Hewan Kurban di Jambi Dipastikan Sehat, Stok Sapi Surplus Jelang Iduladha 2026, PMK Terkendali

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hewan qurban di Jambi

Ilustrasi hewan qurban di Jambi

JAMBI,JS- Pemerintah Provinsi Jambi memastikan seluruh hewan kurban yang beredar menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah berada dalam kondisi sehat dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Kepastian tersebut muncul setelah petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan menyeluruh di seluruh kabupaten dan kota.

Langkah ini menjadi perhatian penting karena permintaan sapi, kambing, dan kerbau biasanya meningkat tajam menjelang Iduladha. Selain itu, masyarakat kini semakin memperhatikan kualitas hewan kurban, terutama setelah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sempat menyerang sejumlah daerah di Indonesia beberapa waktu lalu.

Pemerintah daerah pun bergerak cepat agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi, Melianawati Aritonang menegaskan bahwa tim kesehatan hewan sudah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi ternak tetap prima.

Menurutnya, pemeriksaan antemortem atau pengecekan sebelum penyembelihan menjadi tahapan wajib guna memastikan hewan kurban bebas dari penyakit menular maupun gangguan kesehatan lainnya.

Selain itu, petugas juga akan melakukan pemeriksaan postmortem setelah proses pemotongan selesai.

Petugas kesehatan hewan memeriksa kondisi fisik ternak secara detail. Pemeriksaan meliputi suhu tubuh, kondisi mulut, hidung, mata, kuku, hingga nafsu makan hewan.

Jika petugas menemukan gejala sakit, tim medis langsung memberikan penanganan dan pengobatan di lokasi. Pemerintah tidak mengizinkan hewan yang sakit untuk dijual sebagai hewan kurban.

Melianawati menjelaskan bahwa beberapa ternak sempat mengalami demam dan pilek akibat cuaca hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jambi. Namun, petugas langsung menangani kondisi tersebut sehingga kesehatan ternak kembali stabil.

Baca Juga :  Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam

“Petugas di lapangan langsung melakukan pengobatan. Hewan yang akan dikurbankan wajib sehat dan harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH dari dokter hewan berwenang,” ujarnya.

Keberadaan SKKH kini menjadi syarat penting dalam perdagangan hewan kurban. Dokumen tersebut menjadi bukti bahwa hewan telah melewati pemeriksaan medis dan aman untuk dipotong.

PMK di Jambi Terkendali Jelang Iduladha

Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK masih menjadi perhatian utama pemerintah menjelang musim kurban. Meski begitu, Pemprov Jambi memastikan kondisi saat ini tetap aman dan terkendali.

Pemerintah telah melakukan vaksinasi PMK secara masif di 11 kabupaten dan kota. Langkah ini terbukti efektif menjaga kesehatan ternak sekaligus menekan risiko penularan penyakit.

Vaksinasi PMK menjadi program prioritas karena penyakit tersebut sangat mudah menyebar antarhewan ternak. Jika tidak ditangani dengan cepat, PMK bisa menyebabkan kerugian besar bagi peternak maupun masyarakat.

Selain vaksinasi, petugas juga rutin memberikan vitamin dan obat cacing kepada ternak. Program ini bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh hewan sekaligus memastikan kualitas daging tetap baik saat dikonsumsi.

Pemerintah berharap tidak ada lagi kasus PMK klinis yang muncul selama Iduladha berlangsung. Dengan kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tidak ragu membeli hewan kurban dari peternak lokal.

Ribuan Hewan Kurban Sudah Terdata

Pemprov Jambi mencatat lebih dari 13 ribu hewan kurban sudah terdata hingga awal Mei 2026. Jumlah tersebut meliputi sapi, kambing, kerbau, dan domba yang tersebar di berbagai daerah.

Seluruh data ternak yang dipotong nantinya akan masuk ke dalam sistem iSIKHNAS atau Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional. Sistem digital ini memudahkan pemerintah memantau jumlah ternak sekaligus mendeteksi potensi penyebaran penyakit.

Dengan sistem tersebut, pemerintah dapat mengetahui jumlah hewan kurban secara pasti setelah Iduladha selesai.

Langkah digitalisasi data ini juga membantu pemerintah menyusun strategi pengendalian penyakit hewan ternak secara lebih cepat dan akurat.

