Sumut Bidik Lonjakan Investor Saham 10%, Ini Strateginya!

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pergerakan pasar saham. potensi tumbuh investor saham tinggi di Sumut

Ilustrasi pergerakan pasar saham. potensi tumbuh investor saham tinggi di Sumut

BISNIS,JS- Sumatera Utara (Sumut) memiliki potensi besar untuk mengembangkan basis investor pasar modal. Tantangannya, edukasi pasar modal harus menjangkau seluruh 33 kabupaten dan kota di provinsi ini agar masyarakat lebih percaya diri berinvestasi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumut, jumlah investor pasar modal saat ini mencapai 876.156 akun. Dari total itu, sebanyak 401.723 akun merupakan investor saham dengan nilai transaksi akumulatif mencapai Rp25,98 triliun per Januari 2026.

Edukasi dan Literasi Jadi Kunci Perluasan Investor

Kepala BEI Sumut, Muhammad Pintor Nasution, menegaskan pihaknya terus memperluas program edukasi dan literasi pasar modal ke seluruh daerah di Sumut. Program ini dilakukan bersama 22 perusahaan sekuritas lokal agar informasi dan akses pasar modal merata di semua daerah.

Baca Juga :  Investor Asing Borong Saham Indonesia, Meski IHSG Tertekan

“Potensi pertumbuhan investor di Sumut sangat besar, tetapi tantangannya juga tidak ringan. Kami bersama sekuritas berupaya menjangkau seluruh kabupaten dan kota, totalnya 33 daerah. Hal ini penting agar masyarakat semakin tertarik menjadi investor pasar modal,” ujar Pintor saat berbuka bersama wartawan di Medan, malam tadi.

Sumut saat ini memimpin pangsa pasar modal nasional dengan kontribusi sekitar 4,3% terhadap total Single Investor Identification (SID). Secara keseluruhan, provinsi ini menjadi kontributor utama di Sumatera, menyumbang 16,72% terhadap capaian nasional.

Sebaran Investor di Sumut

Data BEI menunjukkan distribusi investor saham di Sumut sebagai berikut:

  • Medan:903 investor (41%)
  • Deli Serdang:819 akun (12%)
  • Simalungun:025 akun (4%)
  • Pematangsiantar:842 akun (4%)
  • Langkat:377 akun (3%)

Distribusi ini menunjukkan sebagian besar investor terkonsentrasi di kota-kota besar, sementara daerah lain memiliki potensi pertumbuhan yang masih besar.

Baca Juga :  BEI Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%, Investor Kini Bisa Intip Struktur Kepemilikan Emiten

Target Pertumbuhan Investor Minimal 10%

Pintor menargetkan pertumbuhan investor baru minimal 10% dari total investor saat ini. Untuk mencapai target ini, BEI mengintensifkan sosialisasi ke seluruh kabupaten dan kota, serta merencanakan pembukaan empat galeri pasar modal tambahan.

Saat ini, Sumut sudah memiliki lima galeri pasar modal yang berfungsi sebagai pusat edukasi dan akses investasi, yaitu:

  1. Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi Perdagangan bersama Korea Investment & Sekuritas Indonesia
  2. Universitas Prima Indonesia bersama BRI Sekuritas
  3. Universitas Battuta dengan mitra Korea Investment & Sekuritas Indonesia
  4. Pemkab Langkat bersama Korea Investment & Sekuritas Indonesia
  5. Pemkot Tebing Tinggi bersama MNC Sekuritas

Galeri Pasar Modal Dorong Partisipasi Masyarakat

Pintor menekankan bahwa keberadaan galeri pasar modal mempermudah masyarakat mengakses berbagai produk investasi di bursa. Selain itu, galeri ini menjadi media edukasi bagi masyarakat untuk memahami peluang investasi saham dan instrumen pasar modal lain.

“Dengan galeri dan edukasi yang terus diperluas, kami optimis pertumbuhan investor di Sumut akan meningkat signifikan dalam waktu dekat,” tambah Pintor.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Aset Tembus Puluhan Triliun, Ini 5 Bank Digital Terbesar RI 2026
Harga Bitcoin Hari Ini Tembus Rp1,5 Miliar, BTC Kembali Menguat, Cek BTC ke Rupiah dan Pergerakannya
BEI Ubah Batas Harga Saham Jadi Rp1 Mulai 28 September 2026, Ini 46 Saham Gocap yang Terimbas
Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri 21 September 2026: Cek Suku Bunga Terbaru dan Simulasi Rp100 Juta
AXA Sharia Life Insurance Resmi Berdiri, Bidik Pasar Asuransi Syariah dan Perkuat Perlindungan Finansial Indonesia
BNI Sekuritas Perbarui Kantor Cabang, Investor Kini Bisa Dapat Edukasi Investasi Secara Langsung
Promo BRI Kartu Kredit September 2026: Diskon 25% di Boost, Transaksi Minimum Rp100 Ribu
Rupiah Tertekan 6,11% Sepanjang 2026, Kurs USD/IDR Capai Rp17.755
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:00 WIB

Aset Tembus Puluhan Triliun, Ini 5 Bank Digital Terbesar RI 2026

Rabu, 23 September 2026 - 04:01 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini Tembus Rp1,5 Miliar, BTC Kembali Menguat, Cek BTC ke Rupiah dan Pergerakannya

Selasa, 22 September 2026 - 11:31 WIB

BEI Ubah Batas Harga Saham Jadi Rp1 Mulai 28 September 2026, Ini 46 Saham Gocap yang Terimbas

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri 21 September 2026: Cek Suku Bunga Terbaru dan Simulasi Rp100 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 16:01 WIB

AXA Sharia Life Insurance Resmi Berdiri, Bidik Pasar Asuransi Syariah dan Perkuat Perlindungan Finansial Indonesia

Berita Terbaru