Viral! Jalan Berlubang di Bangko Dikeluhkan Warga, Pengendara Takut Celaka

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak salah satu titik lokasi kerusakan jalan di Bangko

Tampak salah satu titik lokasi kerusakan jalan di Bangko

MERANGIN,JS- Kondisi jalan rusak di Jalur Tiga Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, kembali menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah titik jalan berlubang hingga besi cor muncul ke permukaan membuat pengendara merasa tidak nyaman dan khawatir mengalami kecelakaan.

Kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan serius dari pihak terkait. Situasi ini membuat warga semakin kecewa karena jalur tersebut merupakan akses utama dengan volume kendaraan yang cukup tinggi setiap hari.

Beberapa lokasi yang mengalami kerusakan cukup parah berada di depan dealer sepeda motor kawasan Pematang Kandis, Jalur Tiga Sungai Ulak, dan sejumlah titik lain di sepanjang jalur utama Kota Bangko.

Saat hujan turun, kondisi jalan semakin berbahaya. Lubang jalan tertutup genangan air sehingga pengendara sulit melihat permukaan jalan yang rusak. Selain itu, besi cor yang muncul ke atas juga berpotensi merusak kendaraan hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Besi Cor Timbul dan Lubang Jalan Membahayakan Pengendara

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Bekas cor semen pada badan jalan terlihat tergerus. Akibatnya, permukaan jalan menjadi berlubang dan tidak rata.

Di beberapa titik, besi cor tampak timbul keluar dari permukaan jalan. Kondisi tersebut sangat membahayakan pengendara sepeda motor, terutama pada malam hari atau saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Pengendara harus memperlambat laju kendaraan ketika melintas. Bahkan tidak sedikit pengendara yang memilih menghindar secara mendadak demi menghindari lubang besar di tengah jalan.

Situasi seperti ini berpotensi memicu kecelakaan, terutama ketika arus lalu lintas sedang ramai. Pengendara roda dua menjadi pihak yang paling rentan mengalami kecelakaan akibat jalan rusak tersebut.

Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Seorang warga bernama Bujang mengaku resah dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Ia menilai kerusakan jalan sudah terlalu lama dibiarkan tanpa penanganan maksimal.

“Sudah lama sekali jalan ini rusak. Lubangnya tertutup air saat hujan dan sangat mengganggu pengendara yang lewat,” ujarnya kepada media, Sabtu (20/4/2026).

Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan agar kondisi jalan kembali aman dilalui masyarakat.

Menurutnya, jalan rusak tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan setiap hari.

Baca Juga :  Pelantikan Besar-besaran Berujung Protes, Puluhan Kepsek Datangi Disdikbud Merangin

Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Ekonomi Warga

Kerusakan jalan di Jalur Tiga Bangko juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Jalur tersebut menjadi salah satu akses penting bagi kendaraan distribusi barang, kendaraan pribadi, hingga angkutan umum.

Ketika kondisi jalan rusak semakin parah, mobilitas masyarakat ikut terganggu. Pengendara harus mengurangi kecepatan sehingga perjalanan menjadi lebih lama dan tidak efisien.

Selain itu, kendaraan yang sering melintas di jalur rusak berisiko mengalami kerusakan pada ban, suspensi, hingga kaki-kaki kendaraan. Biaya perawatan kendaraan pun meningkat akibat kondisi jalan yang buruk.

Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan tambal sulam sementara, melainkan memperbaiki jalan secara menyeluruh agar kerusakan tidak terus berulang.

Pengendara Harus Ekstra Hati-Hati Saat Hujan

Genangan air yang menutupi lubang jalan menjadi ancaman serius bagi pengendara. Banyak pengendara tidak mengetahui kedalaman lubang karena tertutup air hujan.

Kondisi tersebut sangat berbahaya, terutama bagi pengendara motor yang melintas dengan kecepatan tinggi. Risiko tergelincir hingga kehilangan kendali kendaraan bisa terjadi kapan saja.

Masyarakat meminta pemasangan tanda peringatan sementara di titik jalan rusak agar pengendara lebih waspada ketika melintas, khususnya pada malam hari.

Selain itu, lampu penerangan jalan juga dinilai perlu ditambah untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Warga Soroti Lambatnya Penanganan Infrastruktur

Keluhan masyarakat terkait jalan rusak sebenarnya sudah sering muncul. Namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan permanen di sejumlah titik kerusakan.

Baca Juga :  Disiplin ASN Jadi Sorotan! Bupati Merangin Tegas ke Pegawai Telat dan Mangkir

Warga menilai lambatnya penanganan infrastruktur dapat memperbesar risiko kecelakaan dan memperburuk kondisi jalan di masa mendatang.

Jika terus dibiarkan, kerusakan jalan diperkirakan akan semakin melebar akibat tingginya intensitas kendaraan yang melintas setiap hari.

Masyarakat berharap pemerintah daerah menjadikan perbaikan jalan sebagai prioritas utama demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Jalan Rusak Jadi Sorotan Warga Bangko

Kerusakan jalan di Jalur Tiga Bangko kini menjadi perhatian masyarakat luas. Banyak warga berharap perbaikan segera dilakukan sebelum memakan korban kecelakaan.

Selain memperbaiki jalan yang rusak, masyarakat juga meminta adanya pengawasan rutin terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Merangin.

Dengan perbaikan yang cepat dan tepat, masyarakat yakin aktivitas lalu lintas akan kembali lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(*)

Berita Terkait

Kopi Kerinci Tembus Pasar Global, Petani Desak Pemkab Buka Jalur Ekspor Langsung, Dinas Perkebunan Diminta Sering ke Lapangan
Jembatan Besi Sungai Gelam Nyaris Ambruk, Fotonya Viral di Facebook Picu Kekhawatiran Warga Muaro Jambi
Rekrutmen Penggerak HAM 2026: Jambi Kebagian 10 Formasi, Ini Lokasi Penempatan Tugasnya
Serah Terima Lahan RSUD Kerinci Dimulai, Era Baru Rumah Sakit Modern Segera Hadir
Pemkab Tanjab Barat Dorong Penyelesaian Konflik Lahan PT WKS Secara Damai
Depo Pomindo Bangko Resmi Beroperasi, Jadi yang Pertama di Provinsi Jambi
Bupati Tebo Agus Rubiyanto Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Fokus Tingkatkan Standar Pelayanan Publik di Jambi
Harga Cabe Turun, Berikut Update Harga Sembako Sungai Penuh Hari Ini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:41 WIB

Kopi Kerinci Tembus Pasar Global, Petani Desak Pemkab Buka Jalur Ekspor Langsung, Dinas Perkebunan Diminta Sering ke Lapangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:01 WIB

Viral! Jalan Berlubang di Bangko Dikeluhkan Warga, Pengendara Takut Celaka

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Besi Sungai Gelam Nyaris Ambruk, Fotonya Viral di Facebook Picu Kekhawatiran Warga Muaro Jambi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:00 WIB

Rekrutmen Penggerak HAM 2026: Jambi Kebagian 10 Formasi, Ini Lokasi Penempatan Tugasnya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:31 WIB

Serah Terima Lahan RSUD Kerinci Dimulai, Era Baru Rumah Sakit Modern Segera Hadir

Berita Terbaru