Aliansi R2 R3 Desak DPR dan Pemerintah Lirik Nasib Mereka

PPP Paruh Waktu dan Honorer Bersatu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Aksi damai yang digelar honorer beberapa waktu lalu. (Sumber/Google)

Foto ; Aksi damai yang digelar honorer beberapa waktu lalu. (Sumber/Google)

JAKARTA,JS– Para PPPK paruh waktu dan tenaga honorer siap bersatu mendesak pemerintah dan DPR RI tidak segera menindaklanjuti aspirasi mereka.

Aspirasi Melalui Jalur Resmi

Faisol menjelaskan, Aliansi R2 R3 Indonesia telah mengirim surat resmi meminta audiensi kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani, dan pimpinan Komisi II DPR. Surat itu diterima sekretariat DPR pada 29 Januari 2026.

“Kami berharap DPR segera menanggapi. Jangan tunggu sampai persoalan ini viral di media sosial baru melakukan tindakan,” tegas Faisol.

Baca Juga :  Solusi bagi Guru PPPK Paruh Waktu, Ini Kata Mendikdasmen

Gaji Rendah dan Beban Kerja Setara PNS

Faisol menekankan bahwa PPPK paruh waktu menerima gaji lebih rendah dibanding honorer, padahal tanggung jawab yang mereka emban setara PNS.

“Jangan biarkan kami hidup dengan gaji rendah, sementara tugas yang kami lakukan sama beratnya dengan PNS,” kata Faisol.

Ancaman Aksi Massa

Jika upaya melalui jalur resmi buntu, Aliansi menegaskan bahwa PPPK paruh waktu dan honorer akan turun ke jalan. Aksi bisa berlangsung di masing-masing daerah hingga ke tingkat pusat. Faisol menyebut langkah ini sebagai upaya terakhir agar pemerintah dan DPR memperhatikan nasib pekerja yang selama ini jarang terdengar suaranya.

Baca Juga :  Curhat Nurul, Peraih Mendali Sea Games Cuma Jadi PPPK PW

Harapan Audiensi dan RDP

Aliansi berharap substansi surat mereka menjadi bahan pembahasan dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara DPR dan pemerintah. Mereka juga meminta agar forum-forum honorer dilibatkan dalam pembahasan. Faisol menambahkan, agenda rapat kerja Komisi II DPR belum menyinggung honorer, PPPK penuh waktu, maupun PPPK paruh waktu, sehingga dorongan dari masyarakat menjadi penting.

“Masalah ini belum selesai. DPR seharusnya tetap membahas honorer dan PPPK paruh waktu maupun penuh waktu,” ujarnya.

Isu PPPK Penuh Waktu Kembali Mencuat

Beberapa pemerintah daerah memutuskan tidak memperpanjang kontrak PPPK formasi 2021 karena keterbatasan anggaran. Hal ini menambah kekhawatiran para pekerja yang belum memiliki kepastian nasib.(*)

Berita Terkait

Heboh Usulan Gaji Guru Rp15 Juta, ASN PPPK Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru
PIP 2026 Termin 2 Resmi Cair! Begini Cara Ambil Dana hingga Rp1,8 Juta Tanpa Ribet
Promo Besar PLN Mei 2026, Tambah Daya Listrik Kini Lebih Murah hingga 50 Persen
Lowongan Kerja Garuda Indonesia Group Mei 2026 Dibuka Besar-Besaran, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar
PMK Baru Terbit, Ini Jadwal Lengkap Pencairan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan 2026
Baru Dilantik, 13 Kepala Sekolah di Muaro Jambi Kompak Mundur, Alasannya Mengejutkan
Nasib Guru PPPK, PGRI Desak Pemerintah Angkat Jadi PNS Tetap
Rupiah Bangkit usai Prabowo dan BI Bergerak, Dolar AS Tersungkur dari Rp17.700
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:02 WIB

Heboh Usulan Gaji Guru Rp15 Juta, ASN PPPK Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:09 WIB

PIP 2026 Termin 2 Resmi Cair! Begini Cara Ambil Dana hingga Rp1,8 Juta Tanpa Ribet

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:02 WIB

Promo Besar PLN Mei 2026, Tambah Daya Listrik Kini Lebih Murah hingga 50 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:32 WIB

Lowongan Kerja Garuda Indonesia Group Mei 2026 Dibuka Besar-Besaran, Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:05 WIB

PMK Baru Terbit, Ini Jadwal Lengkap Pencairan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan 2026

Berita Terbaru