JAKARTA — Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa publik menaruh kepercayaan tertinggi pada Tentara Nasional Indonesia (TNI) per Januari 2026. Hasil ini muncul dari survei tatap muka yang digelar pada 15–21 Januari 2026 dengan 1.220 responden menggunakan metode random sampling.
TNI Masih di Puncak
TNI meraih skor 93 poin, mencakup kategori sangat percaya dan cukup percaya. Posisi kedua ditempati Presiden dengan skor 91 poin. Diikuti Kejaksaan Agung (Kejagung) yang memperoleh 80 poin.
Meski berada di puncak, TNI dan Presiden mengalami penurunan dibandingkan survei sebelumnya pada 20–27 Oktober 2025. TNI turun satu poin, sedangkan Presiden turun dua poin.
Lembaga Hukum dan MK Catat Tren Positif
Mahkamah Konstitusi (MK) dan Pengadilan berada di urutan keempat dan kelima dengan skor masing-masing 75 dan 74 poin. Kejagung juga mencatat tren positif, menunjukkan bahwa publik semakin mempercayai kinerja lembaga penegak hukum.
Selain itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) naik dari 69 menjadi 72 poin, dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meningkat dari 65 menjadi 66 poin. Meski tidak masuk lima besar, kedua lembaga ini tetap menunjukkan perbaikan signifikan dalam persepsi publik.
Lembaga Lain dengan Kepercayaan Publik
Berikut daftar 11 lembaga negara yang mendapatkan skor kepercayaan tertinggi versi survei Indikator Januari 2026:
- TNI: 93 poin
- Presiden: 91 poin
- Kejagung: 80 poin
- MK: 75 poin
- Pengadilan: 74 poin
- KPK: 72 poin
- MPR: 67 poin
- Polri: 66 poin
- DPD: 64 poin
- Partai Politik: 61 poin
- DPR: 57 poin
Gambaran Tren Publik
Secara keseluruhan, survei ini menunjukkan bahwa lembaga militer dan eksekutif tetap menjadi pilar kepercayaan publik. Sementara itu, lembaga hukum mulai menunjukkan peningkatan positif, menandakan kepercayaan masyarakat perlahan membaik.
Dengan demikian, survei ini memberikan gambaran jelas tentang bagaimana masyarakat menilai kinerja lembaga-lembaga negara di awal tahun 2026.(*)









