Ibu-Ibu Jadi Sasaran Utama, Ini Langkah Pemkab Tanjabtim Cegah Kebakaran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bupati tanjab timur dilla hich

bupati tanjab timur dilla hich

TANJABTIM,JS- Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi, bergerak cepat mengantisipasi potensi kebakaran pada bulan suci Ramadhan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni memberikan edukasi pencegahan kebakaran kepada kelompok ibu rumah tangga (IRT) di seluruh wilayah.

Langkah ini dinilai tepat sasaran. Pasalnya, aktivitas rumah tangga—khususnya memasak—meningkat signifikan selama Ramadhan. Pemerintah daerah pun ingin memastikan masyarakat lebih waspada sejak awal.

Ibu Rumah Tangga Jadi Fokus Utama Sosialisasi

Bupati Tanjabtim, Dillah Hikmah Sari, menegaskan bahwa pemerintah telah menyampaikan edukasi secara berjenjang. Sosialisasi itu mengalir dari camat, kepala desa, hingga ketua RT di tingkat lingkungan.

Baca Juga :  Sengketa Batas Tanjabbar–Tanjabtim Berlanjut ke TPBD Pusat

Menurutnya, ibu rumah tangga memegang peran kunci dalam aktivitas dapur, terutama saat menyiapkan sahur dan berbuka puasa. Karena itu, pemerintah menempatkan kelompok ini sebagai fokus utama pencegahan kebakaran.

Selain itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak lengah saat menggunakan kompor, gas, maupun peralatan listrik.

Aktivitas Ramadhan Picu Peningkatan Risiko

Pola aktivitas warga berubah drastic selama ramadhan. Warga lebih sering memasak pada dini hari dan sore menjelang berbuka. Kondisi ini secara langsung meningkatkan potensi kebakaran rumah tangga.

Oleh sebab itu, pemerintah meminta setiap keluarga meningkatkan kewaspadaan, terutama di jam-jam rawan.

Permukiman Kayu Rentan Penyebaran Api

Di sisi lain, karakteristik permukiman di Tanjabtim turut memperbesar risiko kebakaran. Banyak rumah warga masih menggunakan material kayu, sehingga api mudah menyebar saat terjadi percikan kecil.

Kesalahan sederhana seperti lupa mematikan kompor, kabel listrik terkelupas, atau instalasi tidak standar bisa berakibat fatal. Kerugian materi hingga korban jiwa menjadi ancaman nyata jika kewaspadaan menurun.

Baca Juga :  Bupati Dillah Serahkan KM 10 GT untuk Nelayan Lambur Luar

Karena itu, pemerintah daerah terus mengingatkan warga agar tidak menyepelekan potensi bahaya.

Aparat Wilayah Turun Langsung ke Lingkungan Warga

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab Tanjabtim menggerakkan seluruh jajaran pemerintahan wilayah. Camat dan kepala desa diminta aktif mengoordinasikan ketua RT agar rutin mengingatkan warga.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap tercipta lingkungan yang lebih aman dan siaga selama Ramadhan.

Enam Kebakaran Terjadi dalam Dua Bulan Terakhir

Data Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Tanjabtim menunjukkan, sepanjang Januari hingga akhir Februari 2026, enam peristiwa kebakaran rumah terjadi di wilayah tersebut. Fakta ini menegaskan bahwa ancaman kebakaran masih cukup tinggi.

Menjelang Ramadhan, dua kejadian besar bahkan terjadi di Kecamatan Muara Sabak Timur. Pada 20 Februari 2026, kebakaran melanda Desa Kota Raja dan menghanguskan satu rumah warga.

Baca Juga :  Bazar UMKM Ramaikan Pasar Beduk Tanjabtim Saat Ramadhan

Tak berselang lama, pada 23 Februari, api kembali melahap tiga rumah non-permanen di Desa Lambur Luar.

Pemerintah Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Rangkaian peristiwa tersebut memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk terus mengingatkan masyarakat. Pemkab Tanjabtim mengajak seluruh warga agar tidak lengah, terutama selama Ramadhan yang sarat aktivitas rumah tangga.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, risiko kebakaran diharapkan dapat ditekan semaksimal mungkin.(*)

Sumber Berita: ANTARANews

Berita Terkait

Rotasi di Pemkab Sarolangun, 9 Pejabat Eselon II Dilantik dan Dua Jabatan Kosong
ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual
Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi
156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah
ASN Sungai Penuh Tak Bisa Santai Lagi, Jam Kerja dan Kinerja Kini Diawasi Ketat
RSUD Tipe C Kerinci Akhirnya Disetujui, Usulan Bupati Monadi Dibalas Menkes: Tahun 2026 Mulai Dibangun!
Bupati Dillah Reshuffle Pejabat Tanjab Timur 2026, Camat dan Lurah Baru Siap Genjot Pelayanan Publik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:00 WIB

ASN Sungai Penuh Tak Bisa Santai Lagi, Jam Kerja dan Kinerja Kini Diawasi Ketat

Berita Terbaru