Superflu, DPR Desak Kemenkes Percepat Evaluasi Vaksin

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Super flu yang kini mengancam masyarakat Indonesia

Ilustrasi Super flu yang kini mengancam masyarakat Indonesia

KESEHATAN,JS- Masyarakat harus waspada terhadap lonjakan kasus influenza penyebab infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama varian Influenza A (H3N2) atau superflu. Varian ini masuk ke Indonesia sejak 25 Desember 2025.

Superflu H3N2 menyerang balita, lansia, dan pasien dengan penyakit kronis. Penderitanya mengalami batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau berair, demam tinggi, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

DPR Soroti Kesiapan Pemerintah

Baca Juga :  Waspadai, Ini Dampak Kurang Tidur pada Kesehatan Jantung

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, meminta Kemenkes bertindak cepat untuk menekan penyebaran H3N2 subclade K.

Ia menekankan Kemenkes harus mengevaluasi efektivitas vaksin. Jika vaksin tidak cukup melindungi, pemerintah harus menyiapkan langkah alternatif.

“Jika vaksin tidak melindungi secara memadai terhadap subclade K, Kemenkes harus uji ulang, buka hasilnya secara transparan, dan siapkan vaksin alternatif yang lebih efektif,” kata Ninik, sapaan akrabnya, Jumat (2/1).

Tiga Langkah Strategis

Baca Juga :  Waspada! Perubahan Wajah Bisa Jadi Tanda Awal Stroke

Ninik menekankan tiga langkah penting. Pertama, Kemenkes harus menguji ulang efektivitas vaksin terhadap subclade K. Kedua, Kemenkes harus membuka data uji klinis dan surveilans virus influenza kepada publik.

Ketiga, pemerintah harus mempercepat pengembangan atau pengadaan vaksin alternatif jika vaksin saat ini terbukti kurang efektif.

Perlu Kolaborasi Nasional dan Global

Ninik menekankan perlunya kerja sama lintas sektor. DPR, Kemenkes, ahli epidemiologi, dan organisasi kesehatan global harus bersinergi agar Indonesia tetap siap menghadapi epidemi influenza musiman.

Subclade K merupakan varian baru Influenza A (H3N2). Varian ini mendominasi gelombang flu di Inggris, Amerika Serikat, Australia, dan Jepang.

Penularan Tinggi Tekan Fasilitas Kesehatan

Meskipun tidak lebih mematikan, subclade K menular cepat. Lonjakan kasus meningkatkan tekanan pada fasilitas kesehatan.

Data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan musim flu di AS tahun ini menimbulkan jutaan kasus. Puluhan ribu pasien menjalani perawatan di rumah sakit, sebagian besar akibat H3N2 subclade K.

Berita Terkait

Waspada! 7 Tanda Gagal Ginjal yang Terlihat di Kaki, Nomor 5 Paling Sering Diabaikan
7 Cholesterol Lowering Foods 2026: Cara Alami Turunkan Kolesterol Tanpa Obat
Acid Reflux Relief Guide: 5 Herbal Alami di Sekitar Kita yang Bantu Redakan GERD Secara Cepat
Waspada Kecanduan Pinjol: Solusi Cepat Bisa Picu Stres dan Masalah Mental
Operasi Katarak Ditanggung BPJS Kesehatan? Simak Syarat, Prosedur, dan Faktanya
Asam Urat Datang Diam-Diam! Ini 7 Gejala Awal yang Sering Diabaikan
5 Kebiasaan Sehari-hari Picu Tumor Otak, Nomor 3 Paling Banyak Dilakukan!
Berlaku 23 Maret 2026, Ini Rincian Iuran BPJS Terbaru
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:00 WIB

Waspada! 7 Tanda Gagal Ginjal yang Terlihat di Kaki, Nomor 5 Paling Sering Diabaikan

Senin, 30 Maret 2026 - 22:00 WIB

7 Cholesterol Lowering Foods 2026: Cara Alami Turunkan Kolesterol Tanpa Obat

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:30 WIB

Acid Reflux Relief Guide: 5 Herbal Alami di Sekitar Kita yang Bantu Redakan GERD Secara Cepat

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:30 WIB

Waspada Kecanduan Pinjol: Solusi Cepat Bisa Picu Stres dan Masalah Mental

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:00 WIB

Operasi Katarak Ditanggung BPJS Kesehatan? Simak Syarat, Prosedur, dan Faktanya

Berita Terbaru

Ilustrasi pajak Mobil Hybrid

Otomotif

Pajak Mobil Hybrid 2026: Lebih Murah atau Justru Bikin Kaget?

Selasa, 31 Mar 2026 - 17:00 WIB