BISNIS,JS – Pasca Jadi BUMN,
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menetapkan target jangka menengah untuk naik kelas menjadi bank kelompok modal inti (KBMI) 4. Ambisi ini muncul setelah BSI resmi menjadi badan usaha milik negara (BUMN) dengan status perusahaan Persero.
Ambisi KBMI 4, Didukung Pemegang Saham
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa dorongan untuk naik kelas datang dari manajemen sekaligus pemegang saham. “Setelah resmi menjadi persero, fokus kami adalah memperkuat jejak dan daya saing agar sejajar dengan bank-bank besar di Indonesia. Kami ingin BSI memiliki footprint dan kapasitas yang setara dengan bank-bank lain,” ujarnya.
Anggoro menambahkan, target KBMI 4 bukanlah agenda jangka pendek. Perseroan menempatkannya sebagai rencana jangka menengah, dengan persiapan yang dimulai sejak tahun ini dan akan berlanjut tahun depan. “Kami tidak membidik hasil instan. Namun, kami sudah menetapkan goal dari sekarang agar langkah berikutnya lebih terukur,” katanya.
Pengendalian BSI Kini di Tangan Danantara
Seiring status BSI sebagai BUMN, kendali bank beralih ke PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM, setelah menerima kuasa khusus dari BP BUMN. Dengan pengalihan ini, kebijakan dividen BSI ke depan akan menyesuaikan arahan pengendali baru.
“Terkait dividen, kami menunggu arahan dari Danantara. Saat ini, pengendalian baru saja berpindah, sehingga kami menyesuaikan kebijakan mereka,” jelas Anggoro.
Penguatan Modal dan Kinerja
Untuk mewujudkan target KBMI 4, BSI menyiapkan langkah-langkah penguatan permodalan dan peningkatan kinerja secara bertahap. Langkah ini juga bertujuan menjaga pertumbuhan bisnis syariah yang berkelanjutan.
Status Persero Resmi Sejak Januari 2026
BSI resmi menjadi persero pada 23 Januari 2026, setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Desember 2025 menyetujui perubahan anggaran dasar perusahaan. Meski berstatus BUMN, komposisi pemegang saham tetap sama, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.(*)









