THR ASN 2026 Mulai Cair Awal Puasa, Menkeu: Sebentar Lagi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS- Pemerintah memastikan pencairan tunjangan hari raya (THR) tahun 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri akan segera dimulai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penyaluran THR berlangsung pada minggu pertama bulan Ramadan.

“Pencairan THR kita upayakan mulai di awal puasa,” ujar Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (18/2/2026), seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga :  IHSG Ambruk 8%, Purbaya Soroti ‘Goreng-gorengan’ Saham

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp55 Triliun

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN serta TNI dan Polri. Namun, ia belum merinci tanggal pasti pencairannya.

“Kita sudah siapkan anggarannya. Soal tanggal, yang jelas di awal-awal puasa,” kata Purbaya.

Anggaran THR tersebut masuk dalam rencana belanja pemerintah pada triwulan I 2026 yang mencapai Rp809 triliun.

THR Masuk Belanja Awal Tahun

Selain THR, pemerintah juga mengalokasikan belanja negara untuk sejumlah program prioritas. Pemerintah menggelontorkan Rp62 triliun untuk percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rp6 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera, serta Rp13 triliun untuk paket stimulus ekonomi.

Baca Juga :  THR ASN 2026 Naik Jadi Rp 55 Triliun, Kapan Cairnya?

Purbaya menekankan pemerintah menjalankan belanja triwulan pertama secara tepat waktu agar ekonomi tetap bergerak positif.

Pemerintah Kejar Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi nasional akan tetap kuat pada awal 2026. Ia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh di kisaran 5,5 hingga 6 persen pada triwulan pertama.

“Kalau ini tercapai, artinya kita berhasil keluar dari jebakan pertumbuhan ekonomi 5 persen,” ujarnya.

Proyeksi tersebut, menurut Purbaya, sejalan dengan peningkatan konsumsi rumah tangga.

Konsumsi Didukung Libur Panjang dan WFA

Sebagai penopang, pemerintah melihat konsumsi masyarakat akan menguat berkat momentum libur dan cuti bersama Imlek serta Idul Fitri. Selain itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) turut mendorong mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan kombinasi belanja negara yang agresif dan konsumsi rumah tangga yang meningkat, pemerintah berharap laju pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan sepanjang 2026.(*)

Berita Terkait

Gelombang Pensiun PNS Jadi Peluang Emas PPPK, Gaji dan Status Kerja Bisa Naik
OJK Bongkar Modus Baru Penipuan Pinjol 2026, Korban Diminta Bayar di Awal untuk Pelunasan Utang
TPG Mei 2026 Cair Sebelum Idul Adha? Ini Jadwal Validasi Info GTK, Status Siap Bayar
DPR RI Setujui Usulan 10.942 Dosen PPPK Jadi PNS, Nasib ASN Kampus Berpotensi Berubah Total
Biaya Membuat SIM C 2026 Lengkap dengan Syarat, Cara Daftar, dan Tips Lolos Ujian
BSU 2026 Cair Lagi? Begini Cara Cek Penerima Rp600 Ribu Pakai NIK di HP
Prabowo Siapkan Kesejahteraan ASN, PPPK Minta Status Aman Sampai Pensiun
Job Fair Bogor 2026 Buka 2.000 Lowongan Kerja, Ini Jadwal, Cara Daftar, dan Tips Lolos Rekrutmen
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:32 WIB

Gelombang Pensiun PNS Jadi Peluang Emas PPPK, Gaji dan Status Kerja Bisa Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 13:03 WIB

OJK Bongkar Modus Baru Penipuan Pinjol 2026, Korban Diminta Bayar di Awal untuk Pelunasan Utang

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:05 WIB

TPG Mei 2026 Cair Sebelum Idul Adha? Ini Jadwal Validasi Info GTK, Status Siap Bayar

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:01 WIB

DPR RI Setujui Usulan 10.942 Dosen PPPK Jadi PNS, Nasib ASN Kampus Berpotensi Berubah Total

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:01 WIB

Biaya Membuat SIM C 2026 Lengkap dengan Syarat, Cara Daftar, dan Tips Lolos Ujian

Berita Terbaru