MERANGIN,JS- Pemerintah Kabupaten Merangin terus mempercepat langkah pembangunan ekonomi daerah. Pada Senin (13/04/2026), Bupati Merangin, M. Syukur, menerima kunjungan resmi Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bangko yang baru, Adnan Agung Nugraha, di rumah dinas bupati.
Pertemuan tersebut langsung membuka peluang kolaborasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah. Kedua pihak membahas berbagai program prioritas yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi Merangin secara signifikan pada tahun 2026.
Sinergi Awal Perkuat Program Strategis Nasional
Sejak awal pertemuan, Adnan Agung Nugraha menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi kuat dengan Pemerintah Kabupaten Merangin. Ia memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan arah kebijakan fiskal serta dukungan KPPN terhadap program nasional di daerah.
Selain itu, Adnan membawa pengalaman dari Pusat Investasi Pemerintah Kementerian Keuangan sebagai modal penting dalam memperkuat kerja sama lintas sektor.
Dengan pendekatan yang lebih aktif, KPPN Bangko tidak hanya berfungsi sebagai penyalur anggaran, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Fokus Utama: Pertanian, Ketahanan Pangan, dan UMKM
Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, kedua pihak langsung memprioritaskan sektor-sektor krusial yang menyentuh ekonomi masyarakat.
Pertama, sektor pertanian menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global.
Selanjutnya, pengembangan UMKM menjadi fokus strategis. Bupati M. Syukur menilai UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pelaku usaha kecil agar naik kelas melalui akses pembiayaan, pendampingan, dan digitalisasi.
Di sisi lain, KPPN Bangko siap memberikan dukungan melalui fungsi financial advisory. Dukungan ini mencakup pendampingan usaha, penguatan kapasitas, hingga koneksi ke program pembiayaan pemerintah.
Optimalisasi Dana Transfer: DAU, DAK, dan Dana Desa
Adnan Agung Nugraha juga menjelaskan peran penting KPPN dalam pengelolaan dana transfer ke daerah. Ia menegaskan bahwa pihaknya menyalurkan berbagai sumber anggaran, mulai dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga Dana Desa.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan dana secara tepat sasaran. Pemerintah daerah harus memastikan setiap rupiah yang disalurkan benar-benar berdampak langsung pada masyarakat.
Dengan koordinasi yang intensif, penyaluran dana tersebut dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Hal ini sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Revitalisasi Aset Daerah Jadi Prioritas Baru
Tidak hanya membahas ekonomi, pertemuan tersebut juga menyoroti pengelolaan aset daerah. Bupati M. Syukur menilai bahwa banyak aset pemerintah yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Karena itu, pemerintah daerah akan melakukan pendataan ulang, penertiban, serta revitalisasi aset secara menyeluruh.
KPPN Bangko langsung menyatakan kesiapan untuk mendukung proses tersebut. Adnan menegaskan bahwa tata kelola aset yang baik akan meningkatkan nilai ekonomi daerah sekaligus memperkuat basis pendapatan asli daerah (PAD).
Kolaborasi Menuju Merangin Baru 2030
Bupati M. Syukur menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan KPPN Bangko membuka peluang besar dalam mempercepat pembangunan daerah.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program yang terarah dan berkelanjutan.
“Pertemuan ini menghasilkan banyak kesepahaman penting. Kami akan terus memperkuat sinergi agar target pembangunan menuju Merangin Baru 2030 dapat tercapai,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi, pemerintah daerah optimistis mampu menghadapi tantangan ekonomi sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan di masa depan.
Dampak Langsung bagi Masyarakat
Sinergi ini tidak hanya berdampak pada kebijakan, tetapi juga langsung menyentuh masyarakat. Beberapa manfaat yang akan dirasakan antara lain:
- Peningkatan akses pembiayaan UMKM
- Percepatan pembangunan desa melalui dana desa
- Penguatan sektor pertanian lokal
- Optimalisasi aset daerah untuk kesejahteraan masyarakat
Dengan kata lain, kolaborasi ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
FAQ
1. Apa fungsi utama KPPN Bangko?
KPPN Bangko berfungsi menyalurkan dana APBN ke daerah seperti DAU, DAK, dan Dana Desa serta memberikan pendampingan keuangan.
2. Mengapa UMKM menjadi fokus utama?
UMKM berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.
3. Apa manfaat revitalisasi aset daerah?
Revitalisasi aset meningkatkan nilai ekonomi, mendukung PAD, dan memaksimalkan pemanfaatan aset pemerintah.
4. Bagaimana dampak dana desa bagi masyarakat?
Dana desa mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan ekonomi lokal, dan membuka lapangan kerja.
5. Apa target pembangunan Merangin ke depan?
Pemerintah menargetkan pembangunan berkelanjutan menuju visi “Merangin Baru 2030”.
Kesimpulan
Pertemuan antara Bupati Merangin dan Kepala KPPN Bangko menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah. Kolaborasi ini menghadirkan fokus yang jelas, mulai dari penguatan UMKM, optimalisasi dana transfer, hingga revitalisasi aset daerah.
Dengan pendekatan aktif dan koordinasi yang intensif, kedua pihak membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Jika sinergi ini berjalan konsisten, Merangin tidak hanya mampu mempercepat pembangunan, tetapi juga menciptakan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat menuju 2030.(*)









