunga Rendah 2026, Banyak Orang Belum Tahu!

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:30 WIB

Investasi Emas 2026: Cara Cerdas Hitung Pajak Agar Untung Maksimal & Anti Boncos

Senin, 30 Maret 2026 - 19:00 WIB

KPR 2026: 7 Cara Beli Rumah Tanpa Bebani Keuangan, Nomor 6 Sering Jadi Kesalahan Fatal!

Berita Terbaru