KESEHATAN,JS- Sarapan bukan sekadar cara untuk mengisi perut, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung. Menurut dr. Makhyan Jibril Al Farabi, Sp.JP, spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah, sarapan yang sehat dapat mencegah gangguan metabolisme, mengontrol hormon, serta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Sebaliknya, melewatkan sarapan atau memilih sarapan tinggi gula dan lemak jenuh justru meningkatkan risiko kerusakan jantung.
Mengapa Sarapan Itu Penting untuk Kesehatan Jantung?
Dr. Jibril menjelaskan bahwa sarapan yang sehat dapat mengatur berbagai fungsi tubuh. “Menjaga kesehatan jantung bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah dengan memilih sarapan yang tepat. Ingat, ‘you are what you eat’,” katanya. Oleh karena itu, memilih makanan yang tepat di pagi hari sangat memengaruhi kesehatan jantung dalam jangka panjang.
Porsi Bukanlah Segalanya
Sarapan sehat bukan hanya soal banyak atau sedikitnya porsi, melainkan komposisi yang tepat. Sarapan yang mengandung protein, serat, serta kadar lemak dan gula yang seimbang sangat penting. Protein dari telur rebus, kacang-kacangan, atau yogurt, misalnya, dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Serat yang terkandung dalam oatmeal atau buah-buahan membantu menjaga kadar gula darah stabil, sehingga energi tetap seimbang sepanjang hari.
Dampak Buruk Melewatkan Sarapan
Penelitian dalam Nutrition Research Journal 2025 menunjukkan bahwa orang yang melewatkan sarapan berisiko mengalami gangguan metabolisme, perubahan hormon, serta peningkatan cadangan lemak tubuh. Hal ini akan memicu munculnya masalah kesehatan serius di kemudian hari, seperti obesitas, diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebiasaan sarapan setiap pagi.
Efek Sarapan Berlebihan: Gula dan Karbohidrat Olahan
Meskipun sarapan itu penting, sarapan berlebihan juga dapat memberi dampak buruk bagi tubuh. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi gula atau karbohidrat olahan bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Akibatnya, rasa lapar bisa datang lebih cepat, yang akan memicu konsumsi kalori berlebih sepanjang hari. Ini meningkatkan risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular. Jadi, penting untuk memperhatikan kualitas dan kuantitas sarapan yang Anda konsumsi.
Pilihan Sarapan Sehat yang Mudah dan Praktis
Berikut beberapa pilihan sarapan sehat yang mudah dipersiapkan, namun tetap bergizi:
-
Dua telur rebus, ditambah dengan oatmeal, buah-buahan, atau sayuran.
-
Kopi hitam tanpa gula sebagai pendamping. Namun, pastikan sarapan Anda juga mengandung sumber protein atau serat untuk melindungi lambung.
Selain itu, hindari sarapan dengan makanan ultra-processed. Makanan jenis ini terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung dalam jangka panjang.(AN)