Stok Sapi Kurban di Jambi Masih Surplus

Ketersediaan hewan kurban di Provinsi Jambi dipastikan masih surplus menjelang Iduladha 2026. Kondisi ini membuat masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan sapi maupun kambing kurban.

Beberapa daerah penyangga seperti Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Batanghari bahkan siap memasok kebutuhan ternak untuk Kota Jambi.

Biasanya, pedagang mulai mendatangkan sapi dalam jumlah besar untuk memenuhi permintaan pasar.

Melianawati memastikan stok hewan kurban di Kota Jambi tetap aman hingga hari pemotongan nanti.

Kondisi surplus ini juga berpotensi menjaga stabilitas harga sapi kurban di pasaran.

Selain memastikan stok hewan kurban aman, pemerintah juga kembali menyalurkan bantuan sapi kurban Presiden untuk seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Total terdapat 12 ekor sapi bantuan Presiden yang akan disalurkan tahun ini. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat sekaligus mendorong peternak meningkatkan kualitas ternaknya.

Bantuan sapi Presiden biasanya berasal dari peternak lokal dengan bobot besar dan kualitas unggul. Kehadiran program ini juga membuka peluang ekonomi bagi peternak daerah.

Baca Juga :  156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah

Pemerintah berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan semangat peternak untuk terus mengembangkan usaha peternakan sapi berkualitas tinggi.

Masyarakat Diminta Teliti Membeli Hewan Kurban

Pembeli sebaiknya memastikan hewan memiliki SKKH dan berasal dari penjual terpercaya.

Selain itu, masyarakat perlu memperhatikan kondisi fisik hewan seperti mata cerah, bulu bersih, tubuh aktif, dan tidak mengeluarkan lendir berlebihan dari hidung maupun mulut.

Hewan kurban yang sehat biasanya memiliki nafsu makan baik dan tidak mengalami pincang saat berjalan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di lokasi resmi yang sudah mendapat pengawasan dari petugas kesehatan hewan.

Langkah ini penting agar proses ibadah kurban berjalan lancar, aman, dan sesuai syariat Islam.

Momentum Iduladha Dongkrak Ekonomi Peternak

Momen Iduladha tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga membawa dampak ekonomi besar bagi peternak lokal. Permintaan sapi dan kambing yang meningkat membuat perputaran uang di sektor peternakan ikut melonjak.

Banyak peternak di Jambi mengandalkan musim kurban sebagai sumber pendapatan terbesar setiap tahun. Karena itu, pemerintah terus menjaga kesehatan ternak agar kualitas hewan tetap terjamin.

Jika kondisi ternak sehat dan pasokan stabil, peternak lokal dapat memperoleh keuntungan maksimal tanpa terganggu wabah penyakit.

Dengan kesiapan stok yang surplus, vaksinasi PMK yang berjalan optimal, serta pengawasan ketat dari petugas kesehatan hewan, pelaksanaan Iduladha 2026 di Provinsi Jambi diperkirakan berlangsung aman dan lancar.(*)

Berita Terkait

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Meriah, Gubernur Al Haris, Bupati Monadi dan Wali Kota Alfin Kompak Hadir
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
Bersama Gubernur Jambi, Bupati Kerinci Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Kerinci
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Bikin Merinding, Warisan Budaya Kerinci yang Memukau Ribuan Warga Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
Pengasungan Sko Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Tradisi Sakral Kerinci yang Memukau Ribuan Warga
Wali Kota Alfin Resmi Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh, Simbol Komitmen Melestarikan Budaya Sungai Penuh
Aqila Naomi Siap Berjuang di Final Nasional Bintang Sobat SMP 2026, Ini Pesan Wawako Azhar Hamzah
Metode 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an Diterapkan di Jambi, TP PKK Siapkan Generasi Qurani Sungai Penuh
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:01 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Meriah, Gubernur Al Haris, Bupati Monadi dan Wali Kota Alfin Kompak Hadir

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:30 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:30 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Bikin Merinding, Warisan Budaya Kerinci yang Memukau Ribuan Warga Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:01 WIB

Pengasungan Sko Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Tradisi Sakral Kerinci yang Memukau Ribuan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:30 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh, Simbol Komitmen Melestarikan Budaya Sungai Penuh

Berita Terbaru