Soal Video Dugaan Pungli Tol Muaro Sebapo, Ini Kata HK

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gerbang Tol Muaro Sebapo

Foto : Gerbang Tol Muaro Sebapo

JAMBI,JS– PT Hutama Karya (Persero) memberikan klarifikasi resmi terkait video di media sosial yang memperlihatkan dugaan pemungutan liar (pungli) oleh oknum petugas layanan di Gerbang Tol Muaro Sebapo, ruas Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam).

Manajemen Sampaikan Permohonan Maaf

Baca Juga :  Info Haji, CJH Jambi 2026 Berangkat dalam Tujuh Kloter

Seiring viralnya video tersebut, Hutama Karya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan. Perusahaan mengakui ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Hutama Karya menegaskan tindakan oknum petugas itu melanggar standar operasional prosedur (SOP) perusahaan dan bertentangan dengan komitmen pelayanan yang menjunjung tinggi integritas serta profesionalisme.

Hasil Penelusuran Internal

Baca Juga :  Gubernur Jambi Minta Kasus SMKN 3 Berbak Berakhir damai

Selanjutnya, manajemen Tol Cabang Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi menyampaikan hasil penelusuran internal. Manajemen memastikan oknum petugas bertindak secara individu. Perusahaan menegaskan peristiwa tersebut tidak mewakili kebijakan maupun sistem pelayanan PT Hutama Karya.

Sanksi Tegas untuk Oknum Petugas

Sebagai tindak lanjut, Hutama Karya langsung menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum petugas yang terlibat. Perusahaan menerapkan sanksi sesuai dengan ketentuan dan peraturan internal yang berlaku.

Tol Betejam Masih Beroperasi Gratis

Baca Juga :  Gubernur dan Kajati Jambi Tinjau Kesiapan RS Adhyaksa

Di sisi lain, Hutama Karya menegaskan Jalan Tol Betejam masih beroperasi tanpa tarif. Hingga saat ini, pengguna jalan tidak membayar biaya apa pun saat melintas. Oleh karena itu, perusahaan melarang segala bentuk pungutan dengan alasan apa pun.

Perusahaan Perkuat Pengawasan Layanan

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Hutama Karya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan prosedur pelayanan di seluruh gerbang tol. Perusahaan memperkuat pengawasan, meningkatkan pembinaan petugas, serta memperketat pengendalian internal guna menjaga kualitas layanan dan kepercayaan publik.

Imbauan kepada Pengguna Jalan

Pada kesempatan yang sama, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan agar tetap waspada. Perusahaan meminta masyarakat tidak memberikan uang atau imbalan dalam bentuk apa pun kepada petugas tol.

Layanan Pengaduan Resmi Disiapkan

Sebagai langkah akhir, Hutama Karya mengajak masyarakat untuk aktif melapor. Pengguna jalan dapat menyampaikan laporan terkait pelanggaran prosedur, kondisi darurat, atau keluhan layanan melalui Call Center Tol Betejam di nomor 0821-8888-7710 atau menggunakan fitur Panic Button pada aplikasi HK Toll Apps.(AN)

Berita Terkait

Heboh, ASN ‘GHAIB’ Dilingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci
Target Juara MTQ Jambi, Wako Alfin Minta Kafilah Sungai Penuh Fokus dan Disiplin
Wawako Azhar Hamzah Bahas Pengawasan Aset Pemkot Sungai Penuh Bersama Komisi II DPR RI
Kelapa Dalam Tanjab Timur Dibidik Jadi Indikasi Geografis, Bisa Dongkrak Nilai Ekonomi Petani
Kebakaran Lahan di RKE Sungai Penuh Hanguskan 0,5 Hektare, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api
Pimpinan Baznas Sungai Penuh 2026–2031 Resmi Dilantik, Wako Alfin Dorong Zakat Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
Dokter Tangguh Keliling Desa di Batang Hari Diaktifkan, Warga Bisa Dapat Layanan Kesehatan Lebih Dekat
Perdana, Duet BKAD Sungai Penuh dan Kejari Sungai Penuh Berhasil Amankan Asset Senilai Rp1,54 miliar
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Heboh, ASN ‘GHAIB’ Dilingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Target Juara MTQ Jambi, Wako Alfin Minta Kafilah Sungai Penuh Fokus dan Disiplin

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Wawako Azhar Hamzah Bahas Pengawasan Aset Pemkot Sungai Penuh Bersama Komisi II DPR RI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Kelapa Dalam Tanjab Timur Dibidik Jadi Indikasi Geografis, Bisa Dongkrak Nilai Ekonomi Petani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Kebakaran Lahan di RKE Sungai Penuh Hanguskan 0,5 Hektare, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api

Berita Terbaru