Tren Makanan Kukusan Kembali Digemari, Ini Manfaatnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tren makanan kukusan yang disebut lebih sehat

Tren makanan kukusan yang disebut lebih sehat

KESEHATAN,JS— Masyarakat kini kembali memilih makanan kukusan dan rebusan untuk menjalani gaya hidup sehat. Mereka mengonsumsi jagung, ubi, singkong, hingga pisang kukus, dan makanan tradisional ini kini muncul di pasar, kedai, hingga media sosial.

Namun, muncul pertanyaan penting: Apakah masyarakat bisa mengonsumsi makanan kukusan setiap hari?

Konsumsi Kukusan Aman Asal Pola Makan Seimbang

Baca Juga :  Waspada! 5 Makanan yang Tidak Dikonsumsi Bersama Mi Instan

Ahli gizi menegaskan masyarakat bisa mengonsumsi makanan kukusan setiap hari jika menjaga keseimbangan gizi.

Masyarakat sebaiknya mengombinasikan makanan kukusan dengan protein hewani atau nabati. Dengan begitu, tubuh menerima gizi lengkap dan manfaat kukusan menjadi optimal.

Masyarakat dapat mengolah ubi jalar, singkong, talas, dan kentang sebagai sumber karbohidrat sehat. Sayuran seperti brokoli, wortel, dan labu kuning memberikan vitamin dan antioksidan.

Selain itu, masyarakat bisa menambahkan kacang-kacangan, jagung manis, atau telur kukus sebagai sumber protein rendah lemak. Menu kukusan ini menyediakan kombinasi gizi lengkap.

Tren Kukusan Menunjukkan Kesadaran “Real Food”

Baca Juga :  Jus Jeruk Tingkatkan Kesehatan Jantung, Ini Rahasianya

Belakangan, makanan kukusan semakin populer di Indonesia dan viral di media sosial. Penelitian terbaru menunjukkan masyarakat mengonsumsi lebih banyak makanan ultra-olahan selama beberapa dekade. Sebaliknya, orang yang memilih makanan segar dan minim proses, termasuk kukusan, cenderung menjalani pola makan sehat dan menurunkan risiko penyakit kronis.

Fenomena ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap “real food”, yaitu pangan alami yang minim proses.

Karbohidrat Kompleks Membuat Kenyang Lebih Lama

Makanan kukusan mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna lambat, sehingga tubuh tetap kenyang lebih lama dan kadar gula darah stabil. Serat pada sayuran dan umbi juga menjaga kesehatan pencernaan sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh.

Mengukus Lebih Sehat Dibanding Menggoreng

Teknik mengukus lebih sehat dibanding menggoreng karena masyarakat menggunakan sedikit atau tanpa minyak. Makanan kukusan tetap rendah lemak jenuh dan kalori. Suhu pengukusan yang relatif rendah membantu tubuh menyerap vitamin dan mineral dari bahan pangan.

Dengan memanfaatkan berbagai bahan pangan lokal dan teknik kukus, masyarakat bisa menyajikan menu sehat, praktis, dan bergizi tinggi setiap hari.(TIM)

Berita Terkait

Jangan Sampai Salah! Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 dengan Premi Murah & Manfaat Besar
7 Gejala Kanker Otak yang Sering Diabaikan, Nomor 3 Paling Berbahaya
Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026
Waspada! 7 Tanda Gagal Ginjal yang Terlihat di Kaki, Nomor 5 Paling Sering Diabaikan
7 Cholesterol Lowering Foods 2026: Cara Alami Turunkan Kolesterol Tanpa Obat
Acid Reflux Relief Guide: 5 Herbal Alami di Sekitar Kita yang Bantu Redakan GERD Secara Cepat
Waspada Kecanduan Pinjol: Solusi Cepat Bisa Picu Stres dan Masalah Mental
Operasi Katarak Ditanggung BPJS Kesehatan? Simak Syarat, Prosedur, dan Faktanya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 20:00 WIB

Jangan Sampai Salah! Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 dengan Premi Murah & Manfaat Besar

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:30 WIB

7 Gejala Kanker Otak yang Sering Diabaikan, Nomor 3 Paling Berbahaya

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Banyak yang Baru Sadar! Ini Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:00 WIB

Waspada! 7 Tanda Gagal Ginjal yang Terlihat di Kaki, Nomor 5 Paling Sering Diabaikan

Senin, 30 Maret 2026 - 22:00 WIB

7 Cholesterol Lowering Foods 2026: Cara Alami Turunkan Kolesterol Tanpa Obat

Berita Terbaru