Kinerja Kinclong, Laba ARKO Tumbuh 52,9 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS,JS- PT Arkora Hydro Tbk dengan kode saham ARKO mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang kuat sepanjang 2025. Perusahaan energi terbarukan tersebut meraih laba bersih Rp63,9 miliar. Angka ini meningkat sekitar 52,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, ARKO juga mencatat kenaikan pendapatan yang signifikan. Sepanjang 2025, perusahaan membukukan pendapatan Rp343,32 miliar.

Pertumbuhan tersebut muncul seiring meningkatnya produksi listrik dari sejumlah pembangkit listrik tenaga mini hidro yang dikelola perusahaan di berbagai daerah.

Baca Juga :  Harga Komoditas Menggila, Antam Berpotensi Raup Laba Jumbo Tahun Ini

Produksi listrik tumbuh pesat

Sepanjang 2025, ARKO menghasilkan listrik sekitar 151,8 gigawatt hour. Jumlah tersebut meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya.

Perusahaan mendorong kenaikan produksi melalui pengoperasian proyek pembangkit baru. Selain itu, kondisi curah hujan yang lebih tinggi turut meningkatkan kapasitas produksi listrik dari pembangkit berbasis tenaga air.

Dengan meningkatnya produksi listrik, perusahaan berhasil memperkuat kontribusi pendapatan dari sektor pembangkitan energi bersih.

Beban operasional ikut meningkat

Di sisi lain, ARKO juga mencatat kenaikan beban pokok pendapatan. Sepanjang 2025, perusahaan mengeluarkan beban operasional sebesar Rp253,60 miliar.

Nilai tersebut meningkat sekitar 40,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan meningkatkan pengeluaran seiring bertambahnya aktivitas operasional pembangkit serta pengembangan proyek baru.

Meski demikian, pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi tetap mendorong kenaikan laba bersih perusahaan pada tahun buku 2025.

Baca Juga :  5 Investasi yang Harus Dimulai Cowok Sebelum Usia 30

Perluas pengembangan proyek energi terbarukan

ARKO terus memperkuat portofolio energi bersih melalui pengembangan sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga mini hidro. Saat ini perusahaan mengoperasikan pembangkit di beberapa wilayah, seperti Cikopo di Jawa Barat serta Tomasa dan Yaentu di Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, perusahaan juga mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga mini hidro Tomoni di Sulawesi Selatan dengan kapasitas 10 megawatt.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan proyek Pongbembe dengan kapasitas 20 megawatt. Manajemen menargetkan proyek tersebut rampung pada 2029.

Seiring ekspansi tersebut, ARKO mencatat total aset sekitar Rp1,69 triliun hingga akhir 2025. Nilai aset tersebut mencerminkan langkah ekspansi perusahaan dalam memperkuat posisi di sektor energi baru dan terbarukan di Indonesia.(*)

Berita Terkait

Pengumuman MSCI Dinanti, IHSG Berpotensi Menguat
Pasar Saham Negara Berkembang Tertekan, MSCI Turun Tajam
Minyak Dunia Tembus US$100, Ini Update Terbaru Harga BBM di Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.000, Mayoritas Mata Uang Asia Ikut Turun
Saham Super Naik: LUCY & TIRT Jadi Primadona BEI
Buyback Emas Perhiasan di Jambi Menurun, Cek Harga Terbaru
Danantara Dukung Pembangunan 140 Ribu Apartemen Program 3 Juta Rumah
Peluang Emas Investor: Sukuk SR024 Tawarkan Imbal Hasil Menarik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:00 WIB

Kinerja Kinclong, Laba ARKO Tumbuh 52,9 Persen

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pengumuman MSCI Dinanti, IHSG Berpotensi Menguat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:30 WIB

Pasar Saham Negara Berkembang Tertekan, MSCI Turun Tajam

Senin, 9 Maret 2026 - 14:30 WIB

Minyak Dunia Tembus US$100, Ini Update Terbaru Harga BBM di Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 13:30 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.000, Mayoritas Mata Uang Asia Ikut Turun

Berita Terbaru

Dunia Game

Update Kode Redeem Free Fire Hari Ini 12 Maret 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 00:01 WIB

Bisnis

Kinerja Kinclong, Laba ARKO Tumbuh 52,9 Persen

Rabu, 11 Mar 2026 - 23:00 WIB

Daerah

THR Bermasalah? Disnakertrans Jambi Buka Posko Pengaduan

Rabu, 11 Mar 2026 - 21:37 WIB