Sarolangun Siap Cetak 350 Hektare Sawah Baru, Target Padi Melonjak 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin

Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin

SAROLANGUN — Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, menggeber pembangunan sektor pertanian. Melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), pemerintah daerah menargetkan pencetakan 350 hektare lahan sawah baru pada 2026. Langkah ini diarahkan untuk memperluas area tanam sekaligus meningkatkan produksi padi secara nyata.

Kepala Dinas TPHP Sarolangun, Dulmuin, menyatakan bahwa program tersebut menjadi bagian penting dari penguatan ketahanan pangan daerah. Pemerintah ingin memastikan ketersediaan beras tetap terjaga sekaligus mendukung agenda nasional swasembada pangan.

Target Cetak Sawah untuk Dongkrak Produksi Padi

Sebagai langkah awal, Pemkab Sarolangun memfokuskan program cetak sawah pada lahan-lahan potensial yang belum tergarap optimal. Pemerintah daerah menilai penambahan luas tanam sebagai cara paling efektif untuk meningkatkan produksi padi secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Fenomena di Sarolangun: Ada Kepala OPD Minta Jadi Staf Ahli

“Kami menyiapkan target ini agar produksi padi meningkat dan petani memperoleh manfaat langsung,” ujar Dulmuin.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyesuaikan program cetak sawah dengan kondisi wilayah agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan.

Dukungan Alsintan Jadi Kunci Efisiensi Petani

Selanjutnya, Pemkab Sarolangun mengajukan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke Kementerian Pertanian. Pemerintah daerah menilai alsintan sebagai kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi kerja petani.

Menurut Dulmuin, petani membutuhkan alsintan sejak tahap pengolahan lahan, masa tanam, hingga panen. Dengan peralatan modern, petani dapat mempercepat pekerjaan dan menekan biaya produksi.

“Alsintan membantu petani bekerja lebih cepat dan efisien, sekaligus mengurangi potensi kehilangan hasil panen,” jelasnya.

Optimalkan Lahan, Kejar Indeks Pertanaman IP300

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan intensitas tanam. Jika sebelumnya petani hanya menanam padi satu kali dalam setahun, ke depan pemerintah menargetkan dua hingga tiga kali tanam atau Indeks Pertanaman 300 (IP300).

Saat ini, luas lahan pertanian di Kabupaten Sarolangun mencapai sekitar 8.997 hektare. Dari luasan tersebut, 3.997 hektare merupakan lahan baku sawah yang sudah aktif. Sementara itu, sekitar 2.000 hektare berupa lahan kering yang berpotensi dikembangkan, serta 3.000 hektare lahan sawah telah memiliki jaringan irigasi memadai.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Pauh Akhirnya Diperbaiki, Ini Kata Bupati Hurmin

Pemerintah daerah melihat data ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan produksi padi tanpa harus membuka lahan secara masif.

Pertanian Modern Sejalan Visi Sarolangun Maju

Lebih jauh, penguatan sektor pertanian menjadi bagian penting dari visi Sarolangun Maju 2025–2030. Pemerintah daerah menempatkan pertanian modern sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan produktivitas yang meningkat, pemerintah berharap kesejahteraan petani ikut terdongkrak dan pembangunan ekonomi berjalan lebih inklusif serta berkelanjutan.

Sebagai bukti komitmen, pada tahun sebelumnya Pemkab Sarolangun telah merealisasikan program cetak sawah seluas 433 hektare. Lahan tersebut tersebar di 12 desa pada lima kecamatan, sekaligus memperkuat peran Sarolangun dalam mendukung program strategis nasional swasembada pangan di sektor padi sawah.(*)

Sumber Berita: ANTARANews

Berita Terkait

Zakat Fitrah 1447 H di Tanjab Barat Ditetapkan, Cek Rinciannya
Pendis Kemenag Sungai Penuh Siapkan Langkah Penting untuk Madrasah
Update Terbaru, Perkembangan Usulan Pemekaran Kerinci Hilir
Kursi Kepsek Kosong, 12 SD di Sungai Penuh Tetap Jalan Normal
Bupati Merangin Ungkap Strategi Bangun Jalan Meski Dana Terbatas
Akhirnya Tuntas! Jalan 88 Km di Batang Asai Resmi Dibuka
Audiensi di Jakarta, Pemkab Kerinci Siapkan Strategi Baru Kelola Sampah
Jalan Rusak di Pauh Akhirnya Diperbaiki, Ini Kata Bupati Hurmin
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:30 WIB

Zakat Fitrah 1447 H di Tanjab Barat Ditetapkan, Cek Rinciannya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:30 WIB

Pendis Kemenag Sungai Penuh Siapkan Langkah Penting untuk Madrasah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:00 WIB

Update Terbaru, Perkembangan Usulan Pemekaran Kerinci Hilir

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:30 WIB

Kursi Kepsek Kosong, 12 SD di Sungai Penuh Tetap Jalan Normal

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:00 WIB

Bupati Merangin Ungkap Strategi Bangun Jalan Meski Dana Terbatas

Berita Terbaru

Baru rilis, kode redeem PUBG hari ini

Dunia Game

Tanpa UC, Ini Deretan Kode Redeem PUBG 01 Maret 2026

Minggu, 1 Mar 2026 - 01:00 WIB

Asyik dapat saldo Dana Rp135 ribu

Lifestyle

Saldo DANA Gratis hingga Rp135 Ribu, Begini Cara Klaimnya

Minggu, 1 Mar 2026 - 00:30 WIB

Kode redeem Free fire terbaru awal maret 2026

Dunia Game

Kesempatan Terbatas, Kode Redeem Free Fire Awal Maret Dirilis

Minggu, 1 Mar 2026 - 00:01 WIB