Saham Super Naik: LUCY & TIRT Jadi Primadona BEI

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS,JS- Sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kenaikan harga luar biasa dalam beberapa bulan terakhir. Lonjakan ini menarik perhatian investor sekaligus memicu langkah pengawasan dari BEI.

LUCY Catat Kenaikan Lebih dari 2.300 Persen

Saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) menjadi salah satu yang melonjak paling tinggi. Dalam enam bulan terakhir, harga LUCY naik sekitar 2.310,53 persen. Selama satu tahun terakhir, kenaikan mencapai 2.626,19 persen.

Baca Juga :  BEI Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%, Investor Kini Bisa Intip Struktur Kepemilikan Emiten

Sebelum BEI menghentikan sementara perdagangan, saham LUCY diperdagangkan di level Rp2.290 per saham. Kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp3,47 triliun. BEI menghentikan perdagangan LUCY mulai sesi I tanggal 20 Februari 2026 untuk mencegah gejolak pasar akibat kenaikan harga yang ekstrem.

TIRT Naik Lebih dari 2.100 Persen

Saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) juga mengalami lonjakan signifikan. Dalam enam bulan terakhir, harganya meningkat sekitar 2.172,73 persen, dengan harga terakhir berada di level Rp1.000 per saham. Secara year to date (YTD), saham TIRT masih naik 687,40 persen. Kapitalisasi pasar TIRT tercatat sekitar Rp1,01 triliun.

Baca Juga :  Sumut Bidik Lonjakan Investor Saham 10%, Ini Strateginya!

BEI menghentikan sementara perdagangan saham TIRT mulai sesi I tanggal 2 Maret 2026 sebagai langkah perlindungan investor.

Saham Lain Ikut Menguat

Beberapa emiten lain juga mencatat kenaikan harga yang tinggi sejak awal tahun. PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) naik 625 persen YTD, diperdagangkan di Rp1.885 per saham dengan nilai transaksi Rp16,5 miliar dan kapitalisasi pasar Rp4,80 triliun.

Saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) meningkat 311,39 persen sejak awal tahun. Harga IFSH berada di level Rp3.250 per saham, dengan kapitalisasi pasar Rp6,90 triliun. BEI menghentikan perdagangan sementara IFSH mulai sesi I tanggal 5 Maret 2026 karena kenaikan harga yang cepat.

Sementara itu, saham PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) naik 307,14 persen YTD. Saham GRPM diperdagangkan di level Rp342 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp529,34 miliar.

Investor Perlu Tetap Waspada

Lonjakan harga saham yang ekstrem menuntut investor berhati-hati. Investor sebaiknya mengevaluasi strategi dan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi, karena kenaikan cepat bisa disertai volatilitas tinggi di pasar.(*)

Berita Terkait

Aset Tembus Puluhan Triliun, Ini 5 Bank Digital Terbesar RI 2026
Harga Bitcoin Hari Ini Tembus Rp1,5 Miliar, BTC Kembali Menguat, Cek BTC ke Rupiah dan Pergerakannya
BEI Ubah Batas Harga Saham Jadi Rp1 Mulai 28 September 2026, Ini 46 Saham Gocap yang Terimbas
Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri 21 September 2026: Cek Suku Bunga Terbaru dan Simulasi Rp100 Juta
AXA Sharia Life Insurance Resmi Berdiri, Bidik Pasar Asuransi Syariah dan Perkuat Perlindungan Finansial Indonesia
BNI Sekuritas Perbarui Kantor Cabang, Investor Kini Bisa Dapat Edukasi Investasi Secara Langsung
Promo BRI Kartu Kredit September 2026: Diskon 25% di Boost, Transaksi Minimum Rp100 Ribu
Rupiah Tertekan 6,11% Sepanjang 2026, Kurs USD/IDR Capai Rp17.755
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:00 WIB

Aset Tembus Puluhan Triliun, Ini 5 Bank Digital Terbesar RI 2026

Rabu, 23 September 2026 - 04:01 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini Tembus Rp1,5 Miliar, BTC Kembali Menguat, Cek BTC ke Rupiah dan Pergerakannya

Selasa, 22 September 2026 - 11:31 WIB

BEI Ubah Batas Harga Saham Jadi Rp1 Mulai 28 September 2026, Ini 46 Saham Gocap yang Terimbas

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri 21 September 2026: Cek Suku Bunga Terbaru dan Simulasi Rp100 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 16:01 WIB

AXA Sharia Life Insurance Resmi Berdiri, Bidik Pasar Asuransi Syariah dan Perkuat Perlindungan Finansial Indonesia

Berita Terbaru