TEBO,JS– 67 Koperasi Merah Putih Siap Bangkitkan Ekonomi Tebo
Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Prindagkop UKM) mendorong pembentukan dan pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes KMP) di seluruh wilayah kabupaten. Hingga awal Februari 2026, 67 koperasi sudah masuk tahap pembangunan dan diproyeksikan segera beroperasi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Prindagkop dan UKM Kabupaten Tebo, Iswandi, menyatakan beberapa koperasi sebenarnya sudah siap diluncurkan. Namun, pemerintah menyesuaikan jadwal beberapa agenda peresmian.
“Salah satu koperasi di Desa Giripurno, Kecamatan Rimbo Ilir, sudah siap diluncurkan. Rencananya tanggal 31 Januari 2026, tetapi kami menunda,” ujar Iswandi, Jumat (6/2/2026).
Fokus pada Pengembangan Potensi Lokal
Pemerintah daerah menyiapkan konsep unit usaha untuk setiap koperasi. Mereka menekankan pengembangan potensi lokal desa agar koperasi menjadi wadah ekonomi produktif bagi masyarakat setempat.
“Kami ingin usaha koperasi memanfaatkan potensi desa masing-masing sebagai kegiatan utama. Setelah itu, baru kami kembangkan ke sektor lain,” jelas Iswandi.
Beberapa jenis usaha masih menunggu kesiapan infrastruktur dan regulasi. Sambil menunggu pembangunan gedung koperasi rampung, pemerintah mendorong pengurus memetakan peluang usaha yang realistis dan berkelanjutan.
Kolaborasi untuk Sektor Unggulan
Pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan pengurus koperasi, terutama untuk sektor unggulan Kabupaten Tebo, seperti pertanian dan perkebunan kelapa sawit. Pemerintah menilai sektor ini memiliki potensi besar untuk dijadikan usaha inti sebelum pengurus mengembangkan sektor lain.
“Setelah usaha inti berjalan lancar, kami mendorong pengurus membuka usaha tambahan, misalnya sembako atau unit usaha lain yang mereka gagas,” tambah Iswandi.
Pelatihan Pengurus untuk Pengelolaan Profesional
Pemerintah Provinsi Jambi mengadakan pelatihan manajemen koperasi selama tiga hari bagi para pengurus. Sekitar 258 peserta, terdiri dari ketua dan pengurus koperasi dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Tebo, mengikuti pelatihan ini.
“Pelatihan ini memberi pengurus bekal untuk mengelola koperasi secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Iswandi.
Harapan untuk Perekonomian Desa
Dengan pembangunan yang terus berjalan dan pengurus yang terlatih, Kopdes Merah Putih berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi desa. Koperasi ini membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tebo secara bertahap dan merata.(*)









