BKAD Sungai Penuh Mulai Menertibkan Aset Pemkot, Kendaraan Dinas yang Masih Tercecer Segera Ditarik

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BKAD Sungai Penuh siap gelar pendataan dan penarikan aset yang tercecer

BKAD Sungai Penuh siap gelar pendataan dan penarikan aset yang tercecer

SUNGAIPENUH,JS- Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Sungai Penuh mulai mengambil langkah serius untuk menertibkan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh yang selama ini masih tersebar di berbagai lokasi.

Program penataan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan tata kelola aset, memperkuat transparansi, serta memastikan seluruh barang milik daerah tercatat secara akurat sesuai ketentuan yang berlaku.

Sejumlah aset kini memasuki tahap pendataan ulang. BKAD juga bersiap melakukan penarikan terhadap aset yang hingga saat ini belum kembali ke dalam penguasaan pemerintah daerah, termasuk kendaraan dinas.

Pendataan Aset Daerah Menjadi Prioritas BKAD Sungai Penuh

Plt Kepala BKAD Kota Sungai Penuh, Reno Hanjoni, membenarkan bahwa pihaknya telah memulai proses identifikasi terhadap aset milik Pemkot Sungai Penuh yang masih tercecer.

Menurutnya, pendataan tersebut bertujuan untuk memperoleh data yang akurat mengenai kondisi, lokasi, serta status penggunaan seluruh aset pemerintah.

“Ya, ada beberapa kendaraan dinas yang masih tercecer. Dalam waktu dekat akan kita tarik untuk didata,” ujar Reno Hanjoni.

Ia menjelaskan, inventarisasi aset menjadi langkah awal sebelum pemerintah menentukan kebijakan lanjutan terkait pemanfaatan maupun pengelolaan barang milik daerah.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Luncurkan MPLS Ramah 2026 di Sungai Penuh, Siswa Baru Terima Seragam Sekolah Gratis

Kendaraan Dinas Menjadi Fokus Penertiban

Salah satu aset yang menjadi perhatian BKAD yakni kendaraan dinas.

Kendaraan operasional pemerintah memiliki nilai ekonomi yang cukup besar sehingga harus berada dalam pengawasan yang jelas. Selain itu, kendaraan dinas juga wajib digunakan sesuai tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah.

Karena itu, BKAD akan melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap kendaraan yang masih berada di luar penguasaan pemerintah daerah.

Setelah proses pendataan selesai, pemerintah akan memastikan seluruh kendaraan tercatat dalam sistem administrasi aset daerah sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.

BKAD Gandeng Kejaksaan Sungai Penuh

Untuk memperkuat proses penertiban, BKAD Kota Sungai Penuh menggandeng Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Kerja sama tersebut bertujuan memberikan pendampingan hukum sekaligus memastikan proses penarikan aset berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Reno Hanjoni mengatakan koordinasi dengan pihak kejaksaan sudah dilakukan dalam beberapa kesempatan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Sungai Penuh. Dalam waktu dekat proses pendataan dan penarikan aset segera dilaksanakan,” tegasnya.

Pengelolaan Aset Daerah Harus Transparan

Pengelolaan aset daerah menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

Seluruh barang milik daerah, mulai dari kendaraan dinas, tanah, gedung, hingga peralatan kantor, wajib tercatat dalam sistem administrasi pemerintah.

Data yang akurat akan memudahkan pemerintah melakukan pengawasan, pemeliharaan, hingga perencanaan anggaran pada tahun berikutnya.

Selain itu, pendataan aset juga menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Inventarisasi Aset Mencegah Kerugian Daerah

Pendataan ulang aset memiliki manfaat besar bagi pemerintah daerah.

Melalui inventarisasi yang baik, pemerintah dapat mengetahui kondisi setiap aset sehingga tidak muncul aset yang hilang, rusak, atau berpindah tangan tanpa prosedur resmi.

Langkah tersebut juga membantu pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan aset yang selama ini belum digunakan secara maksimal.

Apabila seluruh aset berhasil didata, pemerintah akan lebih mudah menentukan kebutuhan pengadaan barang pada masa mendatang sehingga anggaran daerah dapat digunakan secara lebih efisien.

Penertiban Aset Mendukung Akuntabilitas Pemerintah

Upaya BKAD Sungai Penuh mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Masyarakat berharap seluruh aset yang dibeli menggunakan anggaran daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan publik.

Dengan administrasi yang tertib, pemerintah juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Langkah ini sekaligus memperlihatkan komitmen Pemkot Sungai Penuh dalam memperbaiki sistem pengelolaan aset agar lebih profesional.

Keberhasilan penertiban aset tidak hanya bergantung pada BKAD.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki tanggung jawab menjaga, menggunakan, dan melaporkan aset yang berada di bawah penguasaannya.

Karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting agar proses pendataan berjalan lancar.

Setiap OPD diharapkan memberikan informasi yang lengkap mengenai keberadaan aset sehingga proses inventarisasi dapat selesai tepat waktu.

BKAD memastikan penarikan aset tidak dilakukan secara sekaligus.

Pemerintah akan menyusun jadwal berdasarkan hasil pendataan sehingga proses berjalan tertib dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Pendekatan bertahap juga memberi kesempatan kepada pengguna aset untuk melengkapi dokumen administrasi apabila masih terdapat kekurangan data.

Dengan demikian, seluruh proses dapat berlangsung sesuai aturan tanpa menimbulkan persoalan baru.

Pemerintah Dorong Tata Kelola Aset yang Lebih Modern

Selain melakukan pendataan fisik, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi pengelolaan aset daerah.

Sistem administrasi berbasis digital akan mempermudah proses pencatatan, pelaporan, hingga pengawasan terhadap seluruh barang milik daerah.

Baca Juga :  DPRD Kota Sungai Penuh Setujui LKPD 2025, Wali Kota Alfin Beberkan Komitmen Transparansi APBD dan Arah Pembangunan Daerah

Harapan BKAD Sungai Penuh

BKAD berharap seluruh proses pendataan dan penarikan aset dapat berjalan sesuai rencana.

Melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, pemerintah optimistis seluruh aset yang masih tercecer dapat kembali terdata secara resmi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Sungai Penuh dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan profesional.

Dengan data aset yang lebih lengkap, pemerintah akan lebih mudah melakukan pengawasan, pemanfaatan, serta perencanaan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.(AN)

Berita Terkait

Moneymaxxing Jadi Tren Keuangan Baru: Cara Anak Muda Mengoptimalkan Uang, Tabungan, dan Financial Wellness
Terbaru, Cara Menghapus Data Pinjol yang Belum Lunas? Ini Fakta, Langkah Aman, dan Cara Lapornya ke OJK
Jasa Pelunasan Pinjol di Media Sosial Jadi Modus Penipuan, Kenali Ciri-Ciri dan Cara Aman Melunasi Utang
Berapa Butir Telur yang Aman Dimakan Saat Diet? Ahli Ungkap Fakta yang Jarang Diketahui, Jangan Sampai Salah Konsumsi!
Rumah Belum Bersertifikat Bisa Dijual? Ini Aturan Terbaru, Risiko Besar, dan Cara Aman Agar Tidak Kehilangan Uang
Asuransi Penyakit Kritis 2026: Premi Mulai Rp44 Ribu, Ini Cara Melindungi Keuangan dari Biaya Kanker, Stroke, hingga Serangan Jantung
Kredit ASN 2026: Cara Ajukan Pinjaman dengan SK, Syarat Lengkap, Bunga Rendah, Plafon Besar hingga Ratusan Juta
Jangan Sampai Tertipu, Ini Batas Maksimal Denda, Aturan Debt Collector, dan Dampaknya ke SLIK OJK
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Moneymaxxing Jadi Tren Keuangan Baru: Cara Anak Muda Mengoptimalkan Uang, Tabungan, dan Financial Wellness

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Terbaru, Cara Menghapus Data Pinjol yang Belum Lunas? Ini Fakta, Langkah Aman, dan Cara Lapornya ke OJK

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jasa Pelunasan Pinjol di Media Sosial Jadi Modus Penipuan, Kenali Ciri-Ciri dan Cara Aman Melunasi Utang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:01 WIB

Berapa Butir Telur yang Aman Dimakan Saat Diet? Ahli Ungkap Fakta yang Jarang Diketahui, Jangan Sampai Salah Konsumsi!

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Rumah Belum Bersertifikat Bisa Dijual? Ini Aturan Terbaru, Risiko Besar, dan Cara Aman Agar Tidak Kehilangan Uang

Berita Terbaru