Indonesia Bergabung dengan Dewan Perdamaian ‘Buatan’ Trump

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Presiden Amerika Serikat, Donald trump

Foto ; Presiden Amerika Serikat, Donald trump

INTERNASIONAL,JS– Indonesia resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian internasional yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Langkah ini menegaskan peran aktif Indonesia dalam mendorong perdamaian di Timur Tengah dan wilayah konflik lain di dunia.

Sambut Undangan Presiden Trump

Baca Juga :  Trump Hentikan Sementara Visa Imigran dari 75 Negara

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan Indonesia bersama beberapa negara Timur Tengah menyambut undangan Presiden Trump. Negara-negara tersebut meliputi Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

“Para menteri luar negeri menyetujui undangan dan menegaskan komitmen mereka untuk mendukung misi Dewan Perdamaian sebagai fasilitator periode transisi di wilayah konflik,” tulis Kemenlu.

Indonesia dan negara lain akan menandatangani dokumen resmi sesuai prosedur hukum dan administrasi masing-masing negara.

Fokus Awal pada Gaza, Tetapi Peran Lebih Luas

Baca Juga :  Iran dan China Gelar Pembicaraan Telepon di Tengah Ancaman

Dewan Perdamaian awalnya bertugas mengawasi rekonstruksi Gaza, sesuai Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803. Resolusi ini bertujuan memperkuat gencatan senjata permanen, mendorong pembangunan kembali Gaza, dan memajukan perdamaian yang adil dan abadi.

Resolusi juga menekankan hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara sesuai hukum internasional, sekaligus membuka jalan bagi stabilitas kawasan.

Meskipun fokus awal pada Gaza, piagam Dewan Perdamaian memberi wewenang kepada organisasi ini untuk menangani konflik di wilayah lain dan memfasilitasi proses transisi menuju perdamaian dan stabilitas.

Struktur Dewan dan Tokoh Kunci

Donald Trump memimpin Dewan Perdamaian sebagai ketua eksekutif. Ia bekerja sama dengan tujuh tokoh penting, yaitu:

  • Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio

  • Utusan khusus Trump, Steve Witkoff

  • Menantu Trump, Jared Kushner

  • Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair

  • Presiden Bank Dunia, Ajay Banga

  • Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert Gabriel

Harapan Indonesia dalam Proses Perdamaian

Dengan bergabungnya Indonesia, negara ini mengambil peran strategis sebagai fasilitator proses transisi di wilayah konflik. Langkah ini memperkuat diplomasi Indonesia di kancah global dan membuka peluang bagi keamanan serta stabilitas kawasan Timur Tengah dan wilayah lain yang terdampak konflik.(TIM)

Berita Terkait

Tidak Hanya Abaikan Efisiensi, BIMTEK BPD se-Sungai Penuh juga Langgar Perwako
Suzuki Baleno Facelift Makin Canggih, Punya ADAS Level 2 dan Mesin Z12E, Harga Rp111 Jutaan
Kartu Kredit Hilang? Jangan Panik, Ini Cara Blokir, Cek Transaksi dan Ajukan Kartu Pengganti
Waspada! 5 Tanda Paylater Mulai Mengganggu Keuangan, Nomor 3 Paling Sering Terjadi
Data KTP Jangan Diumbar di Internet, Ini Cara Cegah NIK Disalahgunakan Penipu
UMKM Merangin Mulai Go Digital, Pelatihan Media Sosial di Aula Rumah Dinas Bupati Buka Peluang Pasar hingga Nasional
Daftar Pinjol Legal OJK September 2026, Cek Bunga, Biaya dan Aturan Sebelum Ajukan Pinjaman Online
Sinyal HP Tiba-Tiba Turun ke 2G? Waspada Modus Fake BTS yang Bisa Mengincar M-Banking dan Saldo Rekening
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Tidak Hanya Abaikan Efisiensi, BIMTEK BPD se-Sungai Penuh juga Langgar Perwako

Selasa, 29 September 2026 - 17:01 WIB

Suzuki Baleno Facelift Makin Canggih, Punya ADAS Level 2 dan Mesin Z12E, Harga Rp111 Jutaan

Senin, 28 September 2026 - 12:01 WIB

Kartu Kredit Hilang? Jangan Panik, Ini Cara Blokir, Cek Transaksi dan Ajukan Kartu Pengganti

Senin, 28 September 2026 - 09:01 WIB

Waspada! 5 Tanda Paylater Mulai Mengganggu Keuangan, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:01 WIB

Data KTP Jangan Diumbar di Internet, Ini Cara Cegah NIK Disalahgunakan Penipu

Berita Terbaru

Nasional

Gempa Megathrust Ancam Sumatera, Ini Penjelasan Lengkap Ahli

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:30 WIB